RENUNGAN: HAKIKAT JATI DIRI ASALI YANG TIDAK BERBENTUK

RENUNGAN: HAKIKAT JATI DIRI ASALI YANG TIDAK BERBENTUK.

.
Ivan Taniputera.
31 Mei 2020.
.

.

Topik renungan kita kali ini barangkali agak berat. Mungkin hanya beberapa pembaca saja yang sanggup memahaminya. Kita akan sedikit membicarakan mengenai hakikat jati diri asali. Apa yang dinamakan hakikat jati diri asali tersebut, tidak berbentuk dan juga tidak bernama. Namun karena keterpaksaan dan agar mudah dipahami kita akan menyebutnya sebagai “hakikat jati diri asali.” Tetapi yang patut diketahui “hakikat jati diri asali” itu pun sebenarnya juga bukan namanya. Nama itu terpaksa diberikan agar mudah dikomunikasikan.
.
Hakikat jati diri asali itu tidak berbentuk atau tidak mempunyai rupa. Kendati demikian, pikiran konseptual kita yang membeda-bedakan telah memberinya suatu wujud. Itulah sebabnya, “wujud” itu karena “diberikan” bukan merupakan sesuatu yang sejati atau asali. Alasannya sangat sederhana, yakni karena awalnya memang tidak ada “wujud-wujud” semacam itu. Sayangnya, orang lalu menganggap “wujud-wujud” itu sebagai sesuatu yang asali dan sejati. Mereka lalu kehilangan esensi yang sebenarnya.
.
Itulah sebabnya, kita perlu kembali pada esensi hakikat jati diri asali yang tidak berwujud itu. Salah satu caranya adalah melalui keberanian mendekonstruksi pikiran-pikiran konseptual kita yang membeda-bedakan. Ini mungkin sangat berat dan memerlukan keberanian luar biasa. Kita perlu mendekonstruksinya lapis demi lapis, yakni seperti membuka lapisan demi lapisan bawang. Proses dekonstruksi itu harus dilakukan lapis demi lapis. Setelah seluruh lapisan dibuka, apakah yang tersisa? Tidak ada apa-apa. Kekosongan. Kesunyataan.
.
Agar jelas, kita akan memberikan suatu ilustrasi berupa pasir di pantai. Pasir itu asalnya tidak berbentuk, tetapi dengan menggunakan media cetakan, kita membentuknya menjadi beraneka ragam wujud. Wujud-wujud itu ada karena cetakan, yang mewakili pikiran konseptual membeda-bedakan kita. Namun sewaktu kita menghancurkan wujud-wujud dari pasir itu dan menggabungkannya kembali menuju keutuhan, kita dapatkan kembali pasir yang tidak berbentuk; yakni kembali seperti asalnya. Kita patut mengingat pula bahwa meski wujud-wujud itu kelihatannya berbeda, tetapi hakikatnya adalah pasir juga.
.
Artikel ini bukan hendak menyatakan bahwa pikiran konseptual tidak perlu. Hanya saja kita perlu menyadari bahwa itu hanya sebuah sarana atau metodologi saja dan tidak melekat padanya. Itu hanya sebuah perkakas, tetapi bukan tujuan atau hasil akhirnya. Seluruh perkakas hendaknya digunakan secara bijaksana dengan tujuan mewujudkan kebajikan.
.
Apakah Anda dapat memahami filosofi ini? Marilah renungkan bersama.

INI ADALAH MASA KESEMPATAN

INI ADALAH MASA KESEMPATAN

.
Ivan Taniputera.
27 April 2020.
.
Saat ini, tentu banyak di antara pada pembaca yang bekerja dari rumah (work from home). Barangkali tidak sedikit pula yang sudah mulai bosan berada di rumah terus. Meskipun demikian, jika kita renungkan secara seksama, maka ini merupakan masa kesempatan. Suatu kesempatan harus dimanfaatkan dengan baik. Kesempatan apakah? Ini merupakan masa kesempatan yang sangat baik karena dengan lebih banyak berdiam di rumah, Anda jadi lebih memiliki banyak waktu menggali lebih jauh apa rencana Anda bagi masa depan. Seringkali dikarenakan kesibukan kita tidak mempunyai waktu merumuskan rencana bagi masa depan kita. Akhirnya, kita hanya terseret saja oleh arus kehidupan. Kini Anda mempunyai banyak kesempatan membuat peta masa depan Anda. Ini merupakan kesempatan membuat perencanaan bagaimana mewujudkan mimpi-mimpi Anda. Beranikan diri Anda untuk bermimpi dan rencanakan cara mewujudkannya.
.
Anda dapat memulainya dengan mengambil alat tulis apa saja dan selembar kertas. Jika Anda terbiasa menulis buku harian (diary) maka Anda boleh menggunakan buku harian Anda. Anda juga boleh menuliskannya di komputer Anda. Pertama-tama, gali seluruh impian Anda. Anda boleh tuangkan dalam bentuk tulisan, gambar, sketsa, dan bentuk apa saja yang Anda kehendaki. Tidak perlu malu bermimpi, asalkan itu baik bagi diri Anda dan sesama manusia. Setelah itu, Anda buat perencanaan bagaimana agar mimpi-mimpi itu terwujud. Anda boleh menuangkannya dalam bentuk tulisan, tabel, gambar, dan lain sebagainya. Janganlah terburu-buru. Tuliskan atau gambar apa saja yang terlintas dalam pikiran Anda, terkait perencanaan tersebut. Simpan baik-baik apa yang Anda hasilkan. Barangkali Anda perlu menambahkan sesuatu atau merevisinya. Jika seluruh rencana sudah matang, maka berikrarlah untuk mengikuti peta atau rencana yang telah Anda buat itu. Kini Anda sudah mempunyai perencanaan bagi masa depan Anda.
.
Anda dapat juga menggali kembali bakat atau kemampuan Anda. Barangkali semasa kecil dahulu Anda mempunyai suatu bakat atau talenta yang terlupakan karena diharuskan studi atau bekerja. Kini Anda mempunyai kesempatan untuk menggalinya kembali. Jika Anda suka menulis, maka mulailah membuat suatu karya. Jika Anda suka menggambar, maka buatlah sketsa-sketsa. Barangkali di masa mendatang bakat atau talenta itu dapat menghidupi Anda beserta keluarga.
.
Ingatlah bahwa segala sesuatu pasti membawa sisi positif. Mulailah dari sekarang. Jangan tunda-tunda lagi.
.
Berikut ini, saya telah membuat wallpaper yang dapat digunakan oleh mereka yang masih mempunyai mimpi-mimpi bagi masa depannya. Gambar wallpaper ini diharapkan dapat menambah semangat beserta kekuatan dalam mewujudkan mimpi-mimpi itu. Begitu pula, jika ada di antara para pembaca yang merasa tidak mempunyai mimpi bagi masa depannya, maka pergunakanlah gambar wallpaper. Boleh pula menjadikan gambar wallpaper ini sebagai obyek meditasi. Gambar ini tentunya akan paling bermanfaat bagi mereka yang begitu memandangnya merasakan semacam ketertarikan atau afinitas dalam batinnya.
.
.
Anda juga boleh membagikan artikel dan gambar wallpaper ini bagi sahabat-sahabat Anda, khususnya mereka yang masih memerlukan mimpi-mimpi bagi masa depannya. Suatu impian dapat menjadi penyemangat kehidupan. Itulah sebabnya, setiap orang perlu mimpi bagi masa depannya. Tentu saja, yang dimaksud di sini adalah mimpi yang baik dan realistis. Mimpi yang baik adalah impian yang bermanfaat bagi diri Anda dan semua makhluk. Anda membantu orang lain, maka kebajikan itu akan terpulang kembali pada diri Anda.
.
BERANI BERMIMPI = BERANI MEWUJUDKANNYA.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .
.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum

PENTINGNYA INTUISI

PENTINGNYA INTUISI.

.

Ivan Taniputera.

20 Desember 2019.

.

Pada akhir minggu ini saya ingin sedikit mengulas mengenai pentingnya intuisi. Pertama-tama, kita akan mengulas terlebih dahulu apa makna intuisi. Berikut ini kita akan mengutipkan dari wikipedia, yakni di bawah entri intuition:

.

“Intuition is the ability to acquire knowledge without recourse to conscious reasoning. Different writers give the word “intuition” a great variety of different meanings, ranging from direct access to unconscious knowledge, unconscious cognition, inner sensing, inner insight to unconscious pattern-recognition and the ability to understand something instinctively, without the need for conscious reasoning”

,

Kita akan menerjemahkannya sebagai berikut.

.

“Intuisi adalah kemampuan untuk memperoleh pengetahuan tanpa melalui penalaran sadar. Berbagai penulis memberikan makna yang beraneka ragam bagi kata “intuisi,” mulai dari akses secara langsung pada pengetahuan tidak sadar, kognisi tidak sadar, pengindraan batin, wawasan batin, hingga pengenalan pola yang tidak disadari serta kemampuan memahami sesuatu secara instingtif tanpa memerlukan penalaran sadar.”

.

Berdasarkan makna di atas, maka intuisi adalah seolah-olah suatu pengetahuan yang datang begitu saja, tanpa kita mengolahnya melalui suatu proses pemikiran yang disadari. Orang awam mungkin menyebut intuisi ini sebagai “indra keenam.” Pada pembaca mungkin pernah mendapatkan pengalaman memperoleh intuisi semacam ini. Sebagai contoh, seseorang berkenalan dengan kawan baru. Entah mengapa ada suatu perasaan dalam hatinya yang mengatakan bahwa kawan baru itu orangnya tidak beres atau tidak baik. Ia lalu menjaga jarak terhadapnya. Ternyata beberapa hari kemudian, ia mendapatkan kabar bahwa orang baru itu memang penipu. Contoh lain, adalah seseorang yang mendapatkan suatu masalah. Tiba-tiba saja dalam batinnya timbul semacam kilasan pemikiran atau bisikan yang menyarankan pemecahan masalah tersebut dan benar saja, memang begitulah solusinya.

.

Banyak orang salah menyangka bahwa indra keenam itu termasuk dalam ranah mistis atau magis. Ranah yang hanya dimiliki oleh dukun atau paranormal. Sebenarnya, hal itu kurang tepat. Intuisi merupakan sesuatu yang penting bagi siapa saja. Sebagai contoh, misalkan Anda seorang pebisnis. Adalah baik jika Anda mempunyai intuisi yang kuat. Anda akan mengetahui keputusan-keputusan bisnis tepat yang harus diambil. Begitu pula jika Anda seorang ilmuwan. Intuisi juga berguna untuk menyelesaikan berbagai persoalan tentang sains. Sebagai contoh adalah Friedrich August Kekule (1829-1836), seorang ahli kimia yang menemukan struktur kimia Benzena berkat bantuan mimpi. Singkatnya, semua orang memerlukan intuisi dan ini bukanlah sesuatu yang gaib.

.

Intuisi sebenarnya berkaitan dengan kepekaan. Hewan-hewan juga memiliki kepekaan semacam ini. Sebagai contoh, menjelang terjadinya bencana alam, seperti gunung berapi, banyak hewan akan turun gunung guna menyelamatkan dirinya. Hewan-hewan ini mempunyai semacam kepekaan terhadap perubahan energi atau getaran di alam.

.

Ada orang yang sudah mempunyai bakat dalam intuisi semenjak lahirnya, seperti orang yang dilahirkan dengan bakat melukis. Namun bukan berarti intuisi tidak dapat dikembangkan atau dilatih. Sebagaimana halnya setiap orang dapat belajar melukis.

