MEMBANTAH TEORI BUMI DATAR (FLAT EARTH)

MEMBANTAH TEORI BUMI DATAR (FLAT EARTH).

.

Ivan Taniputera.

13 Juli 2016

.

Baru-baru ini saya menyaksikan video di youtube dan membaca beberapa laman yang mengumandangkan kembali teori bahwa bumi berbentuk datar seperti piringan. Nampaknya pandangan tersebut menjadi populer kembali akhir-ahir ini. Berikut ini adalah kurang lebih gambaran visual pandangan mereka mengenai bentuk bumi.

.

 
 

Nampak bahwa bumi yang teridiri dari daratan dan lautan digambarkan sebagai piringan yang di tepinya terdapat dinding es Antartika. Konon dinding ini tidak tertembus oleh siapa pun. Selanjutnya di atas piringan tersebut terdapat kubah langit yang tidak pula dapat ditembus oleh manusia. Menurut salah satu teori tersebut, karena sifatnya yang tidak dapat ditembus itu, seluruh perjalanan antariksa termasuk pendaratan di bulan adalah kebohongan belaka (hoax). Teori ini berlanjut dengan mengemukakan adanya konspirasi raksasa yang mencekoki umat manusia sehingga meyakini bahwa bumi berbentuk bulat. Namun pada kesempatan kali ini, saya tidak akan membahas mengenai teori konspirasi. Saya hanya akan mengungkapkan keberatan-keberatan terhadap teori ini.

.

Keberatan pertama adalah mengapa penduduk di berbagai bagian bumi menyaksikan rasi bintang yang berbeda-beda. Jikalau benar bumi datar, maka masing-masing di antara mereka akan menyaksikan bintang atau rasi bintang yang sama. Mengapa saya yang berdiam di Pulau Jawa tidak dapat menyaksikan bintang kutub (Polaris)? Untuk jelasnya saya akan analogikan dengan gambaran sebagai berikut.

.

 
 

.

Misalkah terdapat kubah yang di dalamnya terdapat beberapa orang. Orang-orang itu berdiri pada berbagai tempat di dasar kubah. Pada puncak kubah terdapat sebuah lampu. Maka di mana pun orang-orang itu berdiri, mereka akan dapat menyaksikan lampu tersebut. Lampu itu dapat kita umpamakan sebagai Bintang Kutub (Polaris). Namun pada kenyataannya, tidak semua orang dapat menyaksikan Polaris. Jadi tidak mungkin bumi berbentuk datar.

.

Sebagai tambahan, saat Laksamana Zhenghe dari Dinasti Ming mengadakan pelayaran pertamanya ke belahan bumi selatan, mereka mengalami kesulitan dengan rasi-rasi bintang yang ada untuk bernavigasi, karena gugusan-gugusan bintang sebagaimana disaksikan di selatan berbeda dengan utara. Baru setelah beberapa pelayaran berikutnya, mereka dapat menyesuaikan dengan hal tersebut dan membuat peta bintang belahan bumi selatan. Kesulitan lain yang mereka alami juga diakibatkan oleh tidak tampaknya Polaris di selatan, padahal para pelaut China menggunakannya sebagai pedoman navigasi.

.

Keberatan kedua, saya pernah tinggal di Jerman. Saat musim dingin maka siang hari lebih pendek. Jam 08.00 pagi masih gelap dan jam 15.00 matahari sudah terbenam. Sebaliknya saat musim panas, matahari masih bersinar hingga pukul 22.00. Oleh karenanya, panjang siang dan malam hari berbeda-beda atau berubah-ubah tergantung musimnya. Dengan kata lain, matahari tidak terbit pada saat bersamaan di sepanjang tahun. Jikalau benar bumi berbentuk datar, hal ini tidak mungkin terjadi. Semua peristiwa alam ini membuktikan bahwa bumi berbentuk bulat dengan garis rotasi yang membentuk kemiringan relatif terhadap matahari. Apabila bumi datar, maka matahari akan terbit dan terbenam pada saat yang sama di sepanjang tahun.

.

