ANALISA KECOCOKAN ANTARA SEPASANG KEKASIH

ANALISA KECOCOKAN ANTARA SEPASANG KEKASIH

 

Ivan Taniputera

5 Mei 2014

 

Berikut ini adalah hasil analisa kecocokan antara sepasang kekasih untuk seseorang yang telah membantu menambahkan anggota di grup:

 

 

Saya akan membuat terlebih dahulu diagram Bazi bagi pihak pria (A).

 

 

Elemen diri adalah Logam yang, sementara itu terdapat elemen tanah yang melimpah. Oleh karenanya, sebagai pengimbang diperlukan elemen air dan kayu. Dengan kata lain, ia membutuhkan elemen air beserta kayu. Kelemahan A adalah terkadang sulit memutuskan sendiri segala sesuatu. Cenderung manja dan harus tergantung pada orang lain. Kendati demikian, dalam hidup bisa beruntung dari segi keuangan. A sering terlalu banyak pikiran atau memikirkan serta mengkhawatirkan hal yang sesungguhnya kurang penting. Karena terlalu banyak yang dipikirkan, maka berbagai peluang baik cenderung terlewatkan. Oleh karenanya perlu belajar memilah-milah mana yang perlu dipikirkan atau dikhawatirkan dan tidak. A juga merupakan sosok yang dinamis dan kurang suka berdiam diri saja.

 

Berikut ini adalah diagram Bazi bagi pihak wanita (B).

 

 

Unsur diri adalah Api yin. Nampak adanya konfigurasi logam sebagian di keempat pilar. Unsur yang dibutuhkan adalah api dan kayu. Di sini nampak adanya keharusan berjuang atau bekerja keras dalam mendapatkan rejeki. Sama seperti A, B juga sosok yang dinamis dan kurang suka berdiam diri saja. Kurang cocok mengerjakan sesuatu yang rutinitas sifatnya. B tidak suka mendendam dan lebih memilih menjauhi perselisihan.

 

Nampak bahwa elemen yang dibutuhkan A terdapat pada B dan elemen yang dibutuhkan oleh B terdapat pada A. Oleh karenanya, bisa saling melengkapi, dalam artian A bisa memberikan rasa aman bagi B, misalnya dari segi finansial. Sebaliknya B dapat memberikan tuntunan atau arahan pada A.

 

Meskipun demikian, terdapat ketidak cocokan yang harus diperhatikan, misalnya dari sisi pengeluaran keuangan. A mungkin akan menganggap bahwa B terlalu boros. A mungkin juga menganggap bahwa barang yang dibeli A tidak ada manfaatnya.

 

Sementara itu, B mungkin menganggap bahwa ucapan A terkadang menyakitkan hati. B merasa bahwa A sulit dipahami terutama pemikirannya, sehingga bisa terjadi kesalah-pahaman. B kadang merasa bahwa A kurang dapat mengambil keputusan.

 

Kesimpulannya, meskipun saling melengkapi, namun masih terdapat perbedaan-perbedaan yang perlu dipahami antara masing-masing pihak.

 

Semoga bermanfaat.

 

Artikel-artikel menarik lainnya silakan bergabung dengan:

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s