.

Pada kesempatan kali ini, saya akan memperkenalkan cara atau metoda yang sangat sederhana dalam melatih intuisi. Anda dapat menggunakan telefon genggam Anda. Latihan ini adalah berupaya mengenali jam dengan angka kembar, yakni jam yang angka jam dan menitnya sama, misalnya 00:00, 01:01, dan seterusnya. Jadi tujuan latihan ini adalah kemampuan untuk melihat pada jam telefon genggam Anda tepat pada atau sejenak menjelang jam menunjukkan angka kembar tersebut dengan sendirinya. Dengan kata lain, harus ada sesuatu yang menggerakkan diri Anda menengok pada telefon genggam Anda saat jam menunjukkan angka-angka kembar tersebut.

.

.

Pertama-tama Anda menyetel alarm telefon genggam Anda sebagai contoh pada pukul 00:00. Ada dapat memilih pukul berapa saja, asalkan angka jam dan menitnya kembar. Setelah alarm berbunyi, maka Anda dapat menyetelnya pada jam dengan angka kembar lain. Lakukan latihan ini beberapa waktu sekehendak hati Anda. Paling tidak Anda memerlukan waktu beberapa hari. Selanjutnya, Anda jangan lagi menggunakan alarm. Cobalah bergantung pada perasaan Anda sendiri, tanpa bantuan alarm. Tengoklah jam di telefon genggam Anda, sewaktu muncul dorongan dalam hati Anda untuk melakukannya. Lihat apakah benar saat itu tepat atau menjelang jam dengan angka jam dan menit kembar. Apabila Anda sudah berhasil melakukannya dengan tingkat keseringan yang tinggi, maka itu tadanya latihan Anda telah dapat dikatakan sukses. Tentu saja keberhasilannya tidak harus 100 %. Anda akan mendapati bahwa intuisi Anda seringkali akan tepat. Cobalah mengambil keputusan-keputusan bisnis berdasarkan intuisi Anda. Tentu saja jangan keputusan-keputusan besar terlebih dahulu. Perhatikan apakah keputusan-keputusan itu seringkali tepat?

.

Sekedar berbagi pengalaman. Saya mempunyai kesaksian sebagai berikut. Tadi siang saya sedang memanaskan mesin mobil saya. Setelah beberapa saat ada dorongan dalam hati yang mengatakan bahwa itu sudah cukup. Saya bergegas berjalan ke meja kerja saya dan menengok telefon genggam saya. Ternyata jamnya adalah 15:15.

.

Apabila ada yang sudah mencobanya dan mendapatkan pengalaman menarik boleh membagikan pengalaman itu pada saya.

.

Saya berharap artikel ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca.

RAHASIA KEHIDUPAN: KITA ADALAH BAGIAN DARI SUATU FRAKTAL

RAHASIA KEHIDUPAN: KITA ADALAH BAGIAN DARI SUATU FRAKTAL.

.

Ivan Taniputera.

23 Februari 2019.
.
Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai rahasia penting kehidupan. Kita merupakan suatu fraktal yang merupakan bagian dari suatu keutuhan. Pembahasan ini sangat penting bagi mereka yang menekuni dunia metafisika dan spiritual. Untuk jelasnya, silakan perhatikan gambar di bawah ini.
.

.

Kita akan memotong-motong gambar tersebut dan menyusunnya kembali sebagai berikut.
.
.
Gambar itu kita potong menjadi 18 bagian, kemudian bagian paling ujung kiri, yang kita sebut bagian pertama, kita pisahkan dan selanjutnya kita letakkan pada bagian terpisah yang untuk mudahnya kita sebut bagian urutan ganjil. Bagian berikutnya atau bagian kedua kita taruh pada bagian yang berbeda. Untuk kemudahannya, kita sebut bagian urutan genap. Bagian ketiga, kita letakkan di samping bagian pertama, yakni di bagian urutan ganjil. Bagian keempat kita letakkan di samping bagian kedua, yakni di bagian urutan genap. Bagian kelima, kita letakkan di samping bagian ketiga, yakni di bagian urutan ganjil. Demikian seterusnya. Jika proses ini sudah selesai dilakukan, kita mendapatkan gambar dua sosok badut. Pada gambar yang belum dipotong-potong terdapat seorang badut saja; namun kita dapat memotong-motong dan menyusun ulang, sehingga mendapatkan dua gambar badut. Bagaimana jika proses ini kita ulangi lagi bagi gambar dua badut itu? Kita akan memutarnya 90 derajat dan memotong-motong serta menyusun ulang, seperti pada proses sebelumnya. Berikut ini adalah hasilnya.
.

.

Dari gambar 2 sosok badut itu, jika dipotong-potong dan susun ulang, kita dapatkan gambar 4 badut. Kita akan mengulanginya, tetapi dengan arah potong membentuk 90 derajat terhadap arah potong sebelumnya. Berikut ini adalah hasilnya.
.

.

Kita dapatkan gambar 8 sosok badut. Meskipun bentuknya sudah mulai terdistorsi, tetapi kita masih dapat mengenali kedelapan sosok tersebut. Kita ulangi prosesnya, dimana arah potong diputar 90 derajat dengan arah potong proses sebelumnya. Kita dapatkan hasil sebagai berikut.
.
.
Kita dapatkan 16 gambar sosok badut. Meski gambar-gambarnya makin terdistorsi, kita masih dapat mengenali adanya keenam belas sosok tersebut. Kita akan mengulanginya kembali. Berikut adalah hasilnya.
.

.

