FENOMENA GAIB: UANG BERUBAH MENJADI DAUN

FENOMENA GAIB: UANG BERUBAH MENJADI DAUN.

.

Ivan Taniputera.

16 November 2018.

.

.

Beberapa waktu yang lalu, saya berbelanja kue-kue di kedai langganan saya yang terletak di pasar. Ketika itu, penjualnya mengisahkan pada saya kejadian yang baru saja dialaminya beberapa hari sebelumnya.

.

Kejadiannya berlangsung sekitar pukul 8 malam. Seseorang yang baru kali itu berbelanja di tokonya memborong cukup banyak kue. Setelah dihitung jumlah keseluruhan harga kue yang harus dibayar adalah Rp. 120.000,-. Orang itu membayar sejumlah yang diminta penjual. Setelah melakukan pembayaran pembeli tersebut segera berlalu. Penjual kue langganan saya lalu meletakkan uang pembayaran di atas mejanya. Beberapa saat kemudian, ia kembali ke mejanya guna memasukkan uang itu ke dalam kas. Setelah mengamati dengan seksama, ia sangat terkejut karena apa yang sebelumnya dirasa sebagai lembaran uang Rp. 100.000,- telah berubah menjadi daun. Sementara itu, lembaran uang Rp. 20.000- nya masih tetap berupa uang. Ia menduga bahwa pembeli itu adalah makhluk halus, karena memang sering tersebar cerita bahwa makhluk halus konon membayar dengan daun.

.

Saya lalu memberikan analisa sebagai berikut berdasarkan logika. Pembeli itu bukanlah makhluk halus, melainkan manusia biasa. Ia menggunakan semacam ilmu gendam atau hipnotis guna menipu penjual kue. Logikanya, bila benar itu adalah makhluk halus, mengapa uang Rp. 20.000,-nya tidak turut berubah? Bagaimana mungkin makhluk halus mempunyai lembaran uang Rp. 20.000,-? Jika itu adalah makhluk halus maka tentunya lembaran uang Rp. 20.000,- juga berubah menjadi daun.

.

Menurut pengamatan saya, ilmu gendam atau hipnotis sebenarnya bukanlah sesuatu yang gaib. Ilmu semacam itu bekerja menggunakan trik psikologis atau ilmu kejiwaan. Ilmu tersebut mencari celah berupa kelengahan seseorang. Saat pikiran seseorang sedang lengah, kosong, atau terpusat pada hal-hal lainnya, ia mungkin tidak begitu memperhatikan lagi realita di sekelilingnya. Mungkin saat itu penjual sedang merasa kegirangan karena ada orang memborong kuenya. Apalagi saat itu sudah malam dan sebentar lagi ia akan tutup. Mungkin ia sudah ingin pulang ke rumahnya. Celah-celah semacam itulah yang dipergunakan oleh penipu. Dengan demikian, ilmu ini sebenarnya akan lebih efektif saat malam hari, dimana perhatian seseorang sedang dalam keadaan lemah.

.

Tentu saja, seseorang yang mempraktikkan ilmu jahat semacam ini mempunyai trik-trik pula untuk mengalihkan perhatian orang lain. Memang pembeli itu meski baru saja dikenal menampilkan dirinya sebagai sosok yang pandai bercerita. Sambil menunjuk kue-kue yang hendak dibelinya, ia terus saja bercerita. Sebagai tambahan, seseorang yang sudah rutin menghadapi suatu kegiatan, biasanya akan menurun pula perhatiannya terhadap rutinitas tersebut. Mungkin karena sudah terbiasa menerima uang hasil pembelian barang dagangannya, ia tidak melihat dengan seksama lagi uang yang diterimanya. Lembaran uang Rp. 20.000,- itu nampaknya hanya sebagai pemancing saja agar penjual tidak merasa curiga. Kemungkinan besar lembaran uang Rp.20.000,- itu diletakkan di bagian atas agar terlihat oleh penjual. Tekstur kekasaran permukaan daun juga tidak berbeda jauh dengan tekstur kekasaran lembaran uang. Itulah sebabnya, begitu menerima dengan tangannya, ia langsung yakin bahwa apa yang dipegangnya itu adalah uang. Ditambah lagi ia merasa kegirangan karena kuenya diborong.

.