Perubahan musim juga mustahil terjadi jika bumi datar. Pada kenyataannya, saat belahan bumi utara mengalami musim dingin, maka belahan bumi utara mengalami musim panas, dan begitu pula sebaliknya. Apabila bumi datar, maka hal tersebut tidak akan terjadi, karena seluruh permukaan bumi sepanjang tahun tidak akan mengalami perbedaan dalam penerimaan sinar matahari. Menurut teori bumi datar, maka matahari dan bulan sepanjang hari hanya melakukan gerak memutar-mutar saja di atas katulistiwa.

.

 
 

.

Apabila benar demikian, maka daerah kutub utara tidak akan pernah menyaksikan matahari terbenam sepanjang tahun. Namun pada kenyataannya, kutub utara mengalami malam hari selama enam bulan setiap tahunnya dan siang hari hari selama enam bulan berikutnya. Jadi, matahari tidak pernah terbenam selama enam bulan dan terbenam selama enam bulan lainnya. Ini kembali memperlihatkan bahwa bumi berbentuk bulat dengan garis rotasi membentuk kemiringan.

.

Penganut pandangan bumi datar menyatakan bahwa peristiwa terbit dan terbenamnya matahari adalah masalah pandangan perspektif saja. Mereka menyatakan bahwa terbenamnya matahari adalah laksana kereta api yang seolah-olah menghilang dari pandangan kita sewaktu bergerak menjauh akibat jaraknya sudah berada di luar jarak pandang kita. Karena jaraknya telah terlampau jauh, maka kita tidak melihatnya lagi. Sebagai tantangan bagi penganut pandangan bumi datar, maka saya persilakan mereka menggunakan teropong atau teleskop yang kuat guna melihat matahari saat di tempat mereka malam hari. Logikanya begini. Jikalau itu karena masalah jangkauan jarak pandang saja, manusia telah menemukan teropong atau teleskop guna memperluas jarak pandang mereka. Tentunya jika mereka meyakini bumi datar, saat malam hari matahari tentunya tidak terletak di balik belahan bumi mereka, sehingga dengan teropong atau teleskop yang kuat seharusnya masih tetap dapat terlihat. Untuk jelasnya lihat gambar sebagai berikut.

.

 

.

Sebagai tambahan, jikalau benar bumi berbentuk datar seharusnya dengan berdiri di puncak sebuah gedung tinggi di Jakarta dan menggunakan teleskop kuat, kita seharusnya dapat menyaksikan menara Eifel atau puncak Pegunungan Himalaya. Ini adalah tantangan yang harus dapat dipecahkan oleh penganut pandangan bumi datar.

.

Demikianlah beberapa keberatan terhadap pandangan bahwa bumi berbentuk datar.

.

Salah satu video yang dibuat oleh penganut konsep ini memang nampak sangat baik. Mereka seolah-olah dapat mendukung pandangannya dengan konsep-konsep terdengar ilmiah. Oleh karenanya, orang yang sama sekali tidak mempunyai pengetahuan ilmiah akan sulit sekali membantahnya.

Advertisements

ARAH MATA ANGIN DAN UNSUR ATAU ELEMEN MENURUT METAFISIKA CHINA

ARAH MATA ANGIN DAN UNSUR ATAU ELEMEN MENURUT METAFISIKA CHINA.

.

Ivan Taniputera.

12 Juli 2016

.

Salah seorang sahabat menanyakan mengenai arah mata angin beserta kaitannya dengan unsur atau elemen menurut metafisika China. Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini saya hendak mengupas tuntas hal tersebut. Karena pembahasan ini tidak sederhana, diperlukan pembacaan berulang-ulang sehingga memahaminya.

.

Berikut ini adalah diagram arah mata angin beserta kaitannya dengan elemen menurut metafisika China.

.

 
 

.

Bagi yang belum memahami metafisika China barangkali akan bingung dalam mengamati gambar diagram di atas. Karenanya, saya akan mencoba menguraikan makna diagram tersebut dengan cara sesederhana dan semudah mungkin.

.

LIMA ELEMEN DAN YINYANG

.

Pertama-tama, kita perlu memahami bahwa dasar ilmu metafisika China adalah “Lima Elemen dan Yin serta Yang” (Yinyang Wuxing 陰陽五行). Adapun kelima elemen itu adalah: Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air. Kelimanya masing-masing dipasangkan dengan Yin serta Yang, sehingga terdapat Kayu Yang, Kayu Yin, Api Yang, Api Yin, Tanah Yang, Tanah Yin, Logam Yang, Logam Yin, Air Yang, dan Air Yin. Dengan demikian, dihasilkan sepuluh pasangan.