Nampak bahwa sosok yang dihasilkan semakin banyak, tetapi makin terdistorsi, sehingga sulit dikenali dan ditentukan jumlahnya.
.
Berdasarkan hal ini, kita dapat menyimpulkan bahwa masing-masing sosok masih menyimpan informasi yang berasal dari gambar utuh pertama yang belum terbagi. Masing-masing sosok itu sama-sama merupakan bagian dari keutuhan. Tidak ada bagian yang bertambah maupun berkurang. Kita dapat mengatakan bahwa bagian suatu sosok terkait pula dengan bagian lainnya, yang sama-sama berasal dari gambar utuh sebelum terpotong-potong dan berkali-kali mengalami penyusunan ulang. Karena itulah, jika kita kaitkan dengan metafisika baik Barat maupun Timur, tidak mustahil mendapatkan informasi mengenai kehidupan seseorang melalui kedudukan benda langit saat ia dilahirkan (ilmu Astrologi) atau konfigurasi elemen pada tahun, bulan, hari, serta jam waktu kelahirannya (ilmu Bazi). Meskipun informasi itu kelihatannya terpisah tetapi tidak demikian halnya. Semuanya adalah bagian dari suatu keutuhan. Kepribadian seseorang terpetakan pula pada kedudukan benda langit saat ia dilahirkan. Ini adalah informasi-informasi yang terkait satu sama lain dan merupakan bagian suatu keutuhan (holistik).
.
Seringkali kita salah menyangka bahwa informasi-informasi itu merupakan sesuatu yang terpisah dan tidak terhubung satu sama lain. Ini adalah pandangan yang keliru. Semakin kita memecah-mecahnya, semakin pula sesuatu itu nampak terdistorsi. Realita ini diwakili secara jelas oleh gambar-gambar di atas. Semakin banyak gambar sosoknya, makin pula wujudnya terdistorsi, sehingga sulit dikenali lagi. Itulah sebabnya, kita perlu berhenti memecah-mecah realita. Kuncinya adalah memahami bahwa kita semua adalah bagian keutuhan dan perlu mengembalikan berbagai pengetahuan atau informasi yang sudah dipotong-potong serta disusun ulang itu pada keadaan awalnya berupa keutuhan nan tak terbagi-bagi. Barulah semuanya menjadi jelas. Tidak ada lagi yang terdistorsi. Wujudnya nampak jelas dan sempurna. Inilah yang menjadi tugas para penekun spiritual.
.
Pengetahuan mengenai rahasia fraktal kehidupan ini sangatlah penting. Sebagai praktisi metafisika, kita jadi mengetahui rahasia di balik ilmu-ilmu yang kita pelajari. Kita mulai sanggup memahami prinsip bekerjanya ilmu-ilmu seperti Astrologi dan Bazi. Sementara itu, para penekun spiritual akan mengetahui apakah tujuan utama spiritualisme. Kita runut ulang tahapan-tahapannya kembali pada keutuhan. Jangan sampai terbalik dan makin terpecah-pecah, sehingga distorsi makin parah dan begitu pula halnya dengan ketidak-jelasan beserta kebingungan.
.

.

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, silakan bagikan pada orang-orang yang Anda kasihi.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .
.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

SAYA MEMBERIKAN SEMINAR DI FAKULTAS FILSAFAT UNIVERSITAS PARAHYANGAN BANDUNG TENTANG ASTROLOGI

SAYA MEMBERIKAN SEMINAR DI FAKULTAS FILSAFAT UNIVERSITAS PARAHYANGAN BANDUNG TENTANG ASTROLOGI

.

Ivan Taniputera.

6 November 2018.

.

.

Pada tanggal 26 Oktober 2018, saya mendapatkan undangan dari fakultas filsafat Universitas Parahyangan untuk memberikan seminar mengenai ilmu Astrologi, dengan topik “Zodiac and the Meaning of Life.” Seminar dimulai pada sekitar pukul 18.30 dan berakhir pada kurang lebih pukul 19.00. Pada seminar tersebut, saya membahas mengenai seluk beluk beserta sekilas sejarah ilmu Astrologi Barat dan Timur.

.

Saya membukanya dengan menjelaskan apakah makna ilmu Astrologi itu. Astrologi berasal dari bahasa Yunani: ἀστρολογία (Astrologia): ἄστρον astron (“bintang”) and λογία logia (“perkataan”). Jadi “Astrologi” secara harafiah berarti “perkataan bintang-bintang.” Adapun filosofi dasar ilmu Astrologi adalah kedudukan benda langit mempunyai pengaruh pada peristiwa di dunia dan manusia. Saya menjelaskan pula mengenai ilmu Astronomi agar diketahui apa perbedaannya dengan Astrologi. Istilah “Astronomi” juga berasal dari bahasa Yunani: ἀστρονομία (Astronomia): ἄστρον astron (“bintang“) dan νόμος nomos (“aturan.”). Jadi secara harafiah “Astronomi” berarti “aturan bintang-bintang.” Lalu apakah perbedaan di antara keduanya? Astronomi mempelajari benda-benda langit secara saintifik; sedangkan Astrologi mempelajari pengaruh benda langit pada manusia dan peristiwa di bumi. Sebagai contoh, Astronomi mempelajari aturan peredaran benda langit. Sementara itu, Astrologi mempelajari bagaimana pengaruh benda langit terhadap nasib seseorang atau peristiwa-peristiwa di dunia. Oleh karenanya, Astronomi dan Astrologi mempunyai tujuan yang berbeda.

.

Sepanjang sejarah telah terbentuk berbagai sistim Astrologi di dunia ini; seperti: Astrologi Mesir, Astrologi Babilonia, Astrologi Yunani, Astrologi India, Astrologi Tiongkok, Astrologi Maya, dan lain-lain. Beberapa sistim itu ada yang saling memengaruhi satu sama lain. Meskipun demikian, dalam seminar ini saya hanya mengulas Astrologi Barat dan Tiongkok secara panjang lebar.

.

