MERAMALKAN APAKAH SUATU PEKERJAAN PERLU DILAKUKAN DENGAN MENGGUNAKAN METODA RAMALAN PETANGAN 3D

MERAMALKAN APAKAH SUATU PEKERJAAN PERLU DILAKUKAN DENGAN MENGGUNAKAN METODA RAMALAN PETANGAN 3D

Ivan Taniputera

14 Juni 2015

 

Salah seorang teman menanyakan apakah suatu pekerjaan perlu dilakukan atau tidak. Saya akan menggunakan ramalan petangan 3D, dimana pertanyaan ini sesuai dengan pertanyaan nomor 1 : Pakerdjahan: lakukan  atau tidak?

 

Saya lalu mengambil salah satu kartu yang biasa digunakan dalam metoda petangan ini. Didapatkan kartu G hijau.

 

Kita kemudian mengambil papan petangannya. Mencari angka pertanyaan 1, menarik ke kanan yakni ke kolom G hijau; hasilnya adalah syair nomor 9.

 
 

Selanjutnya, kita membuka lembaran jawaban ramalan petangan 3D, bagian G hijau, syair nomor 9:

 

“Minta diramalken apa jang ditanja.

Oeroengin atawa djadi, mana baeknja.

Dalem itoe doea, satoe antaranja.

Pikir dan rasa, bagimana baeknja.

 

Ini waktoe pakerdja’an soesa.

Baek di kota atawa desa-desa,

Djangan dengerin moeloet berbisa,

Jang maoe dioeroengin dengen paksa.”

 

Saya menafsirkan maknanya sebagai berikut. Anda sebenarnya dapat merasakan sendiri apakah hal tersebut hendaknya dilakukan atau tidak. Jadi Anda disarankan menggunakan hati nurani Anda. Meskipun demikian, pekerjaan tersebut saat ini memang sedang memasuki masa sulit. Anda disarankan agar jangan mendengarkan perkataan orang-orang yang berniat jahat atau kurang baik. Mereka hendak membujuk Anda agar mengurungkan niat Anda. Namun, menurut saya ramalan di atas, bukan menyarankan agar membatalkan sama sekali, melainkan mencari waktu yang tepat. Sementara ini, agar jangan bergerak dahulu, melainkan mencari waktu yang tepat.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi:

Advertisements

MERAMALKAN APAKAH PERLU MEMPERBESAR USAHA DENGAN MENGGUNAKAN METODA RAMALAN PETANGAN 3D

MERAMALKAN APAKAH PERLU MEMPERBESAR USAHA DENGAN MENGGUNAKAN METODA RAMALAN PETANGAN 3D

Ivan Taniputera

13 Juni 2015

 

Salah seorang teman menanyakan apakah perlu memperbesar usaha. Saya akan menggunakan ramalan petangan 3D, dimana pertanyaan ini sesuai dengan pertanyaan nomor 2 : Dagangan-perusahaan: besarkan  atau djangan?

 

Saya lalu mengambil salah satu kartu yang biasa digunakan dalam metoda petangan ini. Didapatkan kartu I hijau.

 

Kita kemudian mengambil papan petangannya. Mencari angka pertanyaan 2, menarik ke kanan yakni ke kolom I hijau; hasilnya adalah syair nomor 8.

 
 

Selanjutnya, kita membuka lembaran jawaban ramalan petangan 3D, bagian E merah, syair nomor 9:

 
 

“Beroesaha atawa dagang sama djoega,

Moesti teroeroes baek dan didjaga

Tapi selagi bintang tertoetoep mega,

Jang bisa oentoeng beroeba kaga.

 

Djadi boekan meloeloe dari kapinteran,

Teroetama hokki moesti djadi perantaran.

Zonder itoe, kendati sariboe pikiran,

Kendati dibesarken, bisa djadi kapiran.”

 

Oleh karena itu, berdasarkan syair di atas, maka saat ini bukan berupakan saat yang tepat meluaskan usaha. Saat ini peruntungan yang cerah belum kelihatan. Ibaratnya seperti bintang tertutup awan. Mesti awalnya bisa beruntung, tetapi akhirnya malah rugi. Anda tidak hanya dapat mengandalkan kepandaian, namun keberuntungan juga perlu. 

