ASTRONOMI: MATAHARI DAN BULAN DALAM SATU FOTO 2

ASTRONOMI: MATAHARI DAN BULAN DALAM SATU FOTO 2.
.
Ivan Taniputera.
24 Oktober 2019.
.
Berikut ini adalah matahari dan bulan dalam satu foto, yang diambil pada tanggal 8 Oktober 2019, pukul 16:35:58.
.
.
Berikut ini adalah kedudukan matahari dan bulan pada peta langit.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .
.
.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

ASTRONOMI: BULAN DAN MATAHARI DALAM SATU FOTO

ASTRONOMI: BULAN DAN MATAHARI DALAM SATU FOTO.

.

Ivan Taniputera.

12 Agustus 2019.

.

Pada hari ini, saya berkesempatan membuat foto yang memuat Matahari dan Bulan sekaligus. Foto dibuat pada tanggal 12 Agustus 2019, pukul 17:22:41.

.

 

.

 

.

Berikut ini adalah bagan Astrologi yang menggambarkan kedudukan Matahari dan Bulan.

.

 

Berdasarkan bagan Astrologi di atas, nampak Bulan yang mendekati puncak langit dan Matahari yang hendak terbenam.

SAYA MEMBERIKAN SEMINAR DI FAKULTAS FILSAFAT UNIVERSITAS PARAHYANGAN BANDUNG TENTANG ASTROLOGI

SAYA MEMBERIKAN SEMINAR DI FAKULTAS FILSAFAT UNIVERSITAS PARAHYANGAN BANDUNG TENTANG ASTROLOGI

.

Ivan Taniputera.

6 November 2018.

.

.

Pada tanggal 26 Oktober 2018, saya mendapatkan undangan dari fakultas filsafat Universitas Parahyangan untuk memberikan seminar mengenai ilmu Astrologi, dengan topik “Zodiac and the Meaning of Life.” Seminar dimulai pada sekitar pukul 18.30 dan berakhir pada kurang lebih pukul 19.00. Pada seminar tersebut, saya membahas mengenai seluk beluk beserta sekilas sejarah ilmu Astrologi Barat dan Timur.

.

Saya membukanya dengan menjelaskan apakah makna ilmu Astrologi itu. Astrologi berasal dari bahasa Yunani: ἀστρολογία (Astrologia): ἄστρον astron (“bintang”) and λογία logia (“perkataan”). Jadi “Astrologi” secara harafiah berarti “perkataan bintang-bintang.” Adapun filosofi dasar ilmu Astrologi adalah kedudukan benda langit mempunyai pengaruh pada peristiwa di dunia dan manusia. Saya menjelaskan pula mengenai ilmu Astronomi agar diketahui apa perbedaannya dengan Astrologi. Istilah “Astronomi” juga berasal dari bahasa Yunani: ἀστρονομία (Astronomia): ἄστρον astron (“bintang“) dan νόμος nomos (“aturan.”). Jadi secara harafiah “Astronomi” berarti “aturan bintang-bintang.” Lalu apakah perbedaan di antara keduanya? Astronomi mempelajari benda-benda langit secara saintifik; sedangkan Astrologi mempelajari pengaruh benda langit pada manusia dan peristiwa di bumi. Sebagai contoh, Astronomi mempelajari aturan peredaran benda langit. Sementara itu, Astrologi mempelajari bagaimana pengaruh benda langit terhadap nasib seseorang atau peristiwa-peristiwa di dunia. Oleh karenanya, Astronomi dan Astrologi mempunyai tujuan yang berbeda.

.

Sepanjang sejarah telah terbentuk berbagai sistim Astrologi di dunia ini; seperti: Astrologi Mesir, Astrologi Babilonia, Astrologi Yunani, Astrologi India, Astrologi Tiongkok, Astrologi Maya, dan lain-lain. Beberapa sistim itu ada yang saling memengaruhi satu sama lain. Meskipun demikian, dalam seminar ini saya hanya mengulas Astrologi Barat dan Tiongkok secara panjang lebar.

.

Berikutnya, saya memaparkan mengenai makna zodiak. Istilah “zodiak” juga berasal dari bahasa Yunani: ζῳδιακός κύκλος (Zodiakos Kiklos) atau “lingkaran hewan-hewan kecil.” Zodiak ini telah berusia sangat tua dan berasal dari peradaban Babilonia kuno.

.

Saya lalu memaparkan seluk beluk ilmu Astrologi Barat, khususnya mengenai makna bagan Astrologi, secara singkat; misalnya tentang simbol planet dan zodiak (glyph), rumah atau istana, dan aspek (sudut antar planet). Dijelaskan pula mengenai bagan Astrologi modern dan abad pertengahan.