Tanpa pengaruh gendam pun, kita sesungguhnya sudah sering mengalami hal-hal semacam itu, khususnya terkait sesuatu yang rutin kita lakukan. Sebagai contoh, kita merasa sudah membawa barang yang biasa kita perlukan di dalam tas kerja kita, tetapi ternyata barang tersebut masih tertinggal di rumah. Saat tiba di kantor, kita kebingungan karena barang yang biasa kita bawa tidak ada dalam tas kerja kita. Kita merasa sangat yakin bahwa kita sudah membawanya. Ini adalah fenomena yang wajar terjadi. Contoh lain, kadang-kadang saat membeli sesuatu, sewaktu tiba di rumah kita baru menyadari telah membawa pulang barang yang keliru. Padahal kita sebelumnya yakin telah membawa barang yang benar. Kelengahan-kelengahan semacam ini bukan merupakan sesuatu yang aneh. Siapa saja pasti pernah mengalaminya.

.

Lalu bagaimanakah cara menghindari hal-hal semacam itu? Caranya adalah dengan berusaha tetap waspada dan sadar. Jangan melamun. Ini memang kedengarannya saja mudah. Anda barangkali membantah dengan mengatakan dalam hati bahwa ini hanya sekedar teori saja. Seseorang yang sudah berniat menipu dengan ilmu gendam tentunya sudah memiliki trik-trik khusus guna mengalihkan perhatian Anda. Mereka pasti memainkan trik psikologis dengan piawainya. Meski hanya sekedar teori, namun apa salahnya jika Anda mencoba tetap waspada dan sadar setiap saat? Lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali. Jangan mudah percaya dengan seseorang. Apabila Anda merasa kekuatan perhatian Anda telah melemah, cobalah mencubit tangan Anda sendiri. Itu akan memperkuat perhatian dan kewaspadaan Anda lagi.

.

Kita hendaknya jangan mempraktikkan ilmu semacam ini. Kita hendaknya tidak merugikan orang lain. Segenap kejahatan yang kita lakukan pasti akan berpulang pada diri kita sendiri. Lebih baik adalah menghindari segenap kejahatan. Akibat atau buah kejahatan seringkali sungguh mengerikan.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . 

.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Advertisements

KISAH-KISAH GAIB LIAOZHAI: HANTU SUNGAI YANG BAIK

KISAH-KISAH GAIB LIAOZHAI: HANTU SUNGAI YANG BAIK.

.

Ivan Taniputera.

18 Juli 2018.

.

Kisah ini saya ambil dari sebuah karya klasik China berjudul “Kisah-kisah Gaib Liaozhai” atau 聊齋誌異 (Liaozhai Zhiyi). Sebenarnya kalau kita terjemahkan secara harafiah, maka Liaozhai Zhiyi dapat diartikan sebagai “Catatan Pembicaraan di Kamar Belajar Liao Mengenai Hal-hal Aneh.” Isinya adalah kisah-kisah gaib terkait hantu, siluman serigala, peri, dan lain sebagainya. Karya klasik ini ditulis oleh Pu Songling (蒲松齡, 1640-1715) yang hidup semasa Dinasti Qing. Berikut ini adalah salah satu kisah yang terdapat dalam karya klasik tersebut.

.

Terdapat seorang nelayan bernama Xu yang tinggal di bagian utara Zizhou. Setiap malam, ia pergi menangkap ikan dengan membawa arak. Saat menangkap ikan, ia selalu menuangkan arak ke sungai, seraya berkata, “Minumlah kalian, wahai arwah-arwah orang yang tenggelam.” Demikianlah yang dilakukannya setiap malam. Ajaibnya, ketika para nelayan lain mendapatkan sedikit tangkapan, ia selalu memperoleh banyak ikan.

.

Suatu malam, muncul seorang pemuda yang berjalan mondar mandir di dekat nelayan tersebut. Ia lalu menawarkan pemuda itu secawan arak yang diterima dengan senang hati. Anak muda itu menemani sang nelayan mengobrol hingga pagi hari. Malam-malam selanjutnya pemuda itu terus menerus muncul menemani Xu. Suatu malam, Xu hanya mendapatkan sedikit ikan saja dan ia hampir putus asa. Pemuda tersebut menawarkan bahwa ia akan pergi sedikit ke hilir sungai dan menggiring ikan-ikan ke jaring Xu. Xu menyetujuinya dan berpesan agar ia berhati-hati. Tidak lama kemudian, ia mendengar suara ribut dan benar saja jalanya dipenuhinya oleh ikan-ikan besar.

.

Xu merasa bergembira dan menawarkan separuh hasil tangkapannya pada pemuda tersebut; namun ditolak. Ia merasa senang membantu Xu dan menyatakan bahwa ia telah menerima banyak kebaikan dari sang nelayan. Ia menawarkan bantuan seperti itu, apabila Xu bersedia menerimanya. Xu merasa bingung karena ia merasa belum pernah berjumpa dengan pemuda tersebut dan melakukan kebaikan padanya. Ia menyatakan penyesalannya karena tidak dapat membalas bantuan pemuda itu secara sepadan. Sebelum berpisah Xu menanyakan nama pemuda itu yang dijawab bahwa ia bernama Wang Liulang. Keesokan harinya Xu menjual ikan-ikan hasil tangkapannya dan membeli lebih banyak arak.

