TERAPI MENULIS KATA-KATA BERMAKNA BAIK UNTUK MENDATANGKAN ENERGI KEBERUNTUNGAN

TERAPI MENULIS KATA-KATA BERMAKNA BAIK UNTUK MENDATANGKAN ENERGI KEBERUNTUNGAN.

.

Ivan Taniputera.

17 Oktober.

.

Pada kesempatan kali ini saya akan memperkenalkan terapi menulis kata-kata bermakna baik, yang dapat mendatangkan energi keberuntungan.

.

Kepada siapakah artikel atau terapi ini ditujukan?

Pertama-tama, artikel atau terapi ini ditulis bagi mereka yang:

  1. Sering merasakan pesimisme, ketidak-mampuan, rasa rendah diri, muram, sedih, dan beragam perasaan buruk atau negatif lainnya.
  2. Merasa bahwa hidupnya banyak hambatan atau kemalangan. Nasib serasa kurang baik dan sering mengalami kegagalan.
  3. Ingin hidup lebih baik dan ceria.

.

Apakah yang dimaksud dengan kata-kata bermakna baik?

.

Memberikan definisi yang tepat bagi “kata-kata bermakna baik” mungkin agak susah, tetapi saya akan merumuskan sebagai berikut:

  1. Kata-kata yang mencerminkan kebahagiaan bagi diri sendiri dan semua orang. Contohnya adalah: bahagia, senang, gembira, riang, suka cita, dan lain sebagainya.
  2. Kata-kata yang mendatangkan kesejahteraan bagi semua orang. Contohnya adalah: kemakmuran, kelimpahan, kaya, damai, sukses, berhasil, sejahtera, dan lain sebagainya.
  3. Kata-kata yang mencerminkan kekayaan spiritual. Contohnya adalah: kebijaksanaan, pencerahan, pengetahuan, dan lain sebagainya.
  4. Kata-kata yang mencerminkan cinta kasih bagi diri sendiri dan semua makhluk. Contohnya adalah: cinta kasih, cinta, kasih sayang, dan lain sebagainya.
  5. Kata-kata yang mencerminkan nilai-nilai mulia universal, seperti kesabaran, murah hati, dan lain sebagainya.
  6. Kata-kata yang mencerminkan kualitas-kualitas baik dalam diri semua makhluk beserta lingkungan sekitar kita, seperti sehat, panjang umur, cerdas, pandai, jenius, elok, bagus, indah, dan lain sebagainya. Siapakah yang tidak mau sehat dan panjang umur?

Mungkin masih banyak rumusan lainnya. Tetapi sebagai gambaran, saya menyebutkan enam definisi saja seperti yang telah dipaparkan di atas.

.

Mengapa kata-kata yang bermakna baik?

Pikiran kita sering diliputi oleh hal-hal buruk, seperti rasa rendah diri, pesimisme, tidak mampu, muram, sedih, marah, kesal, benci, dan lain sebagainya. Ada orang bijaksana yang mengatakan bahwa kita menjadi sebagaimana yang kita pikirkan. Pikiran dengan demikian adalah pelopor. Kegagalan, hambatan dalam hidup, kemalangan, dan hal-hal buruk lainnya seringkali terjadi karena adanya energi-energi buruk atau negatif yang didatangkan oleh pikiran kita sendiri. Itulah sebabnya, demi menyingkirkan blokade-blokade pikiran itu, kita perlu membangkitkan pikiran yang baik atau positif. Blokade-blokade mental itu perlu dikikis. Lebih bermanfaat mana, mengisi pikiran kita dengan hal-hal baik atau buruk? Kata-kata hasutan bernuansa kebencian hendaknya kita singkirkan, karena tidak bermanfaat bagi kebahagiaan jasmani beserta rohani kita.

.

Terapi menulis kata-kata bermakna baik.

.

Kini tibalah kita pada intisari artikel ini. Salah satu cara agar kita senantiasa mengenang hal-hal baik adalah dengan menuliskannya. Kita menuliskan kata-kata bermakna baik seperti yang telah didefinisikan di atas.

.

Metodanya sangat mudah. Anda tinggal menuliskan pada secarik kertas seluruh kata-kata bermakna baik yang terlintas dalam pikiran Anda. Tidak ada target dalam hal ini. Jika Anda sudah berasa sedikit lelah atau bosan, maka hentikanlah. Janganlah menjadikannya sebagai keterpaksaan. Apabila mungkin lakukan terapi ini secara rutin setiap harinya. Namun, bila tidak juga bukanlah masalah. Lakukanlah saat Anda santai dan memang ada dorongan kuat menjalankan terapi ini. Jangan sampai ada rasa terpaksa, karena tidak akan bermanfaat.

.

Saat menuliskannya, Anda boleh menggunakan beragam warna. Gunakanlah media atau alat tulis yang paling sesuai bagi Anda. Boleh berupa pulpen, spidol, pensil, dan lain sebagainya.

.