Berikutnya, saya memaparkan mengenai makna zodiak. Istilah “zodiak” juga berasal dari bahasa Yunani: ζῳδιακός κύκλος (Zodiakos Kiklos) atau “lingkaran hewan-hewan kecil.” Zodiak ini telah berusia sangat tua dan berasal dari peradaban Babilonia kuno.

.

Saya lalu memaparkan seluk beluk ilmu Astrologi Barat, khususnya mengenai makna bagan Astrologi, secara singkat; misalnya tentang simbol planet dan zodiak (glyph), rumah atau istana, dan aspek (sudut antar planet). Dijelaskan pula mengenai bagan Astrologi modern dan abad pertengahan.

.

Pembahasan saya kemudian beralih pada ilmu Astrologi Tiongkok. Pertama-tama, saya menjelaskan mengenai 28 Xiu (宿). Barangkali Xiu ini merupakan padanan bagi zodiak dalam Astrologi Barat. Saya menampilkan peta 28 Xiu sebagai berikut.

.

.

Nampak pada peta di atas, 28 Xiu beserta perbandingan dengan rasi-rasi bintang modern. Kita dapat menyaksikan pula pembagian Xiu menjadi empat bagian; yakni Kura-kura Hitam (玄武 Xuanwu), Naga Hijau (青龍 Qinglong), Funiks Merah (朱雀 Zhuque), dan Harimau Putih (白虎 Baihu).

.

Berikut ini adalah daftar selengkapnya bagi keduapuluh delapan Xiu.

.

Kura-kura Hitam (玄武) : Arah Utara

.

•斗 atau 斗(Dǒu atau Nandou) = Gantang atau Gantang Selatan

•牛 (Niú) = Sapi

•女 (Nǚ) = Gadis

•虛 (Xū) = Kekosongan

•危 (Wēi) = Atap

•室 (Shì) = Perkubuan

•壁 atau 壁 (Bì atau Dongbi) = Dinding atau Dinding Timur.

.

Naga Hijau (青龍) : Arah Timur

.

•角 (Jiǎo) = Tanduk

•亢 (Kàng) = Leher

•氐 (Dǐ) = Akar

•房 (Fáng) = Kamar

•心 (Xīn) = Hati

•尾 (Wěi) = Ekor

•箕 (Jī) = Keranjang penampi.

.

Funiks Merah (朱雀) : Arah Selatan

.

•井 atau井(Jǐng atau Dongjing) Sumur atau Sumur Timur

•鬼 (Guǐ) Hantu

•柳 (Liǔ) Pohon Liu

•星 (Xīng) Bintang

•張 (Zhāng) Jaring terbentang

•翼 (Yì) Sayap

軫 (Zhěn) Kereta.

.

Harimau Putih (白虎) : Arah Barat

.

•奎 (Kuí) Kaki

•婁 (Lóu) Ikatan

•胃 (Wèi) Lambung

•昴 (Mǎo) Rambut

•畢 (Bì) Jaring

•觜 (Zī) Paruh kura-kura

•参 (Shēn) Tiga Bintang.

.

Dengan demikian, masing-masing bagian terdiri dari tujuh Xiu.

.

Saya juga membahas mengenai Sima Qian (司馬遷 abad pertama-kedua SM), salah seorang pakar Astrologi Tiongkok kuno. Selain karyanya tentang sejarah, Beliau juga menulis karya tentang Astrologi. Berikut ini terdapat sedikit kutipan dari karya Beliau:

.

“Saat Mars berada pada Xiu Xin dan Fang, para raja akan mengalami goncangan.”

.

Pada bagian selanjutnya, saya mengulas mengenai berbagai bentuk ilmu Astrologi Tiongkok, seperti Qizhengsiyu (七政四餘). Ini merupakan padanan bagi ilmu Astrologi Barat, karena benar-benar didasari oleh pergerakan benda langit secara langsung. Selain itu, masih terdapat Bazi (八字), Ziweidoushu (紫微斗數), Qimendunjia (奇門遁甲), Taiyishenshu (太乙神數), dan Daliuren (大六壬). Sebelumnya saya menjelaskan pula mengenai Yinyang (陰陽) , Lima Elemen (五行 Wuxing), dan siklus 60 Jiazi (甲子) . Berbeda dengan Qizhengshiyu, meski ada komponen-komponen Bazi yang dapat diturunkan dari gerakan benda langit, namun bagan Bazi sendiri tidak langsung mengacu pada pergerakan benda langit. Bintang-bintang dalam bagan Ziweidoushu juga tidak mencerminkan pola pergerakan benda langit yang sebenarnya. Saya telah memaparkan pula alasan dan contoh bagi hal tersebut. Untuk memahaminya tentu saja kita memerlukan pengetahuan mengenai dasar-dasar ilmu Astronomi.

.

Ternyata ilmu Bazi sendiri dahulunya hanya mengenal tiga pilar saja. Berikut ini sekilas sejarahnya. Li Xuzhong (李虛中) dari Dinasti Tang: hanya mengenal pilar tahun, bulan, dan hari; yang dipentingkan pilar tahun. Xu Ziping (徐子平) dari Dinasti Song telah mengenal empat pilar; yakni tahun, bulan, hari, dan jam; yang dipentingkan pilar hari. Itulah sebabnya, Bazi yang kita kenal sekarang berasal dari Xu Ziping.

.

Saya juga membahas mengenai 12 shio (肖) dan contoh-contoh kasus penerapan ilmu Astrologi, baik yang berasal dari dunia Barat maupun Timur.

.

Berikut ini adalah contoh kasus yang berasal dari Tiongkok.

.

Contoh pertama berasal dari negarawan terkemuka Dinasti Qing bernama Zeng Guofan (1811-1872). Sewaktu putera tertua Zeng Guofan akhirnya mempunyai anak pada usia 33 tahun, ia mendapati bahwa bagan Bazinya kekurangan elemen Air dan Api. Ia khawatir cucunya itu tidak berusia panjang. Menjelang akhir tahun, ternyata benar cucunya itu meninggal. Zeng lalu dengan sedih menyatakan bahwa semua itu sudah merupakan kehendak Langit. Yang dapat dilakukan hanyalah menerima semua itu dengan tenang serta mematuhinya dengan diam.

.

Ternyata di Tiongkok, tidak semua pemikir menyukai Astrologi atau ilmu ramalan. Penentang ilmu ramalan pada masa Dinasti Qing antara lain: Gu Yanwu, Lu Shiyi, Fengjing, dan Quan Zuwang memperlihatkan contoh-contoh kesalahan dalam ilmu ramal. Novel Rulin Waishi (The Scholars) juga memperlihatkan contoh-contoh semacam itu. Kaisar Qianlong dari Dinasti Qing dalam perjalanan penyamarannya juga pernah menguji para peramal yang dijumpainya.

.

Berikut ini adalah contoh-contoh kasus yang berasal dari Barat.

.

Kita tentu telah mengenal nama Nostradamus (1503-1566). Beberapa penguasa pada zaman Nostradamus meminta saran padanya. Ramalan-ramalan Nostradamus juga masih menjadi bahan perbincangan hingga hari ini.

.

Ternyata ilmu Astrologi juga pernah diajarkan di universitas-universitas Eropa. Semasa akhir Abad Pertengahan di Eropa, Astrologi juga diajarkan pada berbagai universitas di Italia; sebagai contoh adalah Universitas Pavia di Milan. Astrologi diajarkan sebagai bagian studi kedokteran dan seni. Dengan demikian, pada masa itu diagnosa pasien juga melibatkan pembacaan bagan Astrologinya. Ini disebut medical Astrology (Astrologi Kedokteran). Para dokter di zaman dahulu menghitung pula bagan kelahiran Astrologi pasiennya sebagai bagian dari diagnosa. Lambat laun Astrologi dihilangkan dan dianggap sebagai pseudoscience (sains semu).

.

Galeazzo Sforza, duke Milan kelima (memerintah 1466-1476) merupakan salah seorang penguasa Eropa yang mempunyai ketertarikan kuat terhadap Astrologi dan mendasari penetapan kebijakan pemerintahannya pada Astrologi. Meskipun demikian, ia akan menghukum dengan kejam siapa saja yang berani memberikan prediksi buruk mengenainya. Salah seorang astrolog menyatakan bahwa masa pemerintahannya tidak akan mencapai 11 tahun. Astrolog itu dipenjara dan dibiarkan mati kelaparan tanpa diberi makan. Pada kenyataannya Galeazzo Sforza hanya memerintah selama kurang lebih 10 tahun.

.

Selama Perang Dunia II, baik pihak Sekutu maupun Poros menggunakan Astrologi sebagai alat propaganda.

.

Seminar ini diakhiri dengan tanya jawab.

.

Berikut ini beberapa foto lagi terkait seminar di atas.

.

.

.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . 

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

APAKAH TERDAPAT BAYANGAN BERUPA WUJUD TIGA DIMENSI? MARI PERLUAS WAWASAN ANDA MENUJU DIMENSI YANG LEBIH TINGGI

APAKAH TERDAPAT BAYANGAN BERUPA WUJUD TIGA DIMENSI? MARI PERLUAS WAWASAN ANDA MENUJU DIMENSI YANG LEBIH TINGGI

.

Ivan Taniputera.

1 Juli 2018

.

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas topik yang agak berat. Umumnya, setiap orang akan menyatakan bahwa bayangan (shadow) itu bersifat dua dimensi. Agar jelas, sebelumnya perlu dijelaskan bahwa yang dimaksud bayangan di sini adalah citra yang terbentuk karena terdapat penghalang dengan cahaya. Sebagai contoh adalah bayangan pohon di sebuah tembok atau dinding. Cahaya matahari terhalang pohon dan membentuk bayangan pohon tersebut di tembok atau dinding. Bayangan tersebut akan bersifat dua dimensi. Lalu adakah bayangan yang berupa tiga dimensi?

.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut silakan pahami terlebih dahulu hal-hal sebagai berikut.

.

Sebuah obyek berdimensi 0 (yakni sebuah titik) tidak mengenal konsep atas-bawah; depan-belakang, dan kiri-kanan.

Sebuah obyek berdimensi 1 (yakni sebuah garis) tidak mengenal konsep atas-bawah dan depan-belakang.

Sebuah obyek berdimensi 2 (yakni sebuah bidang datar) tidak mengenal konsep atas dan bawah. Ia hanya mengenal sumbu x dan y saja.

Sebuah obyek berdimensi 3 (yakni sebuah bangun ruang) mengenal konsep atas-bawah; depan-belakang, dan kiri-kanan. Kita hidup dalam alam yang berdimensi tiga.

.

Misalkan terdapat makhluk yang hidup pada suatu dimensi, maka ia tidak akan memahami konsep sebagaimana hanya dikenal di dimensi lebih tinggi. Kita ambil contoh makhluk berdimensi dua (jika ada) tidak akan sanggup memahami konsep atas dan bawah. Bagi mereka ruang hidup mereka hanyalah kiri-kanan dan depan-belakang saja. Kita tidak akan sanggup menjelaskan konsep atas-bawah beserta segenap pemahaman mengenai ruang berdimensi tiga sebagaimana yang kita amati sebagai realita sehari-hari pada makhluk berdimensi dua. Mereka akan menganggap bahwa konsep atas-bawah itu tidak ada dan bahkan mungkin akan mulai mencerca kita sebagai penipu.

.

Begitu pula kita tidak akan sanggup membayangkan konsep-konsep yang berada di tataran dimensi lebih tinggi.

.

