RENUNGAN BETAPA LUASNYA TATA SURYA KITA

RENUNGAN BETAPA LUASNYA TATA SURYA KITA

Ivan Taniputera

17 Juli 2015

.

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas sedikit mengenai astronomi atau ilmu perbintangan. Astronomi berbeda dengan astrologi. Perbedaannya adalah astronomi mempelajari benda langit sebagaimana adanya, sedangkan astrologi mempelajari gerak benda langit untuk meramalkan sesuatu. Namun yang hendak kita bahas saat ini adalah astronomi. Kita akan mencoba membayangkan berapa luaskah tata surya kita.

 

Bayangkan bahwa Anda mempunyai sepeda motor atau mobil yang dapat melaju dengan kecepatan maksimal 100 km/ jam. Anda akan menggunakan kendaraan Anda tersebut untuk menjelajah tata surya.

 

Planet yang paling dekat dengan matahari adalah Merkurius. Temperatur udara di Merkurius sangat panas. Tetapi seberapa dekatkah? Jarak rata-rata antara matahari dan Merkurius adalah 57.910.000 km. Jadi jika Anda menggunakan sepeda motor atau mobil Anda untuk menjelajah jarak tersebut, maka diperlukan waktu 579.100 jam tanpa berhenti. Berapa lamakah itu. Kita misalkan bahwa setahun ada 8.760 jam (365 hari x 24 jam). Dengan demikian, waktu yang diperlukan mengadakan perjalanan dari matahari ke Merkurius dengan sepeda motor atau mobil Anda (kecepatan rata-rata 100 km/jam) adalah kurang lebih 66 tahun tanpa berhenti. Oleh karena itu, Anda dapat membayangkan bahwa perjalanan 66 tahun tanpa berhenti saja sudah termasuk dekat dalam skala tata surya kita. Bandingkan dengan jarak Semarang-Surabaya yang hanya ditempuh kurang lebih 6 jam (lewat jalur selatan).

Bahkan dengan pesawat supersonik sekalipun, yakni 1.225 km/ jam jarak itu masih harus ditempuh dalam 5,5 tahun tanpa berhenti. Dengan demikian, pesawat supersonik itu harus terus melaju selama 5,5 tahun tanpa mengisi bahan bakar sama sekali.

 

Bagaimana dengan jarak matahari ke planet terjauh, yakni Pluto, yang berjarak 5.945.900.000 km. Anda akan menempuhnya dalam 59.459.000 jam. Anda akan menempuhnya kurang lebih 6.787 tahun. Sungguh suatu jarak yang luar biasa. Bayangkan Anda mengendarai mobil atau sepeda motor tanpa henti selama 6.000 tahun dan baru tiba pada pintu gerbang paling luar tata surya kita. Tata surya itu sendiri hanyalah setitik debu di tengah-tengah jagad raya yang tak terhingga luasnya ini.

 

Kini Anda dapat membayangkan betapa luasnya jagad raya kita. Belum lagi galaksi kita, Bima Sakti, dan bahkan seluruh alam semesta. Dapatkah Anda membayangkan seberapa luasnya?

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi:

https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s