BUKU TENTANG KEBATINAN DAN ILMU GAIB

BUKU TENTANG KEBATINAN DAN ILMU GAIB

Ivan Taniputera

1 September 2015

 
 

 
 

Judul: Ilmoe Kemenoesia’an Sedjati, Djilid Ke Doewa

Terdapat keterangan: Isinja ini boekoe adalah memaknakan dari maksoednja ilmoe gaib dengan di terangkan sehingga djelas.

Penulis: tidak tercantum

Penerbit: Astrologisch Bureau “Aquarius,” Semarang, tahun sekitar 20-30 an.

Jumlah halaman: 76

 

Buku ini menguraikan perihal kebatinan dan ilmu gaib. Berikut ini adalah daftar isinya:

 

 
 
 

Pada bagian pendahuluan terdapat penjelasan sebagai berikut:

 

“Pembatja jang terhormat!

 

Soenggoehpoen didalam maksoednja boekoe ini, meskipoen ta’ seberapa menoeroet dalam sipatnja (rendah), akan tetapi apa bila pembatja sedikitnja soeka membatja dengan perlahan-lahan sehingga dirasa-rasakan, soenggoehlah akan membawa keselamatan tentang hidoep didoenia, dan djoega akan mendjadi soeatoe pokoknja tentang segala hal jang dikehendakan, baikpoen kearah keloehoeran, keoetamaan, dan sebagainja; dan tjara-tjaranja menoedjoe kearah jang mana tadi, haroeslah mengarti dalam maksoednja……”

 

Pada halaman 5 terdapat pembahasan mengenai tiga alam yang disebut dengan Tri Bawono:

 

“Bahwa sesoenggoehnja tentang didoenia jang kita diami ini, maka tentang didalam perkataan: alam, doenia dan djagat itoe, menoeroet masing-masingnja dari perkataan tadi memang adalah berlainan dalam maksoednja, ja itoe:

 

Doenia, jalah boemi jang haroes bergandeng dengan langit, jang kita diami ini.

Alam, jalah gelarnja boemi dan langit, dan djagad jalah…………..”

 

Terdapat pula peringatan dalam mempelajari ilmu kegaiban (halaman 9):

 

“Tetapi disebabkan jang memang ilmoe tadi ta’ moedah akan dipeladjari, djadi oetamanja djanganlah moedah akan pertjaja, karena dengan moedah akan pertjaja tadi, adalah kalanja djoega akan moedah tersesatnja..”

 

Pada halaman 18 terdapat penjelasan:

 

“Djadi sesoenggoehnja jang mendjadi badan langgeng hidoep kita sedjati )langgeng) ja itoe jang diseboet: angan-angan, jalan ketiga badan aloes dari rasa: keinginan, pikiran, dan tjipta, jang soedah mendjadi satoe = tri-moerti. Tri, berarti: tiga, dan moerti berarti: mendjadi satoe (noenggal jv.) jalah berdiri Goesti, dan ada pada sipat kita manoesia ini, adalah kawoelo lan Goesti…..”

 

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:

 

 
 

 
 

 
 
 

Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s