.

EMPAT ARAH DASAR

.

Setelah mengenali kelima elemen, bangsa China di zaman kuno lalu membagi arah menjadi empat penjuru utama, yang dikaitkan dengan kelima elemen.

.

1)Utara 北 dikaitkan dengan elemen Air.

2)Selatan 南 dikaitkan dengan elemen Api.

3)Barat 西 dikaitkan dengan elemen Logam.

4)Timur 東 dikaitkan dengan elemen Kayu.

.

Sementara itu, bagian tengah dikaitkan dengan elemen Tanah.

.

Pembagian di atas didasari oleh letak geografi China. Pemikirannya adalah sebagai berikut. Angin dingin pembawa musim dingin yang berasal dari Gurun Gobi bertiup dari arah utara. Hawa dingin ini dianggap memiliki elemen Air, sehingga penjuru utara lalu dikaitkan dengan elemen Air. Angin hangat pembawa musim panas berhembus dari penjuru selatan. Sifatnya yang hangat ini dikaitkan dengan elemen Api. Penjuru barat China banyak terdapat gunung-gunung yang merupakan tempat diperolehnya logam. Jadi, penjuru barat lantas dikaitkan dengan elemen logam. Sementara itu, penjuru timur terdapat samudera. Dalam hal ini air dianggap penumbuh kayu, sehingga penjuru timur lalu dikaitkan dengan elemen kayu.

.

Demikianlah pembagian arah berdasarkan elemen yang paling sederhana.

.

SEPULUH BATANG LANGIT DAN CABANG BUMI.

.

Selanjutnya dikenal apa yang dinamakan Sepuluh Batang Langit (Tiangan 天干) dan Dua Belas Cabang Bumi (Dizi 地支). Masing-masing Batang Langit dan Cabang Bumi ini juga dikaitkan dengan pasangan lima elemen beserta Yinyang di atas.

.

a.Sepuluh Batang Langit.

.

1)Jia 甲 Kayu Yang.

2)Yi 乙 Kayu Yin.

3)Bing 丙 Api Yang.

4)Ding 丁 Api Yin.

5)Wu 戊 Tanah Yang.

6)Ji 己 Tanah Yin.

7)Geng 庚 Logam Yang.

8)Xin 辛 Logam Yin.

9)Ren 壬 Air Yang.

10)Gui 癸 Air Yin.

.

b)Dua belas Cabang Bumi.

.

1)Zi 子 Air Yin.

2)Chou 丑 Tanah Yin.

3)Yin 寅 Kayu Yang.

4)Mao 卯 Kayu Yin.

5)Chen 辰 Tanah Yang.

6)Si 巳 Api Yin.

7)Wu 午 Api Yang.

8)Wei 未 Tanah Yin.

9)Shen 申 Logam Yang.

1o)You 酉 Logam Yin.

11)Xu 戌 Tanah Yang.

12)Hai 戌 Air Yang.

.

Sampai sejauh ini, kita sudah berkenalan dengan Sepuluh Batang Langit dan Dua Belas Cabang Bumi.

.

DELAPAN TRIGRAM (TRIGARIT).

.

Apa yang disebut dengan Trigram atau Trigarit adalah paduan tiga garis, dimana garis tersebut terbagi menjadi dua jenis, yakni garis tidak terputus (melambangkan Yang) dan garis terputus (melambangkan Yin). Jadi secara keseluruhan terdapat delapan Trigram, yakni:

.

1)Qian 乾, elemen Logam, berkedudukan di Barat Laut.

2)Dui 兌, elemen Logam, berkedudukan di Barat.

3)Li 離, elemen Api, berkedudukan di Selatan.

4)Zhen 震, elemen Kayu, berkedudukan di Timur.

5)Xun 巽, elemen Kayu, berkedudukan di Tenggara.

6)Kan 坎, elemen Air, berkedudukan di Utara.

7)Gen 艮, elemen Tanah, berkedudukan di Timur Laut.

8)Kun 坤, elemen Tanah, berkedudukan di Barat Daya.

.

Jadi dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa hakekat kedelapan Trigram (Trigarit) itu adalah juga Yinyang beserta lima elemen.

.

DELAPAN ARAH.

.