.

Beberapa bulan kemudian saat tiba di tepi sungai, Xu menyaksikan sahabatnya itu telah menunggu. Mereka berbincang-bincang seperti biasa, namun Wang mengatakan bahwa itu mungkin merupakan pertemuan terakhir mereka. Dengan sedih, Xu menanyakan mengapa demikian halnya. Wang membuka rahasianya selama ini dengan mengatakan bahwa ia sesungguhnya adalah hantu penunggu sungai tersebut. Ia menjadi hantu karena tenggelam di sungai. Selama ini, ia telah membantu Xu menangkap ikan. Masanya menjadi hantu penunggu sungai telah berakhir dan ia akan terlahir kembali sebagai manusia. Besok akan tiba orang menggantikannya sebagai hantu penunggu sungai. Wang menambahkan bahwa bahwa seorang wanita akan mati tenggelam di sungai tersebut dan menjadi penggantinya. Ketika fajar menyingsing mereka berpisah dengan penuh kesedihan. Kendati demikian, Xu juga merasa senang karena sahabatnya akan terbebas dari menjadi hantu penunggu sungai.

.

Keesokan harinya, memang benar terdapat seorang wanita yang berjalan menuju tepi sungai sambil menggendong anaknya. Ia terpeleset dan terjatuh ke sungai. Tetapi berhasil mendorong anaknya ke tepian. Wanita itu tampak timbul tenggelam di sungai, sebelum akhirnya berhasil meraih tepian sungai dan selamat. Setelah beristirahat sejenak ia bangkit, menggendong anaknya, dan segera berlalu dari tempat tersebut. Xu sebenarnya ingin sekali menolong wanita itu, tetapi mengurungkan niatnya karena teringat pada hantu sungai sahabatnya tersebut. Jika menyelamatkan wanita itu, maka sahabatnya tidak memperoleh pengganti, sehingga tidak dapat terlahir kembali sebagai manusia.

.

Malam harinya, Xu pergi menangkap ikan seperti biasa. Tidak lama kemudian, sahabatnya itu muncul dan mengatakan, “Kita tidak jadi berpisah.” Xu menanyakan mengapa demikian. Wang menjawab bahwa ia merasa kasihan pada wanita tersebut, apalagi ia telah mempunyai anak. Apabila mementingkan dirinya saja, maka anak itu pastilah akan turut menderita. Mungkin sekali anak itu juga akan mati tanpa ibunya. Dengan menyelamatkan ibunya, maka ia telah menyelamatkan pula dua nyawa. Wang menambahkan bahwa ia belum mengetahui kapan tiba kesempatan berikutnya. Xu memuji Wang dan mengatakan bahwa kebaikan hatinya itu akan menggerakkan Langit.

.

Beberapa waktu kemudian, Wang seperti sebelumnya mengucapkan salam perpisahan pada Xu. Sang nelayan berpikir bahwa mungkin ia telah kembali menemukan penggantinya. Tetapi Wang menjelaskan bahwa kebaikannya itu telah menggerakkan Langit dan ia kini diangkat sebagai dewa kota (城隍神, Chenghuangshen) Wuchen yang terletak di wilayah Zhaoyuan. Besok ia akan mulai memangku jabatan barunya tersebut. Wang mengundang Xu agar menjumpainya di kuil dewa kota Wuchen.

.

Saat Xu berniat mengadakan perjalanan ke Wuchen, istrinya mengejeknya dengan berkata, “Meski engkau dapat menjumpai kuil itu, apakah engkau dapat berbicara dengan rupang dewa?” Meskipun demikian, Xu tidak peduli dan ia tetap mengadakan perjalanan. Setibanya di Zhaoyuan, ia mendapati dari warga setempat bahwa memang benar terdapat kota bernama Wuchen. Xu segera berjalan ke sana dan berjumpa dengan walikota Wuchen. Walikota menanyakan apakah benar namanya adalah Xu dan ia berasal dari Zizhou. Xu menjawab bahwa memang benar demikian halnya dan menanyakan bagaimana mungkin ia mengetahuinya. Tanpa menjawab sepatah kata pun, ia mengajak Xu masuk ke dalam ruangan kuil. Di sana telah berkumpul banyak warga setempat yang mengatakan bahwa mereka semua telah bermimpi menyaksikan sesosok dewa mengenakan busana kebesarannya. Dewa itu berpesan agar bila ada orang bernama Xu yang berasal dari Zizhou, mereka hendaknya menyambut dengan baik serta memberinya banyak hadiah.

