ANALISA METAFISIKA (YIJING DAN HORARY ASTROLOGY) TERHADAP FENOMENA BERAS PALSU

ANALISA METAFISIKA (YIJING DAN HORARY ASTROLOGY) TERHADAP FENOMENA BERAS PALSU

Ivan Taniputera

24 Mei 2014

 

Belakangan ini sedang marak fenomena beras palsu. Oleh karenanya, saya tertarik menanyakan masalah ini dengan menggunakan Yijing dan horary astrology. Artikel ini bukan dimaksudkan sebagai ramalan, melainkan mencari saran mengenai pemecahan terbaik bagi fenomena meresahkan tersebut. 

 

Pertama-tama, kita akan menggunakan Yijing terlebih dahulu. Didapatkan heksagram nomor 4 yang berubah menjadi 20.

 

 
 

Heksagram 4 ini melambangkan seorang anak kecil yang masih belum berpengalaman. Oleh karena itu, anak kecil tersebut masih harus banyak belajar. Ia masih melakukan banyak kesalahan. Dengan demikian, ia perlu mencari seorang guru yang dapat membimbingnya, sehingga menjadi orang yang lebih berguna. Heksagram 20 melambangkan pengamatan secara menyeluruh. Dalam artian memandang sesuatu secara luas dan bukan dalam sudut pandang sempit atau terbatas semata. 

 

Kita dapat menafsirkannya sebagai berikut.

 

Fenomena beras palsu ini berasal dari kurangnya pengalaman dari segi keamanan pangan. Ini hendak memperlihatkan betapa rentannya perihal keamanan pangan. Oleh karenanya, pihak berwenang perlu menimba pengalaman dan kemampuan lebih lanjut dalam mengantisipasi serta menanggulangi fenomena semacam ini. Mulai dari dinas intelejen, pengawas makanan, polisi, dan lain sebagainya perlu meningkatkan pengetahuannya terkait tindakan-tindakan kejahatan seperti ini. Tentu saja, pihak-pihak berwenang harus menjemput bola dan tidak dapat menunggu berpangku tangan saja. Perlu ada upaya aktif dan terjun langsung dalam mengantisipasi, menangani, serta menanggulanginya.

 

Heksagram 20 menandakan bahwa kasus ini merupakan sesuatu yang kompleks dan bukan hanya diakibatkan satu faktor saja. Tujuannya bisa bermacam-macam, misalnya menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, sehingga meruntuhkan ketahanan bangsa dan negara. Dengan demikian, motifnya kemungkinan bukan hanya ekonomi semata. Dengan demikian, pihak-pihak yang diturunkan juga hendaknya bermacam-macam, termasuk dinas intelijen, polisi, dinas pertanian, dan lain sebagainya.

 

Heksagram 4 garis kedua mengalami perubahan menyarankan agar meneladani para pendahulunya. Dengan demikian, ia akan sanggup memangku tanggung jawab dengan baik. Dengan demikian, jika kita mencoba menghubungannya dengan fenomena dewasa ini, dapat disimpulkan bahwa para pemegang wewenang perlu mempelajari cara kerja para pendahulunya.  Dengan demikian, ia akan sanggup menjalankan tugasnya dengan baik. Secara umum dapat ditafsirkan bahwa orang baru hendaknya bersedia belajar dari orang lama.

Heksagram 4 garis kelima mengalami perubahan menyarankan agar seseorang yang belum berpengalaman mencari guru dengan semangat kerendahan hati. Bukan guru yang perlu murid, tetapi murid yang perlu guru. 

 

Sekarang kita akan mencoba menguraikan heksagram menjadi trigram-trigram penyusunnya.

 

Heksagram 4 terbentuk dari trigram Gen dan Kan.

Trigram Gen melambangkan gunung, halangan, atau hambatan. Juga dapat diartikan sebagai berkabut dan tumor atau benjolan (benjolan adalah ibaratnya gunung). Dengan demikian, benar bahwa beras tersebut dapat mengakibatkan tumor atau kanker. Trigram Kan melambangkan air dan melambangkan bahaya, kekacauan, atau hambatan. Dari sisi organ tubuh, Kan melambangkan organ reproduksi, telinga, darah, dan ginjal. Dengan demikian, kemungkinan dapat ditafsirkan bahwa beras palsu tersebut membahayakan organ reproduksi dan ginjal. 

Semengara itu Heksagram 20 terbentuk dari trigram Xun dan Dui. Xun berarti penembusan. Dengan demikian, saya menafsirkan bahwa kasus ini akan dapat diselesaikan dan dituntaskan dengan baik. Heksagram Dui melambangkan kekuatan penyayang, kebahagiaan, dan kegembiraan. Ia juga berarti seorang guru.

 

Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa fenomena ini akan dapat terselesaikan dengan baik. 

 

Bagaimana jika menggunakan horary astrology?

 
 

Mata kita akan langsung terpaku pada T-Square yang melibatkan Pluto, Uranus, dan Venus. Pluto merupakan planet yang melambangkan kegelapan, kematian, teror, dan kengerian. Uranus melambangkan planet yang melambangkan pergolakan, pemberontakan, dan ketidak-mantapan. Venus melambangkan keuangan dan ekonomi. Oleh karena itu, kita dapat menafsirkan bahwa kasus ini memang ditebarkan demi menebarkan keresahan di tengah masyarakat. Apalagi terdapat Merkurius Square Neptunus. Merkurius ini melambangkan berita, desas desus, dan gosip. Secara keseluruhan boleh diartikan tersebarnya berita yang mengacaukan masyarakat. Untungnya banyak terdapat aspek baik, sehingga kasus ini akan dapat diselesaikan secara tuntas.

 

Terlepas dari semua ini, fenomena ini menandakan bahwa rasa kemanusiaan dan cinta kasih berada pada titik nadir atau titik terendahnya. Bagaimana mungkin seseorang sanggup menyebarkan sesuatu yang merusak dan membahayakan kesehatan sesamanya? 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi:

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s