Selain pembagian empat arah dasar di atas, dikenal pula pembagian menjadi delapan penjuru, yakni penjuru utara, selatan, barat, timur, ditambah pula arah-arah di antaranya (barat laut, barat daya, timur laut, dan tenggara). Utara masih dikaitkan dengan elemen air. Selatan masih dikaitkan dengan elemen api. Timur masih dikaitkan dengan elemen kayu. Barat masih dikaitkan dengan elemen logam. Sementara itu, arah-arah antaranya dikaitkan dengan elemen tanah.

.

DUA PULUH EMPAT ARAH.

.

Setelah mempelajari berbagai aspek utama metafisika Tiongkok di atas, kita seharusnya sudah mulai dapat memahami gambar diagram di atas. Sebenarnya itu adalah gambar kompas China (luopan) yang umum digunakan dalam ilmu Fengshui. Kompas China pasti memiliki petunjuk terkait 24 Arah. Adapun 24 Arah itu terdiri dari:

.

1) Duabelas Cabang Bumi.

2) Sepuluh Cabang Bumi, kecuali Wu dan Ji. Sehingga Sepuluh Cabang Bumi yang digunakan hanya delapan.

3) Empat Trigram, yakni: Qian, Ken, Kun, dan Xun.

.

Oleh karena terdapat 24 penjuru, maka masing penjuru menempati (360/24) derajat atau 15 derajat.

.

Untuk jelasnya pembagian derajat ke-24 arah menurut kompas modern adalah sebagai berikut (silakan lihat gambar diagram di atas):

.

1)Bing 157,5-172,5 derajat.

2)Wu 172,5-187,5 derajat

3)Ding 187,5-202,5 derajat

4)Wei 202,5-217,5 derajat

5)Kun 217,5-232,5 derajat

6)Shen 232,5-247,5 derajat

7)Geng 247,5-262,5 derajat

8)You, 262,5-277,5 derajat

9)Xin 277,5-292,5 derajat

10)Xu 292,5-307,5 derajat

11)Qian 307,5-322,5 derajat

12)Hai 322,5-337,5 derajat

13)Ren 337,5-352,5 derajat

14)Zi 352,5-7,5 derajat

15)Gui 7,5-22,5 derajat

16)Chou 22,5-37,5 derajat

17)Gen 37,5-52,5 derajat

18)Yin 52,5-67,5 derajat

19)Jia 67,5-82,5 derajat

20)Mao 82,5-97,5 derajat

21)Yi 97,5-112,5 derajat

22)Chen 112,5-127,5 derajat

23)Xun 127,5-142,5 derajat

24)Si 142,5-157,5 derajat

.

Demikianlah 24 arah menurut kompas China beserta padanannya dengan derajat berdasarkan kompas modern.

.

PENUTUP

.

Sampai di sini, Anda sudah memahami keterkaitan antara arah dengan elemen menurut metafisika China. Mungkin kelihatannya agak membingungkan karena terdapat perbedaan antara berbagai sistim. Namun hal itu bukanlah masalah, masing-masing sistim tersebut hadir dalam berbagai tahapan sejarah China. Seolah-olah dapat diumpamakan berbagai lapisan dalam sejarah geologis bumi. Setiap lapisan hadir di atas lapisan sebelumnya, begitu pula halnya dengan berbagai sistim pembagian arah dan elemen menurut metafisika China. Pertama-tama kita mengenal pembagian menurut empat arah dasar, selanjutnya terdapat pembagian menurut delapan penjuru, pembagian berdasarkan Trigram, dan kemudian pembagian menurut 24 arah. Semuanya itu, tidak ada yang benar maupun salah. Masing-masing mempunyai kegunaannya sendiri beserta dasar pemikiran filosofis yang muncul pada masanya. Kendati demikian, yang dipergunakan dalam ilmu Fengshui dalam menentukan arah hadap bangunan adalah sistim 24 arah. Sebagai contoh, Ilmu Fengshui Bintang Terbang (Feixing, 飛星) didasari oleh sistim tersebut.

.

Cukup sekian artikel ini, karena sifatnya hanya pengantar saja.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

.

.

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

TEPATNYA RAMALAN SAYA: HELIKOPTER JATUH DI SLEMAN, YOGYAKARTA

TEPATNYA RAMALAN SAYA: HELIKOPTER JATUH DI SLEMAN, YOGYAKARTA.