.

Di hadapan altar dewa, Xu lantas mengucapkan terima kasih atas hadiah-hadiah tersebut dan memohon agar dewa kota bersedia menerima persembahannya berupa secangkir arak, seperti saat mereka berbincang-bincang di tepi sungai dahulu. Ia membakar pula banyak uang kertas. Tiba-tiba saja berhembus angin kencang yang setelah itu reda dan keadaan menjadi tenang kembali. Malam harinya, Xu mendapatkan mimpi berjumpa dengan sahabatnya yang kini berpenampilan beda dibandingkan sebelumnya. Kini ia nampak agung dengan jubah kedewaannya. Wang menyesalkan bahwa kini karena kedudukannya sebagai dewa, ia tidak dapat lagi menjumpai Xu seperti biasanya; tetapi ia akan tetap menolong Xu tatkala diperlukan.

.

Xu kemudian kembali ke tempat kediamannya dengan diantar oleh para warga kota. Ketika tiba di pinggiran kota, mereka berpisah dan warga kota kembali ke rumah masing-masing. Saat itu, Xu berpesan agar Wang menjaga warga kota Wuchen dengan baik.

.

Setibanya kembali di kampung halamannya, berkat hadiah-hadiah tersebut Xu menjadi orang berada. Setiap kali berjumpa dengan orang yang berasal dari Zhaoyuan ia selalu bertanya mengenai dewa kota Wuchen. Mereka menjawab bahwa dewa kota tersebut sangat murah hati.

.

Barangkali pesan moral yang dapat diperoleh dari kisah ini adalah sikap saling tolong menolong. Begitu pula dengan semangat rela berkorban sebagaimana yang diperlihatkan oleh Wang. Ia tidak mau mengorbankan orang lain demi kepentingannya sendiri.

.

Meskipun demikian, jika kita renungkan lebih mendalam, maka dari kisah ini kita juga dapat memahami bahwa kehidupan itu pada hakikatnya serba tidak memuaskan. Artinya, sulit bagi kita mendapatkan suatu pemecahan masalah yang menguntungkan semua pihak. Sepintas memang bantuan Wang dalam menangkap ikan itu menguntungkan Xu; tetapi tidakkah itu merupakan kemalangan bagi ikan-ikan yang ditangkap? Dengan membiarkan wanita itu tenggelam, memang hal tersebut akan baik bagi sahabatnya; tetapi tidak demikain bagi wanita beserta anaknya. Padahal Xu seharusnya dapat menolong wanita itu, namun ia membiarkannya saja. Jika Xu menolongnya, maka itu merupakan kekejaman terhadap Wang. Namun bila Xu membiarkannya saja tenggelam, maka hal tersebut merupakan kekejaman bagi wanita itu. Tidak ada pemecahan yang 100 persen memuaskan. Sesungguhnya, ini merupakan masalah moral yang sangat pelik dan rumit. Para ahli filsafat hingga saat ini pun belum berhasil memberikan jawaban memuaskan.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . , . . .

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

KISAH-KISAH GAIB LIAOZHAI: MAKHLUK HALUS TIDAK SELALU JAHAT

KISAH-KISAH GAIB LIAOZHAI: MAKHLUK HALUS TIDAK SELALU JAHAT.

.

Ivan Taniputera.

18 Juli 2018.

.

 

.

Kisah ini saya ambil dari sebuah karya klasik China berjudul “Kisah-kisah Gaib Liaozhai” atau 聊齋誌異 (Liaozhai Zhiyi). Sebenarnya kalau kita terjemahkan secara harafiah, maka Liaozhai Zhiyi dapat diartikan sebagai “Catatan Pembicaraan di Kamar Belajar Liao Mengenai Hal-hal Aneh.” Isinya adalah kisah-kisah gaib terkait hantu, siluman serigala, peri, dan lain sebagainya. Karya klasik ini ditulis oleh Pu Songling (蒲松齡, 1640-1715) yang hidup semasa Dinasti Qing. Berikut ini adalah salah satu kisah yang terdapat dalam karya klasik tersebut.

.

Seorang petugas diutus oleh gubernur Hunan (nama salah satu provinsi di China) mengantar 600.000 uang perak ke ibu kota. Di tengah jalan ia dihadang oleh badai dan hujan lebat, sehingga terpaksa bermalam di sebuah kuil tua. Kendati demikian, pagi harinya ia mendapati bahwa uang tersebut telah lenyap. Dengan ketakutan, ia beserta anak buahnya kembali ke kantor gubernur di Changsha (ibukota Provinsi Hunan) dan melaporkan apa yang terjadi. Pada mulanya, gubernur tidak percaya dan berniat menjatuhkan hukuman berat padanya. Namun seluruh anak buahnya lalu membenarkan hal tersebut. Petugas itu lalu meminta izin mencari uang perak yang hilang.