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi:

 

MERAMALKAN BAGAIMANA MEMPEROLEH MODAL USAHA DENGAN MENGGUNAKAN METODA RAMALAN PETANGAN 3D

MERAMALKAN BAGAIMANA MEMPEROLEH MODAL USAHA DENGAN MENGGUNAKAN METODA RAMALAN PETANGAN 3D

Ivan Taniputera

13 Juni 2015

 

Salah seorang teman menanyakan mengenai bagaimana mendapatkan modal. Saya lalu menggunakan ramalan petangan 3D, dimana pertanyaan ini sesuai dengan pertanyaan nomor 3 : Kapitaal dagang: tjara dapatkannja?

 

Saya lalu mengambil salah satu kartu yang biasa digunakan dalam metoda petangan ini. Didapatkan kartu E merah. 

 

Kita kemudian mengambil papan petangannya. Mencari angka pertanyaan 3, menarik ke kanan yakni ke kolom E merah; hasilnya adalah syair nomor 8.

 
 

Selanjutnya, kita membuka lembaran jawaban ramalan petangan 3D, bagian E merah, syair nomor 8:

 

“Maskipoen di tempat jang lapang,

Tjari modal dagang boekannja gampang.

Jang maoe kasi doega’annja menjimpang,

Tida dikombalikan jang diboeat slempang.

 

Tjoema dari toeloengannja familie.

Minta pindjem satjara tjengli,

Tapi djoega moesti dipili,

Djangan toebroek memboeta toeli.”

 

Berdasarkan syair di atas, maka dapat ditafsirkan bahwa pihak-pihak atau sesuatu yang harapan Anda dapat menjadi sumber modal, ternyata justru tidak dapat memberikannya. Ini tidak hanya mengacu pada orang saja, tetapi bisa juga berupa benda. Misalnya Anda berharap menjual tanah atau benda berharga, tetapi justru tidak dapat laku. Intinya adalah apa yang diharapkan, ternyata justru tidak dapat diandalkan. 

Kini Anda disarankan agar meminta bantuan dari keluarga, namun tidak dapat banyak-banyak. Selain itu disarankan agar memilih anggota keluarga yang tepat.

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, Fengshu, dan lain sebagainya silakan kunjungi:

 

BUKU RAMALAN PETANGAN UNIK 3D

BUKU RAMALAN PETANGAN UNIK 3D

Ivan Taniputera

13 Juni 2015

 
 

Judul: Petangan 3-D

Penulis: –

Penerbit: Badan Penerbitan “Sunrise,” Djakarta, sekitar 1940-1950

Jumlah halaman: 104

 

Ini merupakan petangan unik untuk menjawab 24 pertanyaan sebagai berikut:

 
 

Sebagai wahananya adalah dua set kartu berwarna merah dan hijau, dimana masing-masing warna bertulis huruf T, I, G, A, D, dan E.

 
 

Pertama-tama kita memilih salah satu pertanyaan di antara 24 pertanyaan pada daftar. Kemudian kocok kartunya dan tarik salah satu kartu. Misalnya pertanyaan kita adalah nomor 2 (Dagangan-perusahan: besarkan atau djangan?) dan didapatkan kartu I merah. 

 

Kita lalu membuka papan petangannya. Karena papan petangan sudah hilang saya terpaksa merekonstruksinya sendiri sebagai berikut:

 
 

Kita cari angka 2 pada kolom pertanyaan, lalu geser ke kanan hingga kolom I merah. Ternyata kita dapatkan angka 3. Berarti jawabannya adalah syair nomor 3 pada bagian I merah. Selanjutnya, kita buka pada bagian jawaban terkait. Didapatkan syair sebagai berikut:

 

“Kaloe perdagangan moelanja ketjil,

Madjoe pesat seperti larinja kantjil,

Kendati berendeng, bersaing atawa mentjil,

Boleh tamba seantero atawa mentjitjil.

 

Tapi kaloe peroesahan gede,

Modal ditamba dari menggade.

Kaloe roegi berakhir tjade.

Barang terlelang dipoekoelin bende.”

 
 

Dengan demikian metoda ini sangat mudah.

 

Berikut ini adalah daftar isinya.

 
 

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.

 
 

 
 

Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.