.

Ivan Taniputera.

11 Juli 2016.

.

Beberapa hari yang lalu kita dikejutkan oleh jatuhnya sebuah helikopter di Sleman, Yogyakarta. Adapun link beritanya adalah sebagai berikut: https://news.detik.com/berita/3249609/helikopter-jatuh-timpa-rumah-warga-di-kalasan-sleman.

.

 
 

 

.

Menurut berita tersebut, kecelakaan helikopter terjadi pada tanggal 8 Juli 2016, pukul 15:35. Penumpangnya ada enam orang dengan tiga di antaranya meninggal, sedangkan tiga lainnya luka-luka (link: https://news.detik.com/berita/3249612/helikopter-tni-ad-yang-jatuh-di-kalasan-angkut-6-orang-3-tewas).

.

Ternyata pada tanggal 3 Juli 2016, saya telah menulis artikel berjudul MEMBACA TANDA-TANDA LANGIT (link: https://jualbelitanahrumahproperti.wordpress.com/2016/07/04/membaca-tanda-tanda-langit/), dimana saya meramalkan:

.

“Kita dapat menafsirkan sebagai berikut. Uranus adalah planet yang mewakili gempa bumi, penerbangan, pergolakan, dan sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba. Dengan demikian, kita dapat menafsirkan bahwa ini merupakan pertanda yang kurang baik bagi dunia penerbangan.”

.

Kecelakaan helikopter tersebut merupakan musibah dalam dunia penerbangan. Dengan demikian, apa yang saya ramalkan kembali terbukti kebenarannya. Kendati demikian, semua ini bukanlah kehebatan saya, melainkan ilmu Astrologi sekali lagi membuktikan keakuratannya.

.

Terlepas dari semua itu, marilah kita mendoakan seluruh korban, baik meninggal atau pun luka-luka. Kita mendoakan pula agar dunia ini senantiasa bebas dari bencana dan seluruh isinya berada dalam keadaan sejahtera jasmani maupun rohani.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . 

.

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

PENGARUH AGAMA HINDU BUDDHA DALAM MANTRA-MANTRA JAWA

PENGARUH AGAMA HINDU BUDDHA DALAM MANTRA-MANTRA JAWA

.

Ivan Taniputera.

8 Juli 2016

.

Belakangan ini saya gemar mengoleksi banyak buku Primbon. Ternyata ini merupakan kepustakaan berharga dalam meneliti jejak-jejak pengaruh Hindu Buddha dalam mantra-mantra berbahasa Jawa.

.

Berikut ini adalah kutipan Mantra Sri Sadono:

.

“ Ingsun amatek ajiku si Sri Sadono, Hyang Kuwera dewaning kasugihan, Sri Sadono kang andum sandhang pangan, nyuwun gampang pados kulo sandhang tedho. Sarinane sawengine salawase gesang, gampang tekane slamet anggone lan gawe ayune sakabeh.”

.

Terjemahannya adalah sebagai berikut:

.

“Aku menjalankan ilmu Sri Sadono, Hyang Kuvera merupakan dewa kekayaan. Sri Sadono yang membagikan sandang pangan (harafiah: pakaian dan makanan; maksudnya rejeki atau penghidupan). Aku memohon agar mudah mencari sandang pangan. Setiap hari dan setiap malam selama hidup ini. Mudah memperoleh keselamatan dalam menaburkan kesejahteraan bagi semuanya.”

.

Nampak pada mantra di atas disebutkannya nama Kuvera, yakni dewa kekayaan dalam tradisi Hindu Buddha. Sri Sadono mengacu pada Dewi Sri atau Srimahadevi yang disebutkan dalam Sutra Suvarnabhasotama (Sutra Cahaya Keemasan).

.

Beberapa mantra Jawa, menggunakan pembukaan “Hong” yang berasal dari “Om.” Contohnya adalah Aji Wimo Nosoro: “Hong, ingsun amatak ajiku sirep Wimonosoro,…..”

.

Mantra “Hong Wilaheng” juga umum dalam beberapa mantra Jawa, sebagai contoh adalah Aji Sirep Begonondo yang bertujuan menidurkan orang (ilmu sirep):

“Hong wilaheng. Niat Ingsun matak ajiku. Aji Sirep Begonondo. Aji Petinggengan soko Ajisoko….”