Setelah Anda merasa cukup, maka akhiri kegiatan tersebut dan bubuhkan tanda tangan Anda pada kertas yang telah ditulisi kata-kata bermakna baik tersebut. Bubuhkan pula tanggal (dan jam) jika Anda menghendakinya. Simpan dan kumpulkan kertas dalam sebuah map atau tempat apa saja yang Anda anggap sesuai. Saat Anda memerlukan motivasi diri boleh memandang kertas-kertas tersebut. Anda juga akan mengetahui bagaimana perubahan tulisan Anda dari hari ke hari. Barangkali semua itu akan memberikan suatu pesan bagi Anda. Apakah kertas-kertas itu boleh dibuang? Sebaiknya jangan, walaupun tentu saja tidak ada yang dapat melarang bila Anda ingin membuangnya. Namun, jika dibuang maka energi baik atau positif yang telah dikumpulkan seolah-olah akan sirna begitu saja.

.

Perlu diingat, saat Anda membubuhkan tanda tangan Anda, katakan dalam hati dengan penuh perhatian, “Aku nyatakan (klaim) seluruh kebaikan ini bagi diriku.” Anda boleh tambahkan, “dan semua makhluk,” asalkan hal tersebut tulus berasal dari Anda sendiri. Lakukan latihan sesuai dengan kemampuan Anda.

.

Berikut ini adalah contoh-contoh terapi yang saya lakukan beberapa hari ini.

.

 
 

.

 
 

.

 
 

Berdasarkan gambar di atas, bila Anda mendambakan kesuksesan, maka boleh hanya menuliskan kata “Sukses.” Jika mendambakan kesehatan, boleh hanya tuliskan kata “Sehat.”

.

Untuk mendatangkan atau membangkitkan energi cinta kasih, kita dapat menuliskan sebagai berikut.

.

 
 

.

 
 
 

Seorang sahabat menanyakan, apakah gambar tersebut boleh dijadikan latar atau wallpaper telefon selular, android, atau komputer. Jawabnya, tentu saja adalah boleh dan sangat baik. Bahkan, jika Anda punya aplikasi khusus untuk menggambar, maka Anda dapat membuat tulisan bermakna baik Anda sendiri.

.

Lebih jauh lagi, bila Anda menggunakan aplikasi atau piranti lunak (software) untuk membuat tulisan-tulisan tersebut, hasilnya boleh dimuat pada media sosial yang Anda ikuti. Dengan demikian, energi keberuntungannya juga akan memancar semakin luas.

.

Sebagai kesaksian saya pribadi. Setelah kurang lebih tiga hari mempraktikkaan terapi ini, maka anehnya segala sesuatu yang ada di sekitar saya tampak lebih terang. Anda juga boleh berbagi kesaksian dan pengalaman Anda setelah mempraktikkan terapi ini selama beberapa waktu.

.

Anda telah hampir selesai membaca artikel ini. Sebagai penutup, tanyakanlah pada diri Anda sendiri, apakah artikel atau terapi ini baik atau tidak. Jika Anda rasa baik, mengapa tidak membagikannya seluas mungkin? Apabila Anda mengetahui sesuatu yang baik dan bermanfaat serta hanya menyimpannya bagi diri sendiri, apakah Anda merasa bahwa Anda masih layak mendapatkan keberuntungan? Renungkanlah sendiri dalam ketenangan. Jika Anda pelit dalam berbagi hal-hal kecil dan mudah, bagaimana mungkin Anda mengharapkan kemurahan dalam hidup? Alih-alih kemurahan, justru kemiskinan dan kemalangan yang akan mendatangi Anda.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . 

.

 

 
 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Advertisements

BEBERAPA KIAT DAN LATIHAN UNTUK MENJADI KAYA

BEBERAPA KIAT DAN LATIHAN UNTUK MENJADI KAYA

.

Ivan Taniputera.

26 Maret 2017

.

Banyak orang merasa hidupnya tidak pernah sejahtera dan senantiasa bertanya-tanya mengapa demikian halnya. Ternyata ada sikap-sikap batin yang menjauhkan rejeki dari kita. Berikut ini saya akan membagikan beberapa kiat dan latihan yang dapat memperbaiki sikap batin tersebut. Sebagai tambahan, kiat-kiat dan latihan ini bukanlah ciptaan saya, melainkan saya dengar dari beberapa orang bijaksana yang sempat saya jumpai dalam hidup saya. Karena saya rasa sangat bermanfaat, maka saya akan membagikannya pada sebanyak mungkin pembaca. Jika Anda ingin hidup Anda berbahagia, maka silakan bagikan juga artikel ini seluas-luasnya. Hidup Anda akan beruntung.

.

1) JANGAN PERNAH MENGATAKAN MAHAL

.

Saat memperoleh jawaban mengenai harga barang yang kita tanyakan, tidak jarang kita mengatakan, “Tidak jadi, harganya mahal.” Kita tidak pernah menyadari bahwa perkataan semacam itu sama dengan menyumpahi atau mengutuki diri kita sendiri agar hidup miskin. Bagaimana logikanya? Sangat sederhana. Jika Anda mempunyai banyak uang, tidak ada yang mahal bagi Anda bukan? Oleh karenanya, jangan sekali-sekali mengatakan bahwa sesuatu itu mahal. Setelah menyadari kebenaran ini, saya melatih diri agar tidak mengatakan sesuatu itu mahal. Lