PENGALAMAN SUPRANATURAL SEORANG SAHABAT: MENDAPATKAN KONTAK SPIRITUAL DENGAN DEWA

PENGALAMAN SUPRANATURAL SEORANG SAHABAT: MENDAPATKAN KONTAK SPIRITUAL DENGAN DEWA.

.
Ivan Taniputera.
14 April 2020.
.
.
Saya mendapatkan pesan sebagai berikut dari seorang sahabat:
.
“Selamat pagi. Maaf ganggu ko. Saya mau cerita sedikit. Sekitar thn 2005-2006 di bio XXX, selagi saya liam keng di depan altar, tiba² dr kepala sampai badan bergetar hebat, saya tdk bisa bergerak atau bangun. Sdh itu secara bertahap dlm beberapa bln dan thn ada perubahan secara spiritual dan kemampuan healing nya jg keluar. Sedari itu sampai sekarang, kalau saya sedang melakukan healing, liam keng, atau meditasi, kepala bergetar. Kalau kasus pasiennya agak berat atau kadang sewaktu liam keng, dr kepala sampai badan begetar ringan. Saya sdh cari tahu kasus spt saya, tp blm pernah dpt jawaban yg pas. Pernah tahu kasus spt ini ko? Kamsia.”
.
.
Karena ini merupakan sesuatu yang sangat menarik, maka saya meminta izin menuangkannya ke dalam bentuk artikel. Saya akan memberikan tanggapan sebagai berikut. Ini merupakan pengalaman spiritual yang sangat baik. Menandakan adanya kontak batin dengan dewa atau makhluk suci. Para makhluk suci itu hendak menitipkan kemampuan penyembuhan pada sahabat tersebut. Itulah sebabnya, perlu tetap menjalankan meditasi dan pembacaan paritta/sutra dengan teratur. guna menjaga agar aliran energi spiritual tetap berlangsung. Sebagai saran, maka boleh mengambil segenggam abu dari dewa bersangkutan dan dibungkus dalam kantong merah. Selanjutnya kantong diberi tali merah dan dibuat sebagai kalung, yang dapat dikenakan saat melakukan kegiatan penyembuhan. Apabila sedang berada di kamar atau tidak melakukan kegiatan penyembuhan, maka kantong itu dapat digantungkan di sisi tempat tidur, yakni dekat dengan kepala Anda. Dengan kata lain, harus ditaruh di tempat yang terhormat. Tentu saja, pengambilan abu itu harus mendapatkan izin dari dewa bersangkutan. Apabila Anda sudah mempunyai tempat sendiri yang permanen, maka di tempat praktik dapat dipasang altar beserta bendera dewa. Energi spiritual itu akan mengalir makin kuat.
.
Sebagai tambahan, jika para pembaca ada yang mendapatkan pengalaman spiritual senada, penting sekali menjaga keselarasan dengan dewa terkait. Anda perlu mengetahui apa karakteristik dewa tersebut. Sebagai contoh, bila dewa itu menjunjung prinsip keadilan dan kejujuran, maka demikian pula Anda. Jangan melanggar pantangan.
.
Saya juga pernah membaca buku yang memuat pengalaman-pengalaman spiritual senada.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . , . . .

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

VISI ATAU PENGLIHATAN TANGGAL 14 APRIL 2020

VISI ATAU PENGLIHATAN TANGGAL 14 APRIL 2020.

.