.

Ternyata Hong Wilaheng ini berada dari mantra Bodhisattva Manjushri, yakni “Om Avira Hum.” Bodhisattva Manjushri adalah makhluk suci dalam Agama Buddha Mahayana yang mewakili aspek kebijaksanaan Kebuddhaan. Kendati demikian, pada Aji Sirep Begonondo, mantra Manjushri itu digunakan untuk suatu keperluan yang tidak ada hubungannya dengan kebijaksanaan.

.

Berikut ini adalah mantra penghapus kemarahan lawan:

“….Sang Kama dadi aku, Sang Kama wurung si…….”

.

Pada mantra ini terdapat penyebutan nama Kama, yakni dewa cinta kasih dalam tradisi Hindu.

.

Sebagai tambahan, semasa kecil saya pernah mendengar mengenai ilmu rajah Kalacakra yang menurut tradisi Jawa berbunyi sebagai berikut: “Yamaraja Jaramaya. Yamarani Niramaya. Yasilapa Palasiya. Yamidara Radamiya. Yamidasa Sadamiya. Yadayuda Dayudaya. Yasiyaca Cayasiya. Yasihama Mahasiya.”

.

Ternyata, mantra ini sangat dekat dengan mantra Yamantaka dalam tradisi Agama Buddha Tantrayana: “Yamaraja Sadomeya Yamedoru Nayodaya Yadayoni Rayaksheya Yaksheyaccha Niramaya Hum Hum Phat Phat Svaha.” (sumber: http://www.yamantaka.org/index.php/2-uncategorised/215-mantra-recitation).

.

 

.

Jika kita perhatikan dengan seksama terdapat kata-kata yang mirip, seperti Yamaraja, Sadomeya dan Sadamiya, Niramaya, serta Yamedoru dan Yamidara. Oleh karenanya, pengaruh Mantra Yamantaka pada ilmu rajah Kalacakra tidak dapat dipungkiri lagi.

.

Berdasarkan contoh-contoh di atas, nampak bahwa jejak-jejak pengaruh Hindu Buddha masih dapat dijumpai dalam berbagai mantra Jawa.

.

DAFTAR BACAAN:

 

Anawati WS, Oni. Primbon Jopo Montro/ Jawa-Arab Lengkap, Bintang Usaha Jaya, Surabaya, 2003.

.

Haroemdjati. Poestaka Radja Mantra-Yoga: Ilmoe Kesaktian Gaib Berikoet Berbagi bagi Mantra, Boekhandel Kartti Dharma, Toeloengagoeng, 1936.

.

Ki Sastrahandaja. Pustaka Pandita Guru (Primbon Gaib Djapa Mantra), Usaha Penerbitan Muria, Kudus, 1955.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . 

.

TEPATNYA RAMALAN SAYA: KEMACETAN PARAH DI BREBES (BREXIT)

TEPATNYA RAMALAN SAYA: KEMACETAN PARAH DI BREBES (BREXIT)

.

Ivan Taniputera.

7 Juli 2016

.

Baru-baru ini kita mendengar mengenai kemacetan sangat parah di Brebes (Brexit) yang menjadi pemberitaan nasional. Kemacetan parah ini terjadi semenjak 30 Juni 2016, yakni beberapa hari sebelum lebaran. Berikut ini adalah beberapa link beritanya:

.

 
 

Menurut Komisi V DPR RI ini adalah kemacetan terparah sepanjang sejarah mudik di negara kita.

.

.

 
 

Ternyata pada tanggal 20 Juni 2016 saya telah menulis artikel berjudul MEMBACA TANDA-TANDA ZAMAN (link: https://jualbelitanahrumahproperti.wordpress.com/2016/06/20/membaca-tanda-tanda-zaman/). Pada artikel tersebut saya telah meramalkan:

.

“Nampaknya adanya Grand Cross, yang melibatkan Merkurius, Yupiter, Saturnus, dan Pluto.

Kita dapat menafsirkan bahwa konfigurasi ini kurang menguntungkan bagi perjalanan dan berkendaraan. Oleh karenanya, rawan terjadi kecelakaan, sehingga berkendaraan perlu lebih berhati-hati. “

.