.

Pembahasan saya kemudian beralih pada ilmu Astrologi Tiongkok. Pertama-tama, saya menjelaskan mengenai 28 Xiu (宿). Barangkali Xiu ini merupakan padanan bagi zodiak dalam Astrologi Barat. Saya menampilkan peta 28 Xiu sebagai berikut.

.

.

Nampak pada peta di atas, 28 Xiu beserta perbandingan dengan rasi-rasi bintang modern. Kita dapat menyaksikan pula pembagian Xiu menjadi empat bagian; yakni Kura-kura Hitam (玄武 Xuanwu), Naga Hijau (青龍 Qinglong), Funiks Merah (朱雀 Zhuque), dan Harimau Putih (白虎 Baihu).

.

Berikut ini adalah daftar selengkapnya bagi keduapuluh delapan Xiu.

.

Kura-kura Hitam (玄武) : Arah Utara

.

•斗 atau 斗(Dǒu atau Nandou) = Gantang atau Gantang Selatan

•牛 (Niú) = Sapi

•女 (Nǚ) = Gadis

•虛 (Xū) = Kekosongan

•危 (Wēi) = Atap

•室 (Shì) = Perkubuan

•壁 atau 壁 (Bì atau Dongbi) = Dinding atau Dinding Timur.

.

Naga Hijau (青龍) : Arah Timur

.

•角 (Jiǎo) = Tanduk

•亢 (Kàng) = Leher

•氐 (Dǐ) = Akar

•房 (Fáng) = Kamar

•心 (Xīn) = Hati

•尾 (Wěi) = Ekor

•箕 (Jī) = Keranjang penampi.

.

Funiks Merah (朱雀) : Arah Selatan

.

•井 atau井(Jǐng atau Dongjing) Sumur atau Sumur Timur

•鬼 (Guǐ) Hantu

•柳 (Liǔ) Pohon Liu

•星 (Xīng) Bintang

•張 (Zhāng) Jaring terbentang

•翼 (Yì) Sayap

軫 (Zhěn) Kereta.

.

Harimau Putih (白虎) : Arah Barat

.

•奎 (Kuí) Kaki

•婁 (Lóu) Ikatan

•胃 (Wèi) Lambung

•昴 (Mǎo) Rambut

•畢 (Bì) Jaring

•觜 (Zī) Paruh kura-kura

•参 (Shēn) Tiga Bintang.

.

Dengan demikian, masing-masing bagian terdiri dari tujuh Xiu.

.

Saya juga membahas mengenai Sima Qian (司馬遷 abad pertama-kedua SM), salah seorang pakar Astrologi Tiongkok kuno. Selain karyanya tentang sejarah, Beliau juga menulis karya tentang Astrologi. Berikut ini terdapat sedikit kutipan dari karya Beliau:

.

“Saat Mars berada pada Xiu Xin dan Fang, para raja akan mengalami goncangan.”

.

Pada bagian selanjutnya, saya mengulas mengenai berbagai bentuk ilmu Astrologi Tiongkok, seperti Qizhengsiyu (七政四餘). Ini merupakan padanan bagi ilmu Astrologi Barat, karena benar-benar didasari oleh pergerakan benda langit secara langsung. Selain itu, masih terdapat Bazi (八字), Ziweidoushu (紫微斗數), Qimendunjia (奇門遁甲), Taiyishenshu (太乙神數), dan Daliuren (大六壬). Sebelumnya saya menjelaskan pula mengenai Yinyang (陰陽) , Lima Elemen (五行 Wuxing), dan siklus 60 Jiazi (甲子) . Berbeda dengan Qizhengshiyu, meski ada komponen-komponen Bazi yang dapat diturunkan dari gerakan benda langit, namun bagan Bazi sendiri tidak langsung mengacu pada pergerakan benda langit. Bintang-bintang dalam bagan Ziweidoushu juga tidak mencerminkan pola pergerakan benda langit yang sebenarnya. Saya telah memaparkan pula alasan dan contoh bagi hal tersebut. Untuk memahaminya tentu saja kita memerlukan pengetahuan mengenai dasar-dasar ilmu Astronomi.

.