Kita akan kembali pada topik kita mengenai bayangan. Marilah kita bayangkan cahaya yang menyinari sebuah ruas garis (dimensi 1). Jika kita menyinarkan cahaya pada salah satu ujung, maka di sini lain akan terbentuk bayangan berupa sebuah titik. Bila kita berganti menyinarkan cahaya pada ujung satunya lagi, maka pada sisi lawannya terbentuk pula bayangan berupa sebuah titik. Makhluk berdimensi 0 akan memandangnya sebagai dua buah titik karena mereka tidak memahami konsep mengenai garis. Mereka tidak akan menyadari bahwa dua buah titik berbeda itu sesungguhnya merupakan bagian sebuah ruas garis yang sama.

.

Kita beralih pada dimensi 2. Kita ambil sebuah persegi sebagai contoh. Jika kita menyinarkan cahaya pada sisi-sisinya, maka pada penjuru lawannya akan terbentuk bayangan berupa garis yang berdimensi 1. Dengan demikian terdapat empat kemungkinan bayangan berupa garis. Jika terdapat makhluk yang hidup pada dimensi 1, mereka juga akan mengalami kesulitan dalam membayangkan bahwa keempat bayangan berupa garis yang nampak berbeda bagi mereka itu, sesungguhnya terbentuk dari sebuah persegi saja. Para makhluk yang hidup di tataran dimensi 1 tidak akan sanggup membayangkan mengenai persegi dan bangun datar dalam bentuk apa pun.

.

Kita akan naik pada dimensi 3. Kita ambil sebuah kubus sebagai contoh. Sebuah kubus mempunyai enam sisi. Jika kita menyinarkan cahaya pada masing-masing sisi, maka pada setiap penjuru lawannya akan terbentuk bayangan berupa persegi. Jadi, terdapat enam kemungkinan bayangan berupa persegi. Bila terdapat makhluk yang hidup di dimensi 2, mereka juga akan sulit membayangkan bahwa keenam persegi tersebut sesungguhnya merupakan bayangan sebuah kubus saja. Tidak ada satu pun bayangan itu yang eksis atau hadir terpisah dari kubus.

.

Logika ini dapat pula kita terapkan pada dimensi yang lebih tinggi. Tentu saja karena keterbatasan kita yang hidup di ranah dimensi 3, mustahil bagi kita membayangkan dimensi 4. Namun karena benda berdimensi 1 akan menghasilkan bayangan berdimensi 0; benda berdimensi 2 akan menghasilkan bayangan berdimensi 1; dan bayangan berdimensi 3 akan menghasilkan bayangan berdimensi 2; tidakkah sesuatu yang berdimensi 4 akan menghasilkan bayangan berdimensi 3? Hal ini dapat kita terapkan lebih lanjut pada dimensi-dimensi yang lebih tinggi.

.

Kita juga mungkin akan mengalami kesulitan dalam membayangkan bahwa bayangan-bayangan berupa obyek tiga dimensi itu sesungguhnya terbentuk dari sebuah obyek berdimensi 4 saja.

 

Untuk jelasnya silakan perhatikan gambar di bawah ini.

.

 

 

.

Kita barangkali dapat memperluas hal ini pada ranah fenomena hantu. Banyak orang menyatakan pernah menyaksikan sosok-sosok bayangan hitam. Apakah sosok-sosok itu sesungguhnya merupakan bayangan dari sesuatu yang berdimensi lebih tinggi?

.

Terlepas dari semua itu, pelajaran yang dapat kita ambil adalah agar kita senantiasa memperluas wawasan pemahamahan kita. Semakin tinggi wawasan pemahaman kita, semakin banyak hal pula akan kita pahami.

MEMILIH PEMIMPIN LAMA DAN BARU DI SEBUAH NEGERI ANTAH BERANTAH

MEMILIH PEMIMPIN LAMA DAN BARU DI SEBUAH NEGERI ANTAH BERANTAH.

.

Ivan Taniputera.

6 Mei 2018.

.

 

 

CATATAN: Kisah ini adalah sepenuhnya fiksi. Kemiripan nama dan jalan cerita hanyalah sepenuhnya kebetulan.

.

Dalam perjalanan saya mengunjungi sebuah negeri antah berantah tibalah saya di sebuah kota kecil. Karena hari telah menjelang senja singgahlah saya di sebuah kedai kopi. Saya juga hendak menanyakan di mana saya dapat bermalam di kota kecil tersebut sebelum meneruskan perjalanan menikmati keindahan hutan Amazonias keesokan harinya. Segera saya mencari meja yang kosong, karena sore itu kedai cukup penuh. Kebetulan saya mendapatkan meja kosong di dekat tiga orang yang sedang menikmati kopi pesanannya. Dua orang usianya masih agak muda; sedangkan satu lagi sudah lanjut usia dan mengenakan kaca mata. Karena jarak yang berdekatan saya dapat mendengar obrolan mereka dengan baik. Belakangan saya mengetahui bahwa kedua orang muda itu masing-masing bernama Sanchez dan Ramirez. Sementara orang tua itu mereka panggil Pak Tua Bijaksana.

.

Saya juga baru mengetahui bahwa tahun depan negeri itu akan memilih pemimpin baru mereka. Di Negeri Antah Berantah itu pemilihan pemimpin dilakukan setiap beberapa tahun sekali dan kebetulan tahun depan memang merupakan saat diselenggarakannya ajang pemilihan pemimpin baru. Seorang pemimpin yang sudah atau sedang menjabat dapat dipilih kembali. Demikianlah yang saya baca dari buku petunjuk wisata Negeri Antah Berantah.

.

Orang yang pada akhirnya saya ketahui bernama Sanchez memulai pembicaraan, “Pokoknya tahun depan pemimpinnya harus yang sekarang menjabat!”

.

Orang muda satunya yang dipanggil Ramirez nampak tidak mau kalah. Ia berkata, “Pokoknya tahun depan pemimpinnya harus yang baru!.”

.

Sanchez: “Yang lama!!!”

Ramirez: “Yang baru!!!”