Ternyata kurang lebih 10 hari kemudian terjadilah kemacetan parah di Brebes, dimana hal ini merupakan sesuatu yang kurang menguntungkan terkait perjalanan dan berkendaraan, sebagaimana saya ramalkan di atas. Terbukti bahwa peristiwa kemacetan tersebut memakan korban jiwa sebanyak 12 orang. Oleh karenanya, apa yang saya ramalkan sungguh tepat adanya. Namun ini semua bukanlah berasal dari kehebatan saya, melainkan ilmu Astrologi yang terbukti keakuratannya.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . 

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

HU (JIMAT CHINA) DEWA FUDE ZHENGSHEN (HOK TEK CENG SIN)

HU (JIMAT CHINA) DEWA FUDE ZHENGSHEN (HOK TEK CENG SIN)

.

Ivan Taniputera.

7 Juli 2016

.

Berikut ini adalah hu (jimat China) yang didapat dari Kelenteng Fu Ling Miao, jalan Gondomanan, Yogyakarta.

.

 
 

Berikut ini adalah makna tulisan yang terdapat pada hu di atas.

Pada bagian atas (ditandai dengan nomor 1) terdapat aksara 日惹 (Rire) yang berarti Yogyakarta.

.

Di bawahnya (nomor 2) terdapat aksara 福靈廟 (Fu Ling Miao), yakni nama kelenteng tempat hu ini diambil.

.

Di bagian tengah (nomor 3) terdapat simbol-simbol gaib.

.

Di bagian paling bawah (nomor 4) terdapat segel bertuliskan nama Dewa 福德正神 (Fude Zhengshen atau Hok Tek Ceng Sin).

.

Hu ini dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan, misalnya keselamatan, rejeki, dan lain sebagainya. Sebelum mengambil hu ini, penjaga kelenteng menyarankan agar bersembahyang terlebih dahulu di depan altar Dewa Fude Zhengshen (altar utama kelenteng), sambil mengucapkan maksud pengambilan hu.

.

Berikut ini adalah foto Kelenteng Fu Ling Miao, jalan Gondomanan, Yogyakarta.

.

 
 

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . 

 

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

MEMBACA TANDA-TANDA LANGIT

MEMBACA TANDA-TANDA LANGIT.

.

Ivan Taniputera.

3 Juli 2016

.

Sewaktu hendak mematikan komputer, tiba-tiba ada yang menggerakkan saya untuk mengamati peta langit saat ini. Oleh karenanya, saya lalu membuat bagan astrologi sebagai berikut.

.

 
 

.

Ternyata kita dapat menyaksikan bahwa Uranus banyak mendapatkan pengaruh buruk. Khususnya berasal dari Matahari dan Venus pada satu sisi dan Pluto di sisi lainnya.

.

Kita dapat menafsirkan sebagai berikut. Uranus adalah planet yang mewakili gempa bumi, penerbangan, pergolakan, dan sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba. Dengan demikian, kita dapat menafsirkan bahwa ini merupakan pertanda yang kurang baik bagi dunia penerbangan. Dapat pula diartikan adanya ancaman gempa bumi. Itulah sebabnya, sistim peringatan dini terhadap gempa bumi perlu senantiasa diaktifkan.

.

Pluto melambangkan teror atau kematian. Oleh karenanya, jika dikaitkan dengan teror atau terorisme, maka konfigurasi planet ini boleh pula ditafsirkan sebagai pembajakan pesawat. Dengan demikian, dunia penerbangan perlu waspada.

.

Demi meminimalkan risiko kecelakaan pesawat, maka seluruh maskapai penerbangan perlu berhati-hati dalam memeriksa armada pesawatnya. Berbagai informasi cuaca yang penting perlu diperhatikan dengan seksama demi keamanan penerbangan. Lebih jauh lagi, bandara-bandara di seluruh dunia perlu mengetatkan pengamanannya guna mengantisipasi pembajakan pesawat.

.

Adanya Yupiter yang Opposition dengan Neptunus menandakan bahwa fanatisme sempit keagamaan beserta tindak kekerasan atau teror terkait dengannya masih akan menghantui dunia.

.

Terlepas dari ramalan-ramalan di atas, marilah kita senantiasa menjaga kewaspadaan lingkungan sekitar kita dan memanjatkan doa agar dunia ini senantiasa damai serta sejahtera.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . .

.

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.