.

Sang petugas kembali ke kuil tua dan berjumpa dengan seorang lanjut usia yang penampilannya nampak luar biasa. Kakek itu kelihatannya sanggup membaca pikiran orang lain dan mengatakan bahwa sang petugas pergi ke sana untuk mencari uang yang hilang. Sang petugas dengan sedih mengisahkan apa yang terjadi. Kakek itu kemudian memanggil tandu beserta para pengusungnya dan memerintahkan agar sang petugas berserta seluruh anak buahnya mengikuti ke mana ia pergi.

.

Mengikuti kakek tersebut selama lima hari, setelah melewati barisan pegunungan tibalah mereka di sebuah kota besar. Kakek itu membawa mereka ke pintu gerbang menghadap barat dan memerintahkan sang petugas beserta anak buahnya agar mengetuk pintu tersebut. Seseorang berpakaian zaman Dinasti Han membukakan pintu dan setelah petugas itu memberitahukan asal usul beserta tujuan kedatangannya, ia berjanji akan membantu sang petugas dalam beberapa hari ke depan.

.

Petugas beserta rombongan disediakan tempat kediaman pada sebuah gedung dan mereka memperoleh makanan serta minuman setiap harinya. Suatu kali sang petugas berjalan-jalan di gedung tersebut dan menjumpai taman yang indah. Ia melanjutkan perjalanannya dan tiba di sebuah bangunan, tempat di mana tergantung beberapa kulit manusia lengkap dengan mata, hidung, telinga, beserta jantungnya. Sang petugas merasa ketakutan dan segera berlari kembali ke kamarnya. Ia berpikir melarikan diri, namun merasa bahwa hal tersebut tiada gunanya.

.

Keesokan harinya, orang yang berjanji membantu sang petugas muncul, dan menyatakan bahwa inilah waktunya menghadap raja. Raja itu mengenakan hiasan dari mutiara dan duduk di singgasananya yang menghadap selatan. Raja mengatakan bahwa di istananya harta kekayaan sangat berlimpah dan jumlah uang yang dibawa oleh sang petugas tidak ada artinya jika dibandingkan kekayaan di tempat tersebut. Namun ia tidak keberatan menerima sedikit persembahan dari gubernur. Mendengar hal itu, sang petugas menangis dan mengatakan bahwa ia akan dihukum bila tidak berhasil membawa uangnya kembali. Selain itu, gubernur pasti tidak akan mempercayai cerita tidak masuk akal tersebut.

.

Raja mengatakan bahwa ia tidak perlu takut dan memberikan sebuah bungkusan berisi surat yang nampak tebal. Ia berpesan agar bila gubernur tetap menjatuhkan hukuman, berikan saja surat itu padanya. Segala seuatu akan beres. Setelah itu, raja menitahkan pengawalnya mengantar mereka pulang. Rombongan petugas melalui jalan yang belum pernah mereka lalui sebelumnya dan di akhir barisan pegunungan para pengikut raja meninggalkan mereka.

.

Tidak berapa lama, mereka tiba kembali di Changsha. Mendengar penuturan sang petugas, gubernur menjadi sangat marah dan memerintahkan agar ia ditangkap. Saat itu, gubernur meraih bungkusan surat di saku sang petugas dan setelah membacanya wajah gubernur menjadi pucat serta sangat ketakutan. Selain surat di dalamnya terdapat potongan rambut.

.

Surat itu kurang lebih berbunyi sebagai berikut:

.

“Selama memangku jabatanmu engkau telah berlaku curang dan jahat. Uang yang hilang itu adalah hasil kecuranganmu dan kini aman bersama kami. Petugas yang engkau utus itu tidak bersalah dan janganlah menghukumnya. Lama sebelumnya, kami telah mengirimkan peringatan bagimu; yakni dengan mengambil rambut istrimu. Apabila engkau kini masih mengabaikan peringatan kami, maka tidak lama lagi engkau akan mengalami kemalangan akibat kejahatanmu. Sebagai bukti, bersama surat ini kami mengirimkan kembali rambut istrimu.”

.

Gubernur memerintahkan agar petugas itu dibebaskan. Tidak lama kemudian, gubernur jatuh sakit dan meninggal.

.

