BUKU TENTANG SPIRITUAL DAN ILMU GAIB

BUKU TENTANG SPIRITUAL DAN ILMU GAIB

 .

Ivan Taniputera

19 Oktober 2014

.

Judul: Soeara Soeksma (Wisikan)

Pada bagian halaman depannya terdapat keterangan:

 

“Kitab ini terkoetip dari kitab pengadjaran Kentjana bahasa Inggris oleh Njonjah H.P. Blavaskij dan disalin ke bahasa Ollanda, didjawikan oleh R. M. Soehatmoko di Soerakarta.

Tersalin ke bahasa Melajoe rendah oleh M. Hardjosoedjono di Papar.

Penerbit: Boekhandel Tan Khoen Swie, Kediri, 1937.

Jumlah halaman: 56.

 

Buku ini membahas berbagai aspek mengenai kebatinan, spiritual, dan ilmu gaib. Berikut ini adalah daftar isinya.

 
 

Terdapat uraian mengenai kundalini di halaman 14:

“Koendalini itoe dinamai kekoeatan jang seperti oelar atau seperti tjintjin, sebab itoe bertjampoeran (seperti spiral) didalam badannja batoe jang memboeat pribadi dapat pandai jaitoe daja kekoeatan Gaib, pokok kekoeatan soeksma jang tertinggal di seberang alat kodrat jang menghoeboeng alat wadag…”

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:

Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Advertisements

PETANGAN RAMALAN PUSAKA GURU: PERUNTUNGAN DAN NASIB BAGAIMANA?

PETANGAN RAMALAN PUSAKA GURU: PERUNTUNGAN DAN NASIB BAGAIMANA?

.
Ivan Taniputera
16 Oktober 2014
.
Ramalan ini menggunakan tujuh buah biji (dalam hal ini adalah biji buah asam, bahasa Jawa: kelungsu). Namun menurut saya dapat diganti dengan biji buah apa saja, asalkan ukurannya cukup untuk ditulisi angka 1 sampai 7. Boleh juga menggunakan kartu remi.

Adapun daftar pertanyaan yang dapat ditanyakan adalah:

1.Peruntungan dan nasib bagaimana?
2.Apa jang dikehendaki tertjapai atau tidak?
3.Bersuami isteri bahagia atau tidak?
4.Dapat mendjadi kaja atau tidak?
5.Orang jang pergi kembali atau tidak?
6.Apa jang diinginkan memperoleh laba atau rugi?
7.Pindah tempat bahagia atau tidak?
8.Bepergian bermanfaat atau tidak?
9.Orang itu menjinta atau tidak?
10.Orang itu djodonja atau bukan?
11.Orang sakit dapat sembuh atau tidak?
12.Barang jang hilang dapat kembali atau tidak?
13.Arah mana jang tjotjok bagi penghidupannja?
14.Pekerjaan apa jang tjotjok untuk penghidupannja?

Seseorang menanyakan pertanyaan nomor 1: “Peruntungan dan nasib bagaimana?” Saya menggunakan kartu untuk meramalnya dan mendapatkan angka 4:

Hasilnya adalah:

“Peruntungan dan redjekimu rada tjukupan. Djangan memikirkan urusan jang bukan mendjadi soalnja, ini tambah2 meruwetkan pikiran. Pupuklah pekerdjaanmu dengan segala kesabaran, ketelitian dan kebidjaksanaan. Mungkin kebahagiaan dapat dihasilkan.”

Berdasarkan uraian di atas, maka kemungkinan Anda sedang merasa kurang puas dengan keadaan peruntungan Anda saat ini. Anda mungkin menginginkan peruntungan yang lebih besar. Namun, ramalan di atas menyarankan Anda agar jangan memikirkan sesuatu yang bukan tugas atau urusan Anda.  Anda disarankan agar bersyukur dengan keadaan sekarang dan menjalankan segenap tugas beserta pekerjaan Anda sebaik mungkin. Keberhasilan akan diraih di kemudian hari.

Semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya mengenai Ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi:

https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

PETANGAN RAMALAN PUSAKA GURU: PERUNTUNGAN DAN NASIB BAGAIMANA?

PETANGAN RAMALAN PUSAKA GURU: PERUNTUNGAN DAN NASIB BAGAIMANA?

.

Ivan Taniputera
16 Oktober 2014
.
Ramalan ini menggunakan tujuh buah biji (dalam hal ini adalah biji buah asam, bahasa Jawa: kelungsu). Namun menurut saya dapat diganti dengan biji buah apa saja, asalkan ukurannya cukup untuk ditulisi angka 1 sampai 7. Boleh juga menggunakan kartu remi.

Adapun daftar pertanyaan yang dapat ditanyakan adalah:

1.Peruntungan dan nasib bagaimana?
2.Apa jang dikehendaki tertjapai atau tidak?
3.Bersuami isteri bahagia atau tidak?
4.Dapat mendjadi kaja atau tidak?
5.Orang jang pergi kembali atau tidak?
6.Apa jang diinginkan memperoleh laba atau rugi?
7.Pindah tempat bahagia atau tidak?
8.Bepergian bermanfaat atau tidak?
9.Orang itu menjinta atau tidak?
10.Orang itu djodonja atau bukan?
11.Orang sakit dapat sembuh atau tidak?
12.Barang jang hilang dapat kembali atau tidak?
13.Arah mana jang tjotjok bagi penghidupannja?
14.Pekerjaan apa jang tjotjok untuk penghidupannja?

Seseorang menanyakan pertanyaan nomor 1: “Peruntungan dan nasib bagaimana?” Saya menggunakan kartu untuk meramalnya dan mendapatkan angka 2:

Hasilnya adalah:

“Peruntungan dan redjekimu pada saat ini adalah seumpama Dewi Rembulan jang tidak selamanja bundar, bahkan adakalanja tertutup oleh awan tebal. Kaja atau miskin tidak dapat ditolak, manusia sebagai ummat Tuhan harus menerimanja. Karenanja kamu harus terimanja itu pula dengan hati teguh dan tidak perlu mendjerit. Imbangilah keadaanmu dengan segala ketenangan, dan kamu akan berhasil dalam hidupmu.”

Semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya mengenai Ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi:

PETANGAN RAMALAN PUSAKA GURU: APAKAH YANG DIKEHENDAKI TERCAPAI ATAU TIDAK?

PETANGAN RAMALAN PUSAKA GURU: APAKAH YANG DIKEHENDAKI TERCAPAI ATAU TIDAK?

Ivan Taniputera
ivan_taniputera@yahoo.com
16 Oktober 2014

 

Ramalan ini menggunakan tujuh buah biji (dalam hal ini adalah biji buah asam, bahasa Jawa: kelungsu). Namun menurut saya dapat diganti dengan biji buah apa saja, asalkan ukurannya cukup untuk ditulisi angka 1 sampai 7. Boleh juga menggunakan kartu remi.

Adapun daftar pertanyaan yang dapat ditanyakan adalah:

1.Peruntungan dan nasib bagaimana?
2.Apa jang dikehendaki tertjapai atau tidak?
3.Bersuami isteri bahagia atau tidak?
4.Dapat mendjadi kaja atau tidak?
5.Orang jang pergi kembali atau tidak?
6.Apa jang diinginkan memperoleh laba atau rugi?
7.Pindah tempat bahagia atau tidak?
8.Bepergian bermanfaat atau tidak?
9.Orang itu menjinta atau tidak?
10.Orang itu djodonja atau bukan?
11.Orang sakit dapat sembuh atau tidak?
12.Barang jang hilang dapat kembali atau tidak?
13.Arah mana jang tjotjok bagi penghidupannja?
14.Pekerjaan apa jang tjotjok untuk penghidupannja?