Ivan Taniputera.
14 April 2020.
.
Pada hari ini atau tepatnya tanggal 14 April 2020. Saya kembali mendapatkan visi sebagai berikut. Saya menyaksikan kobaran api dari kejauhan. Kelihatannya terjadi suatu kebakaran, yang lokasinya cukup luas. Saya lalu menuangkannya ke dalam gambar sebagai berikut.
.
,
Meski belum mengetahui maknanya, saya akan mencoba mengartikannya sebagai berikut. Kita perlu berhati-hati atau waspada terkait bencana elemen Api. Bencana elemen Api ini ada bermacam-macam, seperti kebakaran, letusan gunung berani, bencana yang melibatkan kobaran api, dan lain sebagainya. Kebakaran di sini dapat berarti kebakaran bangunan dan juga kebakaran hutan. Itulah sebabnya, kita perlu memastikan apakah peralatan listrik dan kompor telah dipadamkan bila telah selesai dipergunakan. Pada masa sekarang ini, kita perlu sangat berhati-hati dalam segala hal. Kendati demikian, kita dapat mengartikan pula perlunya memadamkan api angkara murka dalam diri manusia. Sepanjang sejarah dunia kita telah sering dibakar api angkara murka. Perang dan permusuhan antar negara berkecamuk di sepanjang zaman. Kini sudah saatnya kita memadamkan api angkara murka tersebut. Kita perlu menggantinya dengan semangat persahabatan, cinta kasih, dan kerja sama.
.
Apa yang dipaparkan di atas hanya sekedar ramalan saja dan belum tentu terbukti kebenaran. Yang penting adalah kita terus menerus berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing, agar dunia ini terhindar dari segenap bencana. Kita berdoa pula agar wabah segera berakhir. Marilah kita terus menerus berbuat kebajikan.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . , . . .
.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

TEPATNYA RAMALAN VISI ATAU PENGLIHATAN SAYA: SEBUAH SUPERMARKET DI BALI TERBAKAR

TEPATNYA RAMALAN VISI ATAU PENGLIHATAN SAYA: SEBUAH SUPERMARKET DI BALI TERBAKAR.

.

Ivan Taniputera.

20 Januari 2020.

.

Saya baru saja mendapat kabar mengenai terbakarnya sebuah supermarket di Bali pada hari Kamis tanggal 16 Januari 2020 dini hari . Tidak terdapat korban jiwa dalam bencana kebakaran besar ini, namun diberitakan bahwa kerugiannya mencapai Rp. 40.000.000.000,-. Ternyata pada tanggal 11 Januari 2020 pada artikel berjudul RAMALAN VISI ATAU PENGLIHATAN TANGGAL 11 JANUARI 2020 (link: https://jualbelitanahrumahproperti.wordpress.com/2020/01/11/ramalan-visi-atau-penglihatan-tanggal-11-januari-2020/), saya telah mendapatkan visi atau penglihatan mengenai kebakaran tersebut.

.

.

Apa yang saya ramalkan dalam visi atau penglihatan tersebut sungguh tepat adanya. Kurang lebih seminggu kemudian visi atau penglihatan saya itu sungguh terjadi. Namun itu semua bukan kehebatan saya. Yang terpenting adalah kita senantiasa berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing agar dunia ini dijauhkan dari segenap bencana. Kita harus tetap waspada. Sebelum tidur periksa apakah kompor sudah dipadamkan dan begitu pula dengan peralatan listrik lainnya.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .

.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

PESAN DAN RENUNGAN TANGGAL 05 MARET 2020 TERKAIT WABAH VIRUS CORONA

PESAN DAN RENUNGAN TANGGAL 05 MARET 2020 TERKAIT WABAH VIRUS CORONA.

.

Ivan Taniputera.

8 Maret 2020.

.

 

.

Pada tanggal 5 Maret 2020 yang lalu, sewaktu sedang merenung sambil memandang rembulan, pesan-pesan berikut ini muncul dalam benak saya, yakni terkait wabah Virus Corona. Pertama-tama, kita hendaknya menyadari bahwa peradaban kita ini layaknya istana yang dibangun di atas pasir. Sepintas kelihatan kuat dan kokoh, namun sebenarnya sangat rapuh. Terdapat guncangan sedikit saja, istana itu mudah sekali roboh. Nampak bahwa dampak wabah Virus Corona itu sangat luas dan perekonomian dunia telah terpukul karenanya. Kita perlu menyadari bahwa kita tidak selalu dapat mengandalkan peradaban, yang sungguh sangat rapuh ini. Terdapt banyak hal tidak terduga yang sanggup mengguncangkan dan merobohkannya.

.