Agar jelas, kita akan melakukan kilas balik. Lama sebelumnya, terjadilah peristiwa aneh yang menimpa istri gubernur. Saat bangun tidur, ia mendapati bahwa rambutnya telah lenyap secara keseluruhan dan kepalanya menjadi botak, seolah-olah telah dicukur. Namun tidak terdapat tanda-tanda bahwa seseorang telah memasuki kamar mereka. Peristiwa itu tetap menjadi misteri hingga terjadinya hal aneh di atas.

.

Beberapa waktu setelah meninggalnya gubernur, orang-orang yang merasa penasaran mencoba menelusuri lokasi sebagaimana dituturkan sang petugas. Namun mereka hanya menjumpai kawasan pegunungan tidak berpenghuni yang sunyi dan terpencil.

.

Berdasarkan kisah ini, tidak semua makhluk halus berniat jahat pada manusia. Beberapa di antara mereka ingin menegakkan keadilan. Barangkali pesan moral yang dibawakan adalah kita hendaknya menjalankan tugas kita dengan penuh kejujuran beserta keadilan.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . , . . .

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

PESUGIHAN KANDANG BUBRAH DI DUNIA TIMUR DAN BARAT: SUATU PERBANDINGAN

PESUGIHAN KANDANG BUBRAH DI DUNIA TIMUR DAN BARAT: SUATU PERBANDINGAN.

.

Ivan Taniputera.

9 Maret 2018.

.

 

.

 

Pada kesempatan kali ini, saya akan mengulas mengenai suatu jenis pesugihan yang disebut dengan Kandang Bubrah. Secara harafiah, Kandang Bubrah dapat diterjemahkan sebagai “kandang yang tidak selesai.” Pertama-tama, perlu dijelaskan secara singkat apa yang disebut sebagai pesugihan itu. Pesugihan adalah metoda mendapatkan kekayaan dengan tanpa bekerja keras, melainkan melalui bantuan makhluk halus. Biasanya terdapat tempat-tempat tertentu untuk memohon pesugihan. Tentu saja, pesugihan tidaklah cuma-cuma. Ada harga atau tumbal yang harus dibayar. Harga yang harus dibayar tersebut berbeda-beda dan tergantung jenis pesugihannya.

.

Orang yang menjalankan pesugihan jenis ini biasanya akan terus menerus membangun rumahnya. Bisa dengan terus menerus menambah ruangan baru atau menghancurkan dan membangun ulang bagian rumah yang sudah ada. Demikianlah, berlangsung terus menerus hingga orang itu meninggal. Rumah harus terus dibangun tanpa henti hingga seolah-olah tidak pernah selesai. Dengan menempuh laku semacam ini, rejeki konon akan terus berdatangan bagi orang tersebut. Meskipun demikian, setelah meninggal orang itu akan menjadi bagian sebuah kandang. Ia dapat menjadi tiang, atap, atau landasan kandang tersebut di alam kematiannya. Itulah harga yang harus dibayarnya.

.

Uniknya, di Dunia Barat atau tepatnya di Amerika Serikat terdapat kisah senada. Di San Jose, California, Amerika Serikat, terdapat apa yang dikenal sebagai Rumah Misteri Winchester (Winchester Mystery House). Kisahnya adalah sebagai berikut. Oliver Winchester (1810-1880) adalah pemilik pabrik senjata terkemuka bernama Winchester Repeating Arm Company. Oliver wafat pada tahun 1880 karena penyakit paru-paru. Beberapa bulan kemudian menyusul puteranya bernama William Wirt Winchester. Seorang cenayang mengatakan pada Sarah, istri Oliver Winchester, bahwa kematian beruntun itu diakibatkan oleh kutukan arwah-arwah korban senjata yang dibuat oleh pabrik senjata Winchester. Cenayang itu menyarankan agar ia berpindah ke arah Barat dan membangun sebuah rumah bagi para arwah korban senjata buatan suaminya.

.

Sarah memenuhi anjuran cenayang itu dan meninggalkan Boston menuju ke California. Pada tahun 1884, ia membeli sebuah rumah pertanian belum selesai yang kelak dibangunnya menjadi Rumah Misteri Winchester. Para pekerja membangunnya siang dan malam. Ruangan-ruangan baru terus ditambahkan, sehingga rumah itu menjadi bangunan bertingkat tujuh. Rancangannya juga seringkali terkesan aneh menurut pandangan umum di masa itu. Hingga kematian Sarah, rumah itu masih belum selesai dibangun. Akibat gempa bumi pada tahun 1906, bangunannya mengalami kerusakan, sehingga tersisa empat tingkat saja. Rumah itu kurang lebih mempunyai 161 ruangan, di antaranya 40 kamar tidur. Untuk mengecoh arwah-arwah, konon Sarah Winchester tidur di kamar berbeda setiap malamnya. Kini Rumah Misteri Winchester menjadi salah satu obyek wisata di California.