Seseorang menanyakan pertanyaan nomor 2: “Apa jang dikehendaki tertjapai atau tidak?” Saya menggunakan kartu untuk meramalnya dan mendapatkan angka 7:

Hasilnya adalah:

“Pada waktu ini sukarlah rasanja untuk tertjapai keinginanmu.”

Artikel menarik lainnya mengenai Ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain sebagainya, silakan kunjungi:

RAMALAN APAKAH YANG AKAN TERJADI PADA TANGGAL 20 OKTOBER 2014 SAAT PELANTIKAN DAN BEBERAPA HARI SETELAHNYA

RAMALAN APAKAH YANG AKAN TERJADI PADA TANGGAL 20 OKTOBER 2014 SAAT PELANTIKAN DAN BEBERAPA HARI SETELAHNYA

.

Ivan Taniputera

15 Oktober 2014

.

Sebuah negara akan melantik pemimpin barunya pada tanggal 20 Oktober 2014. Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini saya akan menelaah apa yang sekiranya terjadi pada tanggal tersebut dan beberapa hari setelahnya. Pertama-tama saya akan menggunakan metoda bioritme terlebih dahulu. Berikut ini saya sajikan bioritme negara tersebut pada seputar tanggal 20 Oktober 2014.

Tampak bahwa pada tanggal 20 Oktober terjadi peralihan dari daerah hijau (masa baik) ke daerah merah (masa buruk). Namun secara umum menurut bioritme, tanggal 20 Oktober adalah bersifat netral (karena sifatnya peralihan). Hanya saja jika kita amati lebih jauh kondisi yang buruk atau berbahaya itu adalah kurang lebih tanggal 25 hingga 29 Oktober. Perhatikan bahwa grafik fisik dan intelektual berada pada titik terendah (25 Oktober 2014). Grafik emosional juga mendekati titik terendahnya. Oleh karena itu, kita boleh menyimpulkan bahwa tanggal yang harus diwaspadai menurut bioritme adalah antara 25-29 Oktober 2014. Kemungkinan, bisa terjadi peristiwa-peristiwa yang tidak menyenangkan.

Kini kita beralih dengan metoda naik turunnya keberuntungan negara itu berdasarkan Bazinya.

Berikut ini adalah diagram Bazi negara tersebut.

Selanjutnya kita akan mengamati kondisi naik turunnya keberuntungan negara tersebut pada hari-hari akhir bulan Oktober 2014.

Berdasarkan diagram Bazinya, tanggal yang paling buruk adalah 29 Oktober 2014. Sesudah tanggal 25, maka kondisinya akan bertambah buruk hingga tanggal 31 Oktober 2014. Karena itu, kita dapat menyimpulkan bahwa diagram bioritme hampir bertepatan dan pasang surutnya keberuntungan menurut Bazi.

Lalu bagaimana dengan astrologi? Kita akan menampilkan diagram astrologi bagi seputar tanggal tersebut sebagai berikut:

Nampak adanya Yupiter Square Mars yang sedang transit. Mars dapat melambangkan tindak kekerasan. Yupiter bisa melambangkan  keagamaan. Apakah mungkin dapat ditafsirkan bahwa itu adalah tindak kekerasan karena atau atas nama agama? Saturnus mendapatkan square dari Merkurius transit. Saturnus melambangkan hukum dan ketertiban. Merkurius melambangkan perkataan, namun dalam artian negatif dapat diartikan hasutan. Apakah akan terdapat hasutan melawan hukum? Venus mengalami Square dengan Merkurius transit. Venus melambangkan keuangan negara. Apakah ini dapat diartikan bahwa pada hari-hari tersebut keuangan negara dapat terkena dampak buruknya? Venus berada di rumah kesembilan yang melambangkan keagamaan. Merkurius berada di rumah keduabelas yang melambangkan gerakan rahasia atau tersembunyi. Apakah ini sekali lagi mengacu pada tindakan kekerasan bernuansa agama?