Ternyata ilmu Bazi sendiri dahulunya hanya mengenal tiga pilar saja. Berikut ini sekilas sejarahnya. Li Xuzhong (李虛中) dari Dinasti Tang: hanya mengenal pilar tahun, bulan, dan hari; yang dipentingkan pilar tahun. Xu Ziping (徐子平) dari Dinasti Song telah mengenal empat pilar; yakni tahun, bulan, hari, dan jam; yang dipentingkan pilar hari. Itulah sebabnya, Bazi yang kita kenal sekarang berasal dari Xu Ziping.

.

Saya juga membahas mengenai 12 shio (肖) dan contoh-contoh kasus penerapan ilmu Astrologi, baik yang berasal dari dunia Barat maupun Timur.

.

Berikut ini adalah contoh kasus yang berasal dari Tiongkok.

.

Contoh pertama berasal dari negarawan terkemuka Dinasti Qing bernama Zeng Guofan (1811-1872). Sewaktu putera tertua Zeng Guofan akhirnya mempunyai anak pada usia 33 tahun, ia mendapati bahwa bagan Bazinya kekurangan elemen Air dan Api. Ia khawatir cucunya itu tidak berusia panjang. Menjelang akhir tahun, ternyata benar cucunya itu meninggal. Zeng lalu dengan sedih menyatakan bahwa semua itu sudah merupakan kehendak Langit. Yang dapat dilakukan hanyalah menerima semua itu dengan tenang serta mematuhinya dengan diam.

.

Ternyata di Tiongkok, tidak semua pemikir menyukai Astrologi atau ilmu ramalan. Penentang ilmu ramalan pada masa Dinasti Qing antara lain: Gu Yanwu, Lu Shiyi, Fengjing, dan Quan Zuwang memperlihatkan contoh-contoh kesalahan dalam ilmu ramal. Novel Rulin Waishi (The Scholars) juga memperlihatkan contoh-contoh semacam itu. Kaisar Qianlong dari Dinasti Qing dalam perjalanan penyamarannya juga pernah menguji para peramal yang dijumpainya.

.

Berikut ini adalah contoh-contoh kasus yang berasal dari Barat.

.

Kita tentu telah mengenal nama Nostradamus (1503-1566). Beberapa penguasa pada zaman Nostradamus meminta saran padanya. Ramalan-ramalan Nostradamus juga masih menjadi bahan perbincangan hingga hari ini.

.

Ternyata ilmu Astrologi juga pernah diajarkan di universitas-universitas Eropa. Semasa akhir Abad Pertengahan di Eropa, Astrologi juga diajarkan pada berbagai universitas di Italia; sebagai contoh adalah Universitas Pavia di Milan. Astrologi diajarkan sebagai bagian studi kedokteran dan seni. Dengan demikian, pada masa itu diagnosa pasien juga melibatkan pembacaan bagan Astrologinya. Ini disebut medical Astrology (Astrologi Kedokteran). Para dokter di zaman dahulu menghitung pula bagan kelahiran Astrologi pasiennya sebagai bagian dari diagnosa. Lambat laun Astrologi dihilangkan dan dianggap sebagai pseudoscience (sains semu).

.

Galeazzo Sforza, duke Milan kelima (memerintah 1466-1476) merupakan salah seorang penguasa Eropa yang mempunyai ketertarikan kuat terhadap Astrologi dan mendasari penetapan kebijakan pemerintahannya pada Astrologi. Meskipun demikian, ia akan menghukum dengan kejam siapa saja yang berani memberikan prediksi buruk mengenainya. Salah seorang astrolog menyatakan bahwa masa pemerintahannya tidak akan mencapai 11 tahun. Astrolog itu dipenjara dan dibiarkan mati kelaparan tanpa diberi makan. Pada kenyataannya Galeazzo Sforza hanya memerintah selama kurang lebih 10 tahun.

.

Selama Perang Dunia II, baik pihak Sekutu maupun Poros menggunakan Astrologi sebagai alat propaganda.

.

Seminar ini diakhiri dengan tanya jawab.

.

Berikut ini beberapa foto lagi terkait seminar di atas.

.

.

.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . 

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

FENOMENA ASTRONOMI LANGKA: UNTAIAN EMPAT PLANET DI LANGIT MALAM

FENOMENA ASTRONOMI LANGKA: UNTAIAN EMPAT PLANET DI LANGIT MALAM.

.

Ivan Taniputera.

30 Agustus 2018.

.

Beberapa hari yang lalu, atau tepatnya tanggal 22 Agustus 2018, saya sempat mengabadikan fenomena astronomi langka berupa tampaknya empat planet sekaligus di langit malam. Keempat planet itu seolah-olah membentuk semacam untaian kalung yang sangat indah di langit. Berikut ini adalah fotonya.

.

 

.

