VISI ATAU PENGLIHATAN TANGGAL 24 FEBRUARI 2020

VISI ATAU PENGLIHATAN TANGGAL 24 FEBRUARI 2020

.

Ivan Taniputera.

24 Februari 2020.

.

Setelah lama tidak mendapatkan visi atau penglihatan, pada hari ini saya kembali mendapatkan visi atau penglihatan seperti yang saya tuangkan pada gambar berikut ini.

.

.

Pada visi atau penglihatan itu saya menyaksikan dua batang pohon berwarna kuning dengan latar belakang gelap. Dua batang pohon itu nampak berkebalikan satu sama lain. Yang sebelah kiri akarnya di bawah, sedangkan yang sebelah kanan akarnya berada di atas. Akarnya nampak bercabang ke mana-mana dan kelihatan sangat rumit. Sulit saya menggambarkannya dengan tepat. Namun yang pasti akar yang ukurannya agak besar bercabang lagi berupa akar-akar yang ukurannya lebih kecil. Akar yang berukuran lebih kecil itu juga banyak bercabang lagi, sehingga akhirnya tiba pada akar sangat halus. Akar itu nampak sangat rimbun. Saya belum mengetahui maknanya. Namun saya akan mencoba mengartikan maknanya sebagai berikut.

.

Pohon berakar rimbun itu barangkali dapat diartikan sebagai sesuatu yang sudah berurat akar ke mana-mana. Mungkin ia seorang tokoh yang mempunyai banyak pengikut, namun boleh juga diartikan sebagai organisasi yang telah mengakar ke mana-mana. Organisasi ini mungkin berupa sebuah partai politik, organisasi kemasyarakatan (ormas), perkumpulan dan lain sebagainya. Mungkin ia akan mempunyai banyak anggota atau cabang di berbagai tempat. Barangkali dalam waktu dekat ini, akan ada organisasi semacam itu yang akan menjadi pembicaraan masyarakat. Namun ini hanya pengartian saya saja dan belum tentu terbukti kebenarannya. Kita berharap saja, agar visi atau penglihatan ini mempunyai makna yang baik.

.

Dari sisi spiritual, maka kita boleh juga mengartikan bahwa visi atau penglihatan ini berpesan agar kita senantiasa hidup secara seimbang. Kita hendaknya menjaga keseimbangan segala sesuatu, misalnya antara bekerja dan beristirahat. Selain itu, kita hendaknya senantiasa bersikap obyektif; yakni mendengarkan sesuatu tanpa berat sebelah.

.

Mungkin saja masih terdapat makna-makna lainnya. Para pembaca boleh juga mengartikannya sesuatu pemahaman masing-masing. Yang terpenting adalah kita hendaknya senantiasa berdoa agar negara kita dan seluruh dunia dijauhkan dari segala bencana.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .

.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

BAGAIMANA MENINGKATKAN ENERGI SPIRITUAL DEWA DI ALTAR?

.

Ivan Taniputera.

15 Februari 2020.

.

.

Salah seorang klien menanyakan bagaimana meningkatkan energi spiritual dewa di altarnya? Sebagai informasi, klien tersebut mengaltarkan Dewa Bumi. Agar dapat menaburkan manfaat bagi banyak orang, saya lalu menuangkan jawaban bagi pertanyaan tersebut ke dalam artikel ini. Berikut ini adalah cara-cara meningkatkan energi spiritual dewa di altar.

.

1.Hal yang terpenting adalah meneladani kepribadian luhur dewata bersangkutan. Sebagai contoh, Dewa Bumi mempunyai sifat welas asih, berbuat baik tanpa membeda-bedakan (bumi menumbuhkan segala sesuatu bagi semua orang), sabar menanggung segalanya, dan lain sebagainya. Ibaratnya, seseorang yang ingin berdekatan dengan seorang boss. Tentunya harus menyesuaikan diri dengan kepribadian boss itu. Kita hendaknya meneladani kepribadian luhur para dewa di altar kita, sehingga dapat menjadi sosok yang semakin baik dari hari ke hari. Dengan demikian, hal itu akan meningkatkan energi spiritual altar kita.

.

2.Mengetahui sajian yang “disukai” atau dikhususkan bagi dewa tersebut. Sebagai contoh, Dewa Bumi menurut tradisi secara umum menyukai nanas. Meskipun demikian, Dewa Bumi berasal dari tokoh-tokoh setempat yang banyak berbuat kebajikan. Itulah sebabnya, sediakan juga sajian makanan setempat.

.

3.Membaca mantra, sutra, atau pustaka suci dewata terkait. Sebagai contoh, jika mempunyai altar Dewa Bumi boleh melafalkan mantra Dewa Bumi.

,

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .

.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

KESAKSIAN: BAGAIMANA MENGATASI TEMAN ATAU REKAN KERJA YANG JAHAT

KESAKSIAN: BAGAIMANA MENGATASI TEMAN ATAU REKAN KERJA YANG JAHAT.

.

Ivan Taniputera.

9 Februari 2020.

.

Kita hendaknya baik dengan sesama teman kerja. Orang yang bersama-sama mengais rejeki di suatu tempat hendaknya saling mengasihi dan tidak berbuat jahat satu sama lain. Berbuat jahat pada sesama rekan kerja hanya akan melontarkan energi negatif pada diri sendiri. Kita perlu menyadari bahwa sesama rekan kerja adalah sama-sama anggota suatu tim yang mempunyai satu tujuan; yakni meningkatkan kinerja perusahaan demi kepentingan bersama. Seorang klien menuturkan pada saya mengenai rekan-rekan kerjanya yang jahat. Oleh karenanya, untuk mengatasi hal itu saya memberitahukannya suatu cara sebagai berikut.

.

“Mutih” selama tiga hari. Lalu pada malam hari ambil segenggam pasir dari halaman atau tepi jalan. Hembuskan nafas pada pasir tersebut seraya berkata dalam bahasa Jawa, “Si A, B, C [sebutkan nama-nama teman kerja yang jahat] teka asih teko welas marang jabang bayine si [sebut nama sendiri].” Lalu boleh ditambahkan kata-kata harapan Anda sendiri, misalnya, “Ojo jahat marang aku.” Pasir dapat ditaburkan di kantor atau tempat kerja, yakni khususnya di tempat yang sering dilewati rekan-rekan kerja jahat tersebut.

.

Sebagai catatan, “mutih” menurut pengetahuan saya artinya hanya makan nasi putih saja tanpa lauk dan hanya boleh meminum air tawar saja. Nasinya juga tidak boleh dibubuhi garam atau perasa dalam bentuk apa pun. “Teka asih teko welas marang jabang bayine si…” artinya adalah “datang berbelas kasih padaku.” “Ojo jahat marang aku” artinya adalah “jangan berbuat jahat padaku.” Ucapan ini aslinya memang dalam bahasa Jawa, jadi sebaiknya tetap diucapkan dalam bahasa Jawa. Tata cara ini boleh dilakukan beberapa kali.

.

Tata cara ini memberikan keberhasilan sebagaimana kesaksian klien tersebut lewat inbox facebook hari ini.

.

 

.

Berikut ini adalah transkripsinya:

.

SAYA: Apakah Anda sudah mencoba menjalankan ritual yang disarankan?

KLIEN: Ini sdh d lakukan… berhasil ko.

SAYA: Oh ya gimana yang kemarin dikasih tahu sudah dijalankan?

KLIEN: Sdh.. berhsil . Tmn q yg jahat tdk ganggi

(Catatan: ganggi di sini maksudnya tentu adalah “ganggu.”).

SAYA: Coba kalau boleh cerita yg lebih detail.

KLIEN: [nama klien] coba jalanin spt kata koko… Mutih 3hari… selesai 3hri. Ambil pasir.. Trus [nama klien] bilang… P.[sensor] P.[sensor] B.[sensor] teko asih teko welas marang jabang bayi e [nama klien]… Ojok jahat ama ojok iri nang aq ya… Q lakukan itu stiap minggu ko

(Catatan: P ini nampaknya singkatan bagi “Pak” dan B merupakan singkatan bagi “Bu”).

P.[sensor] mskipun jaim tp tdk sjaht dan segalak dulu…

SAYA: Wah luar biasa.

.

Sebagai penutup, marilah sesama rekan kerja agar menciptakan situasi yang kondusif. Jangan berbuat jahat kepada sesama rekan kerja. Ingatlah bahwa baik diri Anda maupun seluruh rekan kerja Anda adalah sama-sama bekerja dan mengais rejeki di perusahaan orang lain. Baik manajer atau staff biasa, semuanya adalah sama-sama karyawan. Jangan bermain politik. Jangan saling menjegal karir orang lain. Saling berbuat baik pasti akan menumbuhkan pahala. Dukunglah karir sesama rekan kerja. Maju bersama bahagia bersama.

.

Bila sudah ada yang menggunakan cara ini dan mendapatkan dampak positif boleh memberitahukannya pada saya.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .

.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

MENGISI KEMBALI ENERGI TALISMAN, YANTRA, ATAU WALLPAPER YANG DIPERGUNAKAN

MENGISI KEMBALI ENERGI TALISMAN, YANTRA, ATAU WALLPAPER YANG DIPERGUNAKAN.

.

Ivan Taniputera.

9 Februari 2020.

.

Saya menerima pesan dari dua orang sahabat yang mengabarkan bahwa talisman, yantra, atau wallpaper yang saya sarankan untuk mereka pergunakan memberikan dampak yang dashyat. Terjadi beberapa perubahan drastis ke arah jauh lebih baik setelah mereka mempergunakan talisman, yantra, atau wallpaper tersebut. Hanya saja mereka menuturkan bahwa setelah beberapa waktu penggunaan efeknya mengalami penurunan. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, saya menuliskan artikel ini.

.

Pertama-tama, perlu saya jelaskan bahwa talisman, yantra, atau wallpaper adalah seperti baterai. Dalam baterai tersimpan energi potensial yang dapat habis bila kita pergunakan terus menerus, sehingga perlu diisi ulang (recharging). Begitu pula, energi suatu talisman, yantra, atau wallpaper dapat pula habis. Hanya saja habisnya energi itu bagi masing-masing orang berbeda-beda. Banyak pula yang semenjak dipasang sampai saat ini, tetap memberikan efek luar biasa. Semua itu, bergantung pada tabungan karma baik masing-masing orang. Dengan demikian, penggunaan talisman, yantra, atau wallpaoer harus diiringi pula dengan banyak berbuat kebajikan. Banyak orang, hanya ingin mendapatkan keberuntungan, namun malas berbuat kebajikan melalui berbagi dengan orang lain keberuntungan yang mereka dapat. Tentu saja, aturan mainnya tidak seperti itu. Anda harus tetap banyak berbuat kebaikan. Setiap hari harus selalu berbuat kebaikan.

.

Selain energi di atas, talisman dapat pula diisi dengan energi atau Qi (氣) berasal dari diri kita sendiri. Dalam bahasa Sansekerta, energi ini disebut prana. Pada artikel ini, kita akan mempelajari caranya.

.

Langkah pertama adalah sediakan 3 atau 12 batang dupa. Nyalakan dupa-dupa itu dan pegang dengan tangan kanan. Tangan kiri memegang yantra, talisman, atau telefon genggam Anda (jika Anda menggunakannya sebagai gambar wallpaper). Berdiri dengan menghadap ke luar rumah. Waktu bebas, tetapi yang terbaik adalah pukul 12.00 tengah malam. Lebih baik dilakukan di luar rumah, yakni beratapkan langit. Namun bila Anda takut maka boleh juga di dalam rumah. Tarik nafas dalam-dalam dan pusatkan pikiran Anda. Pikiran harus bening dan hening. Sambil menahan nafas, gerakkan dupa itu membentuk formasi seperti gambar berikut.

,

.

Putar badan Anda ke arah kanan sejauh 90 derajat. Hembuskan nafas yang sebelumnya ditahan. Tarik nafas dalam-dalam kembali dan tahan. Lakukan lagi gerakan tangan kanan yang memegang dupa membentuk formasi seperti langkah sebelumnya. Putar badan Anda ke arah kanan lagi sejauh 90 derajat. Jadi kini posisi Anda membentuk sudut 180 derajat dari posisi semula. Hembuskan nafas dan tarik nafas dalam-dalam, lalu tahan. Lakukan legi gerakan tangan kanan yang memegang dupa seperti langkah sebelumnya. Putar badan Anda lagi ke arah kanan sejauh 90 derajat. Jadi kini posisi Anda membentuk sudut 270 derajat searah putaran jarum jam dari posisi semula. Hembuskan nafas dan tarik nafas dalam-dalam, lalu tahan. Lakukan gerakan tangan seperti tahap sebelumnya. Putar arah hadap tubuh Anda ke kanan sejauh 90 derajat. Kini, Anda tiba lagi di posisi semua. Hembuskan nafas Anda dan arahkan dupa yang Anda pegang dengan tangan kanan ke yantra, talisman, atau telefon genggam yang Anda pegang dengan tangan kiri. Bayangkan energi baru memasukinya. Keseluruhan langkah pengisian energi kembali (recharging) sudah selesai.

.

Berikut ini adalah gambar untuk memperjelas langkah-langkah di atas. Jika diperhatikan dari atas, Anda seperti melakukan putaran searah jarum jam.

.

 

.

Sebagai catatan, jika Anda kuat maka boleh juga menahan nafas hingga langkah terakhir. Jadi ketika kembali ke posisi awal, maka nafas baru dihembuskan. Namun, jika tidak kuat sebaiknya jangan, karena itu akan membahayakan kesehatan Anda sendiri. Anda boleh melakukan cara ini beberapa kali, hingga dirasa cukup. Mungkin ada yang melakukan sekali sudah berefek. Mungkin ada pula yang dua kali, tiga kali, atau beberapa kali baru berefek. Semua itu bergantung pada seberapa kosong energi yantra, talisman, atau wallpaper Anda. Tentu saja akan jauh lebih baik bila diiringi dengan berbuat kebaikan setiap hari. Yang perlu pula dicatat, mengisi yantra, talisman, atau wallpaper, akan dapat menguras energi prana Anda. Apabila dilakukan terus menerus tanpa Anda berlatih mengisi kembali prana Anda, maka akan berdampak pada kesehatan. Jadi manfaatkanlah cara ini dengan bijak. Risiko ditanggung oleh Anda sendiri dan bukan orang lain. Itulah sebabnya, lebih aman kalau Anda mengisinya dengan energi kebajikan atau karma baik.

.

Apabila yantra atau talisman itu ditempel di dinding, maka tidak perlu dilepas. Anda tinggal bayangkan saja energi baru memasukinya dari kejauhan.

.

Demikian caranya yang cukup sederhana. Jika Anda yang mendapatkan pengalaman menarik setelah melakukannya, boleh menginformasikannya pada saya. Sekali lagi ingatlah bahwa segenap risiko dari menjalankan tata cara ini bukanlah tanggung jawab penulis. Sebelum menjalankannya Anda harus paham betul kondisi kekuatan jasmani dan batin Anda, termasuk tingkat kesehatan energi prana Anda sendiri.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .

.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

RAMALAN VISI ATAU PENGLIHATAN TANGGAL 11 JANUARI 2020

RAMALAN VISI ATAU PENGLIHATAN TANGGAL 11 JANUARI 2020.

.

Ivan Taniputera.

12 Janauri 2020.

.

Pada siang hari tanggal 11 Januari 2020 saya mendapatkan visi atau penglihatan yang saya tuangkan dalam bentuk gambar sebagai berikut.

.

 

.

Pada visi atau penglihatan tersebut, saya menyasikan rumah-rumah yang sedang terbakar dengan hebatnya. Visi atau penglihatan ini barangkali memperingatkan akan terjadinya suatu kebakaran yang cukup hebat, sehingga diberitakan secara nasional atau internasional. Terlepas dari benar dan tidaknya peristiwa tersebut, ada baiknya kita menarik hal positif dari visi atau penglihatan itu. Kita hendaknya senantiasa rajin memeriksa kompor atau peralatan listrik kita. Sebelum tidur pastikan bahwa kompor sudah tidak ada yang menyala dan begitu pula dengan peralatan-peralatan listrik yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Jika ada sesuatu terkait kelistrikan yang menurut Anda berbahaya, maka segeralah laporkan pada PLN.

.

Tentu saja apa yang dipaparkan dalam artikel ini hanya sekedar ramalan saja dan belum tentu terbukti kebenarannya. Marilah kita semua senantiasa memanjatkan doa agar dunia ini senantiasa dijauhkan dari segenap bencana.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .

.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

RAMALAN PESAN BISIKAN TANGGAL 7 JANUARI 2020

RAMALAN PESAN BISIKAN TANGGAL 7 JANUARI 2020.

.

Ivan Taniputera.

7 Januari 2020.

.

Sebenarnya, pesan atau bisikan dalam bahasa Jawa ini sudah saya terima beberapa hari lalu. Awalnya saya biarkan saja. Tetapi karena pesan itu datang terus menerus selama beberapa hari, akhirnya saya tuangkan dalam bentuk artikel. Pesan itu tentunya mengundang untuk dibagikan dan barangkali mempunyai makna penting bagi kita semua. Berikut ini adalah pesannya.

.

 .

Pesan itu dalam bahasa Jawa berbunyi: “Sing sapa salah seleh.” Terjemahannya adalah: “Barangsiapa yang melakukan kesalahan akan ketahuan.” Saya sendiri belum mengetahui maknanya, tetapi saya akan mencoba mengartikannya sebagai berikut.

.

Orang-orang yang selama ini melakukan kesalahan akan terbongkar. Kesalahan itu mungkin selama ini ditutup-tutupi atau dibiarkan saja. Namun keadaan akan berbalik. Segenap kesalahan itu akan terbongkar, sehingga orang yang bersalah itu akan mendapat malu dan juga ganjarannya. Beberapa skandal mungkin akan terbongkar dan menimbulkan kehebohan di tengah masyarakat. Itulah sebabnya, barangkali pesan ini juga menyarankan agar kita semua hendaknya menapaki jalan yang benar.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .

.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

RAMALAN PESAN BISIKAN BAGI 2020

RAMALAN PESAN BISIKAN BAGI 2020.

.

Ivan Taniputera.

7 Desember 2019.

.

.

Kali ini yang saya dapatkan bukan berupa visi atau penglihatan, melainkan pesan dalam wujud bisikan dalam bahasa Jawa bagi tahun 2020. Pesan berupa bisikan dalam bahasa Jawa itu berbunyi: “Waspodo gempuran wadyabala wanara saking lor.” Terjemahannya dalam bahasa Indonesia, kurang lebih adalah sebagai berikut: “Waspadai serangan balatentara kera dari utara.” Saya belum memahami maknanya, tetapi karena ada kata “waspadai,” maka ini merupakan pesan agar kita berhati-hati atau bersiap siaga. Pesan ini nampaknya juga jangan kita artikan secara harafiah. Serangan balatentara kera dari utama itu tentunya tidak untuk diartikan secara harafiah. Namun yang pasti ini adalah petunjuk mengenai akan adanya serangan. Menurut hemat saya, serangan ini juga hendaknya tidak diartikan sebagai peperangan. Pada zaman sekarang, peperangan merupakan opsi terakhir dan peluangnya menjadi jauh lebih kecil dibandingkan masa lampau. Negara-negara pada zaman sekarang akan lebih mengedepankan diplomasi atau perundingan. Kalaupun ada perang, maka itu lebih merupakan perang ekonomi atau perang dagang. Jika ada invasi, maka itu lebih merupakan invasi secara ekonomi dan perdagangan guna menguasai masyarakat suatu negara.

.

Itulah sebabnya, saya lebih mengartikan pesan di atas sebagai peringatan akan makin gencarnya invasi ekonomi dari luar. Kita perlu mewaspadai dan bersiap-siaga akan hal tersebut. Perbaiki kinerja usaha masing-masing sedari sekarang. Selain itu, timbalah ilmu dan keterampilan seluas-luasnya. Kembangkan kecintaan kita sedapat mungkin terhadap produk-produk dalam negeri. Pada sisi lain, para produsen lokal juga perlu bertekad meningkatkan mutu. Jangan hanya mengejar keuntungan semata. Kita harus sanggup menghasilkan produk yang berkualitas sejajar dengan negara lain, namun dengan harga bersaing. Apakah itu mungkin? Kita sebagai manusia seluruhnya tanpa kecuali mempunyai akal budi. Jika orang lain sanggup mengapa kita tidak sanggup? Bukankah kita masih mempunyai akal dan pikiran? Ke manakah akal dan pikiran kita? Karena itu, kita harus yakin bahwa kita sanggup. Berbekalkan semua itu, kita akan sanggup menahan gempuran “balatentara kera dari utara” tersebut. Kuncinya, marilah kita bergandengan tangan tanpa memandang suku, agama, ras, dan antar golongan. Kita semua adalah bagian Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Begitu pula pemerintah perlu pula melakukan berbagai antisipasi guna melindungi industri dan perekonomian dalam negeri. Dengan kerja sama pemerintah dan rakyat, maka negara kita akan selamat. “Balentara kera dari utara” tidak akan sanggup menimbulkan kerusakan apa-apa.

.

Yang patut diingat, hewan kera terkenal akan kenakalan dan kerakusannya. Kebun buah-buahan bisa habis tanpa sisa akibat serbuan kera-kera.

.

Bersatu kita bisa.

.

Tentu saja, ini hanya sekedar ramalan saja dan belum tentu terbukti kebenarannya. Namun yang penting adalah kita hendaknya senantiasa berdoa bagi keselamatan bangsa dan negara kita beserta seluruh dunia. 

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .

.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.