.

Meski sama-sama tidak pernah selesai dibangun hingga hari kematian pemiliknya, terdapat perbedaan di sini. Tujuan Sarah Winchester terus menerus membangun rumahnya bukanlah untuk mencari kekayaan dengan bantuan makhluk halus, melainkan demi menenangkan arwah-arwah korban senjata buatan pabrik suaminya. Jadi, perbedaan keduanya sangat mendasar.

.

Berdasarkan kisah ini, kita hendaknya mencari kekayaan dengan jalan kerja keras dan bukan melalui jalan pintas.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . 

.

 

 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

ILMU GAIB JAHAT: MEMBUAT TEMPAT USAHA SAINGAN KELIHATAN TERUS MENERUS TUTUP

ILMU GAIB JAHAT: MEMBUAT TEMPAT USAHA SAINGAN KELIHATAN TERUS MENERUS TUTUP.

.

Ivan Taniputera.

28 Februari 2018.

.

 
 

.

Saat makan siang di depot langganan saya, saya mendapatkan kisah supranatural sebagai berikut. Saya memang gemar mengumpulkan dan mencatat kisah seperti ini.

.

Pemilik depot menuturkan sebagai berikut. Usaha depot yang sebelumnya ramai tiba-tiba saja hasilnya menurun secara drastis tanpa ia mengetahui penyebabnya. Suatu ketika, tiga orang pelanggannya menelepon dan menanyakan mengapa sudah beberapa hari ini depotnya tutup terus menerus. Pemilik depot merasa terkejut karena selama ini ia buka seperti biasa dan tidak pernah tutup. Apalagi yang mengatakan hal tersebut adalah tiga orang berbeda.

.

Selain itu, ia juga mengalami peristiwa aneh yang tidak seperti biasanya. Nasi yang dimasak jam 04.00 pagi, empat jam kemudian sudah basi dan berubah menjadi air dengan mengeluarkan bau busuk menyengat. Masakan yang dimasaknya juga menjadi basi tidak lama setelah matang.

.

Karena biasanya tidak seperti itu, pemilik depot merasa ada yang tidak beres. Ia yakin bahwa terdapat gangguan supranatural yang menyerang tempat usahanya. Sebagai penangkal, ia lalu meminta hu atau jimat China ke sebuah kelenteng terkemuka. Untungnya, semenjak saat itu tidak pernah lagi terjadi gangguan gaib.

.

Sebenarnya, kisah seperti ini sudah beberapa kali saya dengar. Dahulu saya juga pernah mendengar mengenai rumah makan yang nasinya sekonyong-konyong dapat berubah menjadi kecoklatan. Kasus lain, terdapat depot yang katanya dikirimi makhluk halus oleh saingannya. Pemilik depot jadi sering mendengar suara berdehem, namun tidak ada siapa-siapa.

.

Saya pribadi belum menemukan penjelasan ilmiah yang masuk akal bagi fenomena tersebut. Oleh karenanya, saya tidak akan berkomentar lebih jauh. Tujuan saya hanya mencatat dan berbagi saja kisah-kisah seperti ini. Meskipun demikian, sekali pun ilmu-ilmu semacam ini benar ada, kita sebagai orang yang bermoral dan beragama hendaknya tidak menggunakan cara-cara licik. Kita hendaknya memenangkan persaingan secara wajar.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . 

.

 
 

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

CATATAN TENTANG HAL SUPRANATURAL: DESA DISERANG RIBUAN ULAT

CATATAN TENTANG HAL SUPRANATURAL: DESA DISERANG RIBUAN ULAT.

.

Ivan Taniputera.

25 Februari 2018.

.

Saya baru saja mendengar penuturan mengenai peristiwa supranatural sebagai berikut. Sebagaimana biasanya, saya akan mencatat mengenai peristiwa-peristiwa supranatural apa pun yang saya dengar; khususnya dari sumber langsung, yakni mereka yang mengalaminya sendiri.

.

Peristiwa supranatural kali ini adalah mengenai sebuah desa yang diserang ribuan ulat berwarna hitam karena lalai melakukan ritual selamatan tahunan. Anehnya, ulat-ulat kecil itu hilang saat hari mulai terang, tetapi muncul kembali memasuki rumah-rumah penduduk tatkala hari mulai gelap. Ulat-ulat kecil tersebut tidak menggigit, hanya saja kehadirannya cukup mengganggu.

.

Yang lebih aneh lagi, setelah ritual selamatan akhirnya diselenggarakan, serangan ulat-ulat hitam itu tiba-tiba saja sirna. Semenjak saat itu, ritual selamatan diadakan secara teratur setiap tahunnya dan peritiwa di luar nalar tersebut tidak pernah terjadi kembali.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . 