Kita perlu mengembangkan pola kehidupan yang lebih dilandasi oleh sikap altruistik dan saling membantu. Seluruh dunia adalah layaknya suatu jaringan yang saling berkaitan. Jika suatu bagian dunia menderita, bagian lain juga secara langsung atau tidak langsung akan mengalami penderitaan pula. Kita juga perlu menetapkan pola kehidupan yang lebih higienis. Kita telah mengetahui bahwa wabah Virus Corona diakibatkan oleh kelelawar. Itulah sebabnya, kita perlu menerapkan pola makan yang sehat dan berbelas kasih. Kita perlu menerapkan batasan-batasan dalam makanan. Kita hendaknya menghindarkan diri dari keserakahan dengan menyantap segala sesuatu. Menyantap hewan liar berupa kelelawar terbukti telah merepotkan hampir seluruh dunia.

.

Selanjutnya, kita menyaksikan pula kebodohan dan keserakahan manusia dalam bentuk pembelian akibat kepanikan (panic buying). Barang-barang menjadi langka dan membumbung tinggi harganya, dimana hal ini dapat menimbulkan keresahan sosial. Terdapat pula pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan penderitaan orang lain dengan menimbun barang. Mereka bersuka cita di atas penderitaan orang lain. Hal ini merupakan sesuatu yang sangat mengerikan. Wabah Virus Corona ini memperlihatkan sisi buruk kepribadian manusia. Hal ini dapat menjadi pelajaran yang berharga. Sudah saatnya umat manusia hidup tidak hanya mementingkan dirinya sendiri saja.

.

Manusia perlu mulai lebih banyak memperhatikan nilai-nilai spiritual dan religius. Yang patut diingat, manusia tidak hanya hidup dari materi saja. Selama ini, dunia terlalu mementingkan materi. Alam dirusak tanpa peduli. Akibatnya justru merugikan manusia sendiri. Terdapat cuaca ekstrem yang mengakibatkan pencairan es di kutub. Berbagai virus juga bermutasi dan menimbulkan berbagai penyakit baru bagi manusia. Semua itu, di antaranya berakar dari kecenderungan manusia dalam merusak alam. Pencemaran lingkungan telah mencapai suatu titik yang ekstrem dan mengerikan. Itulah sebabnya, kita menyadari bahwa perlu sekali terdapat kebangkitan nilai-nilai spiritual dan religius yang akan lebih meningkatkan kesadaran terhadap perlunya melestarikan lingkungan hidup. Hal ini sudah sangat mendesak sekali. Nilai-nilai spiritual dan religius ini akan meredam keserakahan umat manusia serta mengubah dunia menjadi lebih baik.

.

Selanjutnya, kita perlu kembali pada nilai-nilai kebajikan. Dengan mengembangkan nilai-nilai tersebut energi positif akan semakin banyak terpancar serta tercurah di muka bumi ini. Kita perlu mengedepankan akal sehat dalam menghadapi masalah wabah ini.

.

Demikianlah renungan dan pesan yang saya dapatkan. Marilah kita memanjatkan doa menurut agama dan kepercayaan masing-masing agar wabah Virus Corona segera berakhir.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .

.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

VISI ATAU PENGLIHATAN TANGGAL 24 FEBRUARI 2020

VISI ATAU PENGLIHATAN TANGGAL 24 FEBRUARI 2020

.

Ivan Taniputera.

24 Februari 2020.

.

Setelah lama tidak mendapatkan visi atau penglihatan, pada hari ini saya kembali mendapatkan visi atau penglihatan seperti yang saya tuangkan pada gambar berikut ini.

.

.

Pada visi atau penglihatan itu saya menyaksikan dua batang pohon berwarna kuning dengan latar belakang gelap. Dua batang pohon itu nampak berkebalikan satu sama lain. Yang sebelah kiri akarnya di bawah, sedangkan yang sebelah kanan akarnya berada di atas. Akarnya nampak bercabang ke mana-mana dan kelihatan sangat rumit. Sulit saya menggambarkannya dengan tepat. Namun yang pasti akar yang ukurannya agak besar bercabang lagi berupa akar-akar yang ukurannya lebih kecil. Akar yang berukuran lebih kecil itu juga banyak bercabang lagi, sehingga akhirnya tiba pada akar sangat halus. Akar itu nampak sangat rimbun. Saya belum mengetahui maknanya. Namun saya akan mencoba mengartikan maknanya sebagai berikut.