Uranus yang melambangkan pergolakan juga terpicu pada hari-hari tersebut. Dengan demikian, tanggal-tanggal 25-31 Oktober 2014 bukan tanggal yang baik. Kendati ini hanya ramalan yang belum tentu kebenarannya, tetapi ada baiknya kita senantiasa waspada. Marilah kita senantiasa membuka mata dan telinga.

Kita akan mencoba menelaah dengan metoda Yijing, mengenai bagaimana kondisi antara tanggal 25-31 Oktober 2014.

Didapatkan heksagram 6 yang berubah menjadi 12.

Heksagram 6 bermakna tuntutan, perselisihan dan hukum. Ini menandakan munculnya pertentangan atau pertikaian, akibat perbedaan pandangan atau pun kepentingan. Sedangkan heksagram 12 melambangkan adanya hambatan atau halangan, sehingga semuanya menjadi macet. Terdapat orang-orang berniat jahat yang menghambat kemajuan, sehingga akhirnya orang-orang berhati jahat bisa naik. Secara umum, ini menandakan waktu yang buruk.

Dengan demikian, metoda Yijing juga meramalkan sesuatu yang kurang baik pada hari-hari tersebut. Terdapat potensi pertikaian dan tindak kekerasan yang kuat.

Meskipun demikian, semua ini hanya ramalan dan belum tentu benar. Terlepas dari benar atau salahnya, adalah baik apabila kita tetap waspada.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan banyak lagi yang lainnya, silakan kunjungi:

https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

APAKAH SUATU NEGARA JUGA MENGALAMI BIORITME?

APAKAH SUATU NEGARA JUGA MENGALAMI BIORITME?

Ivan Taniputera

14 Oktober 2014

.

Saya tertarik mengajukan pertanyaan ini. Jika manusia mengalami bioritme, apakah sebuah negara juga mengalami bioritme. Ada yang menyatakan bahwa bioritme negara ini merupakan perputaran apa yang disebut cokromanggilingan.

 

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita akan mengambil contoh suatu negara yang berdiri pada tanggal 17 Agustus 1945. Kita akan mengamati kondisi bioritme pada berbagai peristiwa penting sepanjang sejarah negara tersebut.

 

Pada tanggal 21 Juli 1947, negara itu mengalami agresi dari bekas penjajahnya. Demikianlah kondisi bioritmenya.

 

 

Penjajah pada hari itu melancarkan serangannya ke berbagai kota besar di negara tersebut, sehingga angkatan perangnya terpaksa menarik diri. Perjuangan selanjutnya dilanjutkan dengan strategi perang gerilya dan diplomasi. Nampak bahwa pada hari itu, kondisi fisik negara tersebut sedang lemah. Kondifisi fisik nampaknya dapat disamakan dengan angkatan perang. Kondisi intelektual nampaknya melambangkan strategi yang diambil dalam menghadapi masalah. Kondisi emosional, nampaknya merupakan susasana hati rakyat dan dukungan yang diperoleh, dimana berbagai negara di dunia mengutuk agresi tersebut.

 

Selanjutnya diadakan perundingan yang disahkan pada tanggal 17 Januari 1948. Bioritme adalah sebagai berikut:

 

 

Nampak bahwa grafik intelektual sedang mencapai kondisi yang paling rendah. Dengan demikian, kita boleh menduga bahwa hasil perundingannya kurang baik dan merugikan negara tersebut. Memang demikian adanya. Wilayah negara tersebut menjadi semakin sempit dan terpaksa menyetujui dibentuknya suatu negara serikat, yang tentu saja merugikan.

 

Penjajah melanggar perjanjian kembali dengan melancarkan agresinya pada tanggal 19 Desember 1948.

 

Bioritmenya adalah:

 

 

Nampak bahwa baik grafik fisik, intelektual, dan emosi berada pada titik yang paling rendah. Ini merupakan suatu saat yang sangat kritis bagi negara tersebut. Serangan langsung ditujukan pada jantung pemerintahan negara yang masih muda tersebut. Bahkan presiden dan wakil presiden sudah berhasil ditawan. Untunglah presiden masih sempat mengirimkan pesan agar membentuk pemerintahan darurat.

