MENELAAH BAZI, TANGGAL KELAHIRAN, DAN ASTROLOGI GUANYU

MENELAAH BAZI, TANGGAL KELAHIRAN, DAN ASTROLOGI GUANYU

Ivan Taniputera

7 Agustus 2014

Guanyu atau juga dikenal sebagai Guandi, Guangong, atau Kwan Kong. Beliau merupakan pahlawan besar dalam tradisi China dan juga dihormati sebagai dewa. Meskipun demikian, pada kesempatan kali ini kita akan lebih menitik-beratkan pembahasan kita dari sisi Bazi dan astrologinya. Saya baru saja menemukan diagram Bazi Guangong dari buku kuno berjudul “Peh Djie Tionghwa en Horoscoop Barat.” Pada halaman 35 dapat kita baca sebagai berikut:

“PEH DJIE “GLEDEK LANGIT” DARI KWAN KONG

Ini matjem Peh Djie, di namaken “Gledek Langit”, sebab hari kelahiran, maoepoen Taon, Boelan, dan djam ada oendjoek Tanda Langit Boh = No.5. Tanda Boemi Ngo = Sio Koeda = No. 5/ Satoe combinatie dari Boh Ngo sadja soedah di namaken: Api dari Langit, maka Kwan Kong poenja Peh Djie ada: Dewa api Gledek-Hemelsche Vuur God. Boeat taoe terangnja, tjoba Liat Tjonto No. 12.” (halaman 35).

Oleh karenanya, berdasarkan kutipan di atas, diagram Bazi Guanyu hanya terdiri dari Batang Langit Boh (戊, Wu) dan Cabang Bumi Ngo (午, Wu), yakni sebagai berikut:

Kita akan mencoba menelaah kebenaran Bazi atau Peh Djie di atas. Berdasarkan catatan sejarah Guanyu wafat pada tahun 220. Karenanya, kita harus mencari tahun Wuwu (戊午) yang tidak begitu jauh dengan tahun 220. Pencarian ini membawa kita pada tahun 178. Tahun Wuwu sebelumnya, yakni 118, tidaklah mungkin, karena pada tahun 220, Guanyu akan berusia 102 tahun. Dengan demikian, jika benar Guanyu lahir pada tahun 178, maka Beliau mangkat pada usia 42 tahun.

Bulan Wuwu berlangsung dari tanggal 8 Juni hingga 9 Juli 178, meskipun demikian tidak ada hari Wuwu pada bulan tersebut. Hari Wuwu justru ada pada bulan berikutnya, yakni bulan Jiwei (己未), atau tepatnya tanggal 12 Juli 178, antara jam 11:00-13:00. Bazi pada hari itu adalah sebagai berikut:

Apakah itu merupakan Bazi Guanyu yang benar? Tanggal tersebut bertepatan dengan tanggal 10 bulan 6 Imlek.  Menurut sumber tradisional, Guanyu lahir pada tanggal 24 bulan 6 Imlek, dimana ini sesuai dengan tanggal 26 Juli 178. Pada tanggal itu, Bazinya adalah sebagai berikut:

Oleh karenanya, ,masih terjadi kesimpang-siuran informasi di sini.

1.Bazi yang empat pilarnya terdiri dari Wuwu itu tidak ada.

2.Yang ada adalah tiga pilar Wuwu, dengan pilar bulan Jiwei (12 Juli 178).

3.Data tradisional menyebutkan tanggal kelahiran 24 bulan 6 Imlek, namun Bazinya akan menjadi berbeda jauh dengan yang disebutkan dalam buku di atas.

4.Ada pula sumber yang menyebutkan bahwa Guanyu lahir pada tahun 160 (lihat http://www.chinabuddhismencyclopedia.com/en/index.php?title=Guan_Yu), dimana menurut sumber tersebut data itu diperoleh dari makam Guanyu.

Jika Guanyu lahir pada tahun 160, maka batang langit tahun kelahirannya adalah Gengzi. Kita anggap tanggal 24 bulan 6 Imlek adalah hari kelahiran Guanyu, maka tanggal tersebut akan jatuh pada 13 Agustus 160. Bazinya adalah:

TAHUN: Gengzi

BULAN: Jiashen

HARI: Bingchen

Jamnya tidak ada data.

Kita masih belum mengetahui tanggal kelahiran manakah yang benar. Tetapi ada hal-hal menarik jika kita mengambil tanggal 12 Juli 178 pukul 11:00-13:00 sebagai patokan. Sebagai catatan, saya pribadi kurang setuju jika Guanyu dilahirkan pada tahun 160, karena pada tahun 220, Beliau akan berusia 60 tahun. Dengan menilik angka harapan hidup di zaman itu, maka usia 60 tahun menurut pendapat saya telah terlalu tua untuk berperang.

Baik, mari kita lanjutkan pembahasan kita. Anggap saja bahwa Guanyu lahir pada tanggal 12 Juli 178, maka pada saat Beliau tertangkap oleh Sun Quan (Hokkian: Sun Kwan), Beliau memasuki pilar dekade GUI HAI, yang berlangsung dari 217-227. Diagram Bazi itu memperlihatkan adanya elemen tanah yang berlebihan, sehingga ini termasuk struktur istimewa yang harus dianalisa sebagai lemah. Dengan demikian air bukan elemen yang menguntungkan. Pilar dekade GUI HAI terdiri dari air, sehingga ini bukan merupakan dekade yang baik bagi Guanyu. Beliau wafat pada tahun 220, yakni tahun GENG ZI. Sekali lagi, terdapat logam dan air, dimana ini bukan elemen baik bagi pemilik bazi tersebut. Selain itu, Zi akan cong atau clash dengan Wu di pilar jam, hari, dan tahun. Tidak heran bahwa pada tahun 220 pemilik Bazi di atas akan mengalami bahaya.

Bagaimana dengan diagram astrologinya? Diagram astrologi bagi kelahiran 12 Juli 178 kurang lebih pukul 12:00 siang adalah sebagai berikut:

Nampak bahwa Ascendant ditempati oleh Libra, yang berarti sebagai berikut:

“Vorm badan tinggi-tegap. Di waktoe moeda ada sedikit koeroes, tapi sampe pertengahan oemoer lebih gemoek sedikit. Tjahaja moeka baek, vorm dari idoeng bagoes, mata ada sepandan dengen aer-moeka. Mempoenjai otak baek, soeka goembira, tjerdik sekali, welas asih, soeka tjampoer gaoel, tapi tidak poenja ketetepan. Lebih soeka pada kunst, muziek, menggambar, dari pada pladjaran wetenschap. Mempoenjai mata tadjem boeat taksir orang. Pengidoepannja tergantoeng lebih banjak dari temen, penggawe, dan perserohnja.” (buku “Peh Djie Tionghwa en Horoscoop Barat,” halaman 44-45).

Kemudian nampak adanya T-Square, yang melibatkan Bulan Opposition Pluto Square Mars. Ini menandakan bahwa pemilik diagram astrologi di atas mempunyai sikap kurang sabar dan bisa mengalami amarah yang luar biasa, dimana ini dapat membahayakan dirinya sendiri. Pluto berada di rumah kedelapan menandakan adanya kematian yang tragis atau dibunuh orang (Kennedy dan Lincoln juga mempunyai Pluto di rumah kedelapan).

Artikel-artikel menarik lainnya silakan kunjungi https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s