.

Hampir saja mereka saling menggebrak meja. Dari percakapan mereka nampak jelas bahwa Sanchez merupakan pedukung pemimpin lama. Sebaliknya Ramirez menginginkan pemimpin baru. Saya kemudian mengetahui bahwa pemimpin lama, tahun depan hampir dipastikan akan mencalonkan diri kembali.

.

Tiba-tiba bapak tua yang menyertai mereka dan dari tadi diam saja berdehem dan mulai berbicara, “Bukankah tujuan kita kemari adalah menikmati lezatnya kopi kedai ini dan sejuknya udara sore? Apakah tujuan kita kemari untuk bertengkar?”

.

Sanchez dan Ramirez serentak berkata, “Bagaimana pendapat Pak Tua Bijaksana?”

.

Bapak tua yang dipanggil Pak Tua Bijaksana itu menjawab, “Bagaimanapun juga kita saat ini belum mengetahui siapakah saingan pemimpin lama yang hendak mencalonkan diri kembali tersebut. Apakah kalian sudah mengetahui siapakah calon pemimpin lainnya?”

.

Sanchez dan Ramirez menggelengkan kepalanya.

.

Pak Tua Bijaksana melanjutkan, “Kalau begitu untuk apa kalian bertengkar? Masih terlalu dini untuk menyatakan pilihan kalian. Jika apa saja yang dapat dipilih belum diketahui secara pasti, untuk apa kalian bersitegang masalah pilihan? Bukanlah itu berarti kalian meributkan sesuatu yang belum jelas? Apalagi sampai merusak suasana minum kopi yang menyenangkan ini.”

.

Mereka bertiga kemudian menghirup kopi masing-masing yang masih sedikit mengepulkan asap. Para pengunjung lain tidak mempedulikan percakapan mereka bertiga.

.

Pak Tua Bijaksana melanjutkan kembali perkataannya, “Aku akan memberikan sebuah analogi. Misalkan aku akan memberikan hadiah pada kalian tahun depan. Pilihan hadiahnya ada dua, namun salah satu akan kukatakan sekarang; yakni mobil. Sedangkan satu lagi belum mau kukatakan sekarang. Aku baru mau mengatakannya tahun depan saat ajang pemberian hadiah dibuka. Kalian belum mengetahui pilihan hadiahnya yang satu lagi. Lalu ada orang yang berkata bahwa ia mau mobil saja. Yang lain berkata bahwa ia tidak mau mobil. Nah, kemungkinannya ada dua. Bila ternyata hadiahnya yang satu adalah pesawat terbang, maka yang pertama akan kecewa. Ternyata ada hadiah yang jauh lebih baik, yakni pesawat terbang; padahal ia sudah memilih mobil. Namun jika ternyata hadiahnya yang satu adalah sepeda, maka orang kedua akan kecewa, karena ia sudah menolak mobil; sehingga harus menerima pilihan hadiah yang jauh lebih buruk. Tentunya dengan asumsi bahwa mereka masing-masing tidak boleh menjilat ludahnya sendiri.

.

Bapak tua itu berhenti sebentar untuk membetulkan letak kaca matanya dan menghirup kopi di cangkirnya. Kopi itu tentunya sudah agak dingin.

.

Ia melanjutkan lagi ucapannya, “Begitu pula dengan memilih pemimpin baru. Kita juga belum tahu apakah pada tahun depan ada calon lain yang lebih baik atau tidak. Terlalu dini untuk membicarakan hal tersebut. Aku sendiri netral. Jika ada calon yang sanggup membuktikan dirinya lebih baik, mengapa aku tidak memilihnya? Kita harus memilih pemimpin terbaik bagi Negeri Antah Berantah yang kita cintai ini. Bukankah demikian, Nak Sanchez dan Ramirez?”

.

Sanchez dan Ramirez mengangguk setuju.

.

Pak Tua Bijaksana berkata lagi, “Dari pada bertengkar, lebih baik masing-masing pihak berupaya memunculkan calon terbaiknya, khususnya yang menginginkan pergantian pemimpin tahun depan. Lebih baik munculkan konsep-konsep apa yang hendak mereka wujudkan bila terpilih kelak. Pemimpin lama lebih baik melakukan penilaian terhadap apa yang telah dikerjakan selama masa pemerintahannya. Coba ciptakan program-program yang lebih baik lagi. Apa yang keliru dan kurang baik hendaknya diperbaiki di masa mendatang. Seorang pemimpin tidaklah luput dari kesalahan dan kekurangan, tetapi pemimpin yang baik bersedia mengakui kesalahannya, meminta maaf, serta memperbaikinya di masa mendatang. Dengan demikian, masing-masing calon dapat saling beradu konsep. Sementara itu, para pendukung masing-masing calon juga jangan saling bertengkar apalagi bermusuhan. Tiap orang bebas menentukan pilihannya masing-masing. Mari kita pilih pemimpin yang terbaik. Tidak perlu terpaku pada satu sosok, melainkan pada program dan konsepnya bagi negara kita.

.

Mereka kemudian menghabiskan sisa kopi yang ada di cangkir masing-masing.

.

Pak Tua Bijaksana berkata, “Tak terasa sekarang sudah hampir gelap. Jam telah menunjukkan pukul tujuh malam. Aku hendak pulang dulu ke rumahku.”

.

Sanchez dan Ramirez juga hendak pulang ke rumah mereka masing-masing. Demikianlah, mereka bertiga beranjak meninggalkan meja dan menuju kasir.

.

Saya tiba-tiba teringat mengenai rumah penginapan yang saya perlukan malam itu. Saya juga bangkit berdiri ke meja kasir untuk membayar dan menanyakan letak rumah penginapan terdekat. Besok saya masih harus melanjutkan perjalanan saya. Demikianlah, sedikit pengalaman saya di kedai kopi Negeri Antah Berantah.