.

Pohon berakar rimbun itu barangkali dapat diartikan sebagai sesuatu yang sudah berurat akar ke mana-mana. Mungkin ia seorang tokoh yang mempunyai banyak pengikut, namun boleh juga diartikan sebagai organisasi yang telah mengakar ke mana-mana. Organisasi ini mungkin berupa sebuah partai politik, organisasi kemasyarakatan (ormas), perkumpulan dan lain sebagainya. Mungkin ia akan mempunyai banyak anggota atau cabang di berbagai tempat. Barangkali dalam waktu dekat ini, akan ada organisasi semacam itu yang akan menjadi pembicaraan masyarakat. Namun ini hanya pengartian saya saja dan belum tentu terbukti kebenarannya. Kita berharap saja, agar visi atau penglihatan ini mempunyai makna yang baik.

.

Dari sisi spiritual, maka kita boleh juga mengartikan bahwa visi atau penglihatan ini berpesan agar kita senantiasa hidup secara seimbang. Kita hendaknya menjaga keseimbangan segala sesuatu, misalnya antara bekerja dan beristirahat. Selain itu, kita hendaknya senantiasa bersikap obyektif; yakni mendengarkan sesuatu tanpa berat sebelah.

.

Mungkin saja masih terdapat makna-makna lainnya. Para pembaca boleh juga mengartikannya sesuatu pemahaman masing-masing. Yang terpenting adalah kita hendaknya senantiasa berdoa agar negara kita dan seluruh dunia dijauhkan dari segala bencana.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .

.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

BAGAIMANA MENINGKATKAN ENERGI SPIRITUAL DEWA DI ALTAR?

.

Ivan Taniputera.

15 Februari 2020.

.

.

Salah seorang klien menanyakan bagaimana meningkatkan energi spiritual dewa di altarnya? Sebagai informasi, klien tersebut mengaltarkan Dewa Bumi. Agar dapat menaburkan manfaat bagi banyak orang, saya lalu menuangkan jawaban bagi pertanyaan tersebut ke dalam artikel ini. Berikut ini adalah cara-cara meningkatkan energi spiritual dewa di altar.

.

1.Hal yang terpenting adalah meneladani kepribadian luhur dewata bersangkutan. Sebagai contoh, Dewa Bumi mempunyai sifat welas asih, berbuat baik tanpa membeda-bedakan (bumi menumbuhkan segala sesuatu bagi semua orang), sabar menanggung segalanya, dan lain sebagainya. Ibaratnya, seseorang yang ingin berdekatan dengan seorang boss. Tentunya harus menyesuaikan diri dengan kepribadian boss itu. Kita hendaknya meneladani kepribadian luhur para dewa di altar kita, sehingga dapat menjadi sosok yang semakin baik dari hari ke hari. Dengan demikian, hal itu akan meningkatkan energi spiritual altar kita.

.

2.Mengetahui sajian yang “disukai” atau dikhususkan bagi dewa tersebut. Sebagai contoh, Dewa Bumi menurut tradisi secara umum menyukai nanas. Meskipun demikian, Dewa Bumi berasal dari tokoh-tokoh setempat yang banyak berbuat kebajikan. Itulah sebabnya, sediakan juga sajian makanan setempat.

.

3.Membaca mantra, sutra, atau pustaka suci dewata terkait. Sebagai contoh, jika mempunyai altar Dewa Bumi boleh melafalkan mantra Dewa Bumi.

,

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .

.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

KESAKSIAN: BAGAIMANA MENGATASI TEMAN ATAU REKAN KERJA YANG JAHAT

KESAKSIAN: BAGAIMANA MENGATASI TEMAN ATAU REKAN KERJA YANG JAHAT.

.

Ivan Taniputera.

9 Februari 2020.

.