 

Angkatan perang negara itu, nampaknya tidak tinggal diam. Demi menunjukkan pada dunia luar bahwa negara masih eksis, mereka pada tanggal 1 Maret 1949 melancarkan serangan umum terhadap penjajah.

 

 

Nampak bahwa pada hari itu grafik fisik, intelektual, dan emosi berada pada titik puncaknya. Angkatan perang republik tersebut berhasil menunjukkan kedigdayaan beserta eksistensinya pada dunia luar dengan melibatkan perencanaan strategis yang baik. Namun jika kita berpedoman pada grafik bioritme, maka serangan tersebut barangkali akan memberikan nampak lebih maksimal jika dilancarkan pada tanggal 3 Maret 1949 saat tengah hari.

 

Setelah melalui perjuangan fisik dan diplomasi, maka tanggal 27 Desember 1949, dilangsungkan pengakuan kedaulatan.

 

 

Nampak bahwa grafiik fisik dan intelektualitas mencapai puncaknya. Emosi berada dalam keadaan kurang baik, mungkin karena bentuk negara serikat itu tidak dikehendaki oleh rakyat.

 

Bentuk negara serikat tidak panjang umurnya, pada tanggal 17 Agustus 1950, diputuskanlah kembali ke bentuk negara kesatuan.

 

 

Nampak pada hari tersebut, ketiga grafik berada dalam kondisi yang mendekati puncak.

 

Berikut ini adalah grafik-grafik bagi berbagai tanggal penting lainnya. Barangkali para pembaca dapat menafsirkan sendiri maknanya.

 

30 September 1965

 

 

11 Maret 1966

 

 

14 Mei 1998

 

 

Mengenai Cokromanggilingan, maka cokro sendiri berarti roda, sehingga itu melambangkan perputaran roda nasib. Sebenarnya bioritme itu dapat dikatakan sama dengan Cokromanggilingan. Gerakan berputar itu dapat digambarkan pula sebagai naik turunnya grafik bioritme sebagai gambar sebagai berikut.

 

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, metafisika, Bazi, Ziweidoushu, dan lain sebagainya silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

 
 

BUKU PERJALANAN GAIB KE PLANET MARS

BUKU PERJALANAN GAIB KE PLANET MARS

Ivan Taniputera

14 Oktober 2014

 

Judul: Perdjalanan Moedjijat atau Saja Poenja Perdjalanan ke Bintang Mars (Tindakan jang pertama ke “Alam toedjoeh). Djilid ke 1

Penulis: Tjoa Boe Sing

Penerbit: Tan Khoen Swie, Kediri, 1928

Jumlah halaman: 72

 

Buku ini membahas mengenai perjalanan ajaib ke planet Mars dan tempat-tempat lainnya:

 

“Ini kitab sengadja saja terbitken, soepaia bisa menambah goena pembatja’an oemoem.

Boeat kanak-kanak sebagi dongengan akan penggeli hati, kaloe terbatja oleh anak jang telah oemoer dewasa, sebagi djoega pembangoenkan fikiran.

Tetapi boeat orang jang loeas pengetahoeannja, boleh diboeat menimbang kenjata’an.

Sebab boeat saja sendiri anggap boekan perkara jang aneh, karena saja terima dengan perasa’an batin: memang perkara kebatinan, bila dilahirkan dengan zonder beri kenjata’an, kebanjakan dibilang tjoema gila-gila’an sadja.

Maka boeat bangsa Barat, perkara apa sadja jang terasa olehnja, maskipoen hanja terjapai didalam batinnja, akan ditoendjoekkan lahirnja djoega (dinjatakan), soepaia dapat diketahoei oleh oemoem; seperti saja dapat batja dalam ……………”

 

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:

 

 

 

 

Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.