.

 

 

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

DUA PERISTIWA PERJUMPAAN DENGAN MAKHLUK HALUS

DUA PERISTIWA PERJUMPAAN DENGAN MAKHLUK HALUS.

.

Ivan Taniputera.

4 Maret 2018.

.

 

 

Hari ini saya mendapatkan dua kisah perjumpaan dengan makhluk halus. Seperti biasa, saya akan mencatat dan membagikan kisah-kisah tersebut.

.

KISAH PERTAMA.

.

Jenis sumber: orang pertama atau yang mengalaminya sendiri. Peristiwa ini terjadi pada sekitar bulan Mei 2017.

.

Salah seorang kenalan menuturkan pengalamannya saat mengemudikan kendaraan di kawasan pinggiran kota Semarang sekitar pukul 03.00 dini hari. Kondisi jalan saat itu memang sepi. Tiba-tiba saja ia menyaksikan sosok berambut panjang sedang menunduk. Rambut sosok tersebut tergerai menutup wajahnya. Kenalan saya itu merasa ragu. Ia menyangka bahwa mungkin saja sosok tersebut merupakan begal yang mencoba melakukan aksi kriminalnya dengan cara seperti itu, yakni menimbulkan rasa takut para pengemudi.

.

Ia kemudian menyalakan lampu dim berulang-ulang. Sosok itu kemudian mengangkat rambutnya. Kenalan saya merasa terkejut karena di balik rambut nampak wajah yang mengerikan, yakni seolah-olah baru saja mengalami kecelakaan. Ia segera menekan pedal gas mobil kuat-kuat dan sungguh aneh saat hendak ditabrak, sosok itu tiba-tiba saja lenyap seperti asap. Bulu kuduk kenalan saya langsung berdiri. Ia menyadari bahwa yang dilihatnya adalah benar-benar merupakan penampakan makhluk halus. Dalam hati, ia lalu mengatakan, “Makhluk halus, kalau kamu berniat jahat maka kalau melakukannya ke saya, maka kamu salah alamat. Tetapi kalau kamu berniat baik, bantulah saya dalam pekerjaan.” Lebih aneh lagi, selama beberapa bulan usahanya memang dibanjiri pesanan sehingga tidak sempat beristirahat. Pesanan terus menerus berdatangan. Apakah hal itu ada hubungannya dengan penampakan makhluk halus atau hanya sekedar kebetulan, saya tidak tahu. Tugas saya hanya mencatat saja pengalaman tersebut sebagaimana adanya tanpa berkomentar lebih lanjut.

.

KISAH KEDUA.

.

Jenis sumber: berdasarkan penuturan orang kedua atau kenalan orang yang mengalaminya.

.

Peristiwa ini menimpa seorang pengemudi taksi. Suatu ketika, taksinya dihentikan oleh seorang wanita muda. Ia lalu bertanya, “Hendak diantar ke mana, Mbak?” Wanita muda itu menjawab, “Tidak jauh kok, Pak. Ke Hotel XXX.” Hotel yang dimaksud memang tidak jauh dari kawasan tersebut. Lokasi terjadinya peristiwa kedua ini tidak jauh pula dengan peristiwa pertama di atas. Setibanya di Hotel XXX, wanita itu berkata, “Maaf Pak, dompet saya tertinggal di kamar. Silakan tunggu sebentar, saya akan mengambilnya.” Pengemudi taksi agak kesal dan mengatakan, “Ah, jangan-jangan ini hanya taktikmu saja untuk melarikan diri sehingga tidak perlu membayar ongkos taksi.” Wanitu muda itu menjawab lagi, “Bukan kok, Pak. Jika Anda tidak percaya silakan ikut saya saja mengambil uangnya.” Pengemudi taksi segera mengikuti wanita muda itu dan tiba di kamar nomor 13. Betapa terkejutnya pengemudi taksi, saat menyaksikan wanita muda itu tiba-tiba saja menembus pintu kamar hotel.

.

Ia segera berlari menjumpai resepsionis. Anehnya, resepsionis di hotel tersebut mengatakan bahwa peristiwa semacam itu sebelumnya sudah pernah terjadi berulang kali. Ia mengatakan bahwa tadi ia memang menyaksikan pengemudi taksi itu berjalan masuk ke hotel, namun sendirian tanpa ditemani seorang pun. Sayangnya, saya tidak mendapatkan informasi lebih lanjut mengapa makhluk halus itu senantiasa menghilang masuk ke kamar nomor 13.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . 

.

 

 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.