Karena tidak dapat dimuat dalam satu foto saja, maka saya membaginya menjadi dua foto. Foto yang satu memuat gambar Bulan, Mars, dan Saturnus. Sedangkan foto satunya lagi memuat gambar Yupiter serta Venus. Sebenarnya antara Bulan dan Mars terdapat Pluto. Hanya saja, Pluto tidak dapat kita saksikan tanpa teleskop.

.

Berikut ini adalah kedudukan planet-planet tersebut pada berbagai rasi bintang menurut aplikasi Skymap.

.

 

.

Sebagai pelengkap, saya akan membahas makna fenomena alam tersebut menurut ilmu Astrologi. Kita akan membuat bagan Astrologi bagi fenomena itu terlebih dahulu.

.

 

.

Berdasarkan bagan di atas, saya akan memaknainya sebagai berikut. Orang-orang yang berniat tidak baik dan melakukan berbagai kejahatan atau kesalahan akan dengan cepat menuai buah perbuatannya. Sebaliknya, orang yang melakukan kebaikan juga akan menuai buah kebajikannya itu dengan cepat. Intinya, buah suatu perbuatan entah baik atau buruk akan hadir lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Karena itu, kita hendaknya semakin berlomba-lomba melakukan kebaikan. Berbagai skandal juga mungkin akan terbongkar. Orang-orang yang berlaku curang dan tidak jujur akan menuai akibatnya. Dengan demikian, penting sekali untuk senantiasa berlaku jujur serta menjauhi segenap kecurangan.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . , . . . 

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

ASTRONOMI: TAHAPAN-TAHAPAN GERHANA BULAN TOTAL 28 JULI 2018

ASTRONOMI: TAHAPAN-TAHAPAN GERHANA BULAN TOTAL 28 JULI 2018

.

Ivan Taniputera.

22 Agustus 2018.

.

Kembali suatu peristiwa alam menarik dapat disaksikan dari kota Semarang, Jawa Tengah; yakni gerhana bulan total tanggal 27 Juli 2018. Kali ini langit cukup cerah, sehingga kita dapat menyaksikannya dengan jelas. Karena merupakan peristiwa alam yang menarik saya akan membuat bagan tahapan-tahapan terjadinya gerhana dalam satu gambar. Pada gambar tersebut, kita akan dapat menyaksikan gerak relatif umbra dan penumbra bumi yang menutupi bulan. Berikut ini adalah hasilnya.

.

.

.

.

.

.

.

ASTRONOMI: CONJUNCTION BULAN DAN MARS

ASTRONOMI: CONJUNCTION BULAN DAN MARS.

.

Ivan Taniputera.

1 Juli 2018.

.

Saat ini kita dapat menyaksikan fenomena Astronomi berupa Conjunction antara Bulan dan Mars. Saya berkesempatan mengabadikan fenomena tersebut sebagai berikut.

.

Berikut ini adalah peta langit saat terjadinya fenomena tersebut.

.

.

Sebenarnya fenomena di atas bukanlah sesuatu yang langka. Dalam tahun ini masih akan terjadi kembali Conjunction antara Bulan dan Mars. Berikut ini adalah tanggal-tanggalnya.

.

27 Juli 2018.

23 Agustus 2018.

20 September 2018.

16 November 2018.

15 Desember 2018.

.

Dengan demikian peristiwanya adalah kurang lebih sebulan sekali.

ASTRONOMI: FOTO RASI BINTANG GUBUG PENCENG DAN WULANJAR NGIRIM

ASTRONOMI: FOTO RASI BINTANG GUBUG PENCENG DAN WULANJAR NGIRIM.

.

Ivan Taniputera.

5 Juli 2018.

.

Dalam perjalanan pulang ke rumah, saya mendongak ke langit dan mengenali rasi bintang Gubug Penceng dan Wulanjar Ngirim. Untuk sekedar dokumentasi, saya memotret kedua rasi bintang tersebut.

.

 

.

Sayangnya, karena kamera kurang mendukung atau cahaya sekitar terlampau terang, foto yang dihasilkan kurang begitu jelas. Hanya satu bintang rasi Crux yang tampak. Meskipun demikian, cukup untuk sekedar dokumentasi.

.

Rasi bintang Gubug Penceng dan Wulanjar Ngirim merupakan rasi-rasi bintang tradisional Jawa. Dalam ilmu Astronomi modern, ia dikenal sebagai Rasi Bintang Crux. Sementara itu, Rasi Bintang Wulanjar Ngirim merupakan bagian Rasi Bintang Centaurus.