Kita hendaknya baik dengan sesama teman kerja. Orang yang bersama-sama mengais rejeki di suatu tempat hendaknya saling mengasihi dan tidak berbuat jahat satu sama lain. Berbuat jahat pada sesama rekan kerja hanya akan melontarkan energi negatif pada diri sendiri. Kita perlu menyadari bahwa sesama rekan kerja adalah sama-sama anggota suatu tim yang mempunyai satu tujuan; yakni meningkatkan kinerja perusahaan demi kepentingan bersama. Seorang klien menuturkan pada saya mengenai rekan-rekan kerjanya yang jahat. Oleh karenanya, untuk mengatasi hal itu saya memberitahukannya suatu cara sebagai berikut.

.

“Mutih” selama tiga hari. Lalu pada malam hari ambil segenggam pasir dari halaman atau tepi jalan. Hembuskan nafas pada pasir tersebut seraya berkata dalam bahasa Jawa, “Si A, B, C [sebutkan nama-nama teman kerja yang jahat] teka asih teko welas marang jabang bayine si [sebut nama sendiri].” Lalu boleh ditambahkan kata-kata harapan Anda sendiri, misalnya, “Ojo jahat marang aku.” Pasir dapat ditaburkan di kantor atau tempat kerja, yakni khususnya di tempat yang sering dilewati rekan-rekan kerja jahat tersebut.

.

Sebagai catatan, “mutih” menurut pengetahuan saya artinya hanya makan nasi putih saja tanpa lauk dan hanya boleh meminum air tawar saja. Nasinya juga tidak boleh dibubuhi garam atau perasa dalam bentuk apa pun. “Teka asih teko welas marang jabang bayine si…” artinya adalah “datang berbelas kasih padaku.” “Ojo jahat marang aku” artinya adalah “jangan berbuat jahat padaku.” Ucapan ini aslinya memang dalam bahasa Jawa, jadi sebaiknya tetap diucapkan dalam bahasa Jawa. Tata cara ini boleh dilakukan beberapa kali.

.

Tata cara ini memberikan keberhasilan sebagaimana kesaksian klien tersebut lewat inbox facebook hari ini.

.

 

.

Berikut ini adalah transkripsinya:

.

SAYA: Apakah Anda sudah mencoba menjalankan ritual yang disarankan?

KLIEN: Ini sdh d lakukan… berhasil ko.

SAYA: Oh ya gimana yang kemarin dikasih tahu sudah dijalankan?

KLIEN: Sdh.. berhsil . Tmn q yg jahat tdk ganggi

(Catatan: ganggi di sini maksudnya tentu adalah “ganggu.”).

SAYA: Coba kalau boleh cerita yg lebih detail.

KLIEN: [nama klien] coba jalanin spt kata koko… Mutih 3hari… selesai 3hri. Ambil pasir.. Trus [nama klien] bilang… P.[sensor] P.[sensor] B.[sensor] teko asih teko welas marang jabang bayi e [nama klien]… Ojok jahat ama ojok iri nang aq ya… Q lakukan itu stiap minggu ko

(Catatan: P ini nampaknya singkatan bagi “Pak” dan B merupakan singkatan bagi “Bu”).

P.[sensor] mskipun jaim tp tdk sjaht dan segalak dulu…

SAYA: Wah luar biasa.

.

Sebagai penutup, marilah sesama rekan kerja agar menciptakan situasi yang kondusif. Jangan berbuat jahat kepada sesama rekan kerja. Ingatlah bahwa baik diri Anda maupun seluruh rekan kerja Anda adalah sama-sama bekerja dan mengais rejeki di perusahaan orang lain. Baik manajer atau staff biasa, semuanya adalah sama-sama karyawan. Jangan bermain politik. Jangan saling menjegal karir orang lain. Saling berbuat baik pasti akan menumbuhkan pahala. Dukunglah karir sesama rekan kerja. Maju bersama bahagia bersama.

.

Bila sudah ada yang menggunakan cara ini dan mendapatkan dampak positif boleh memberitahukannya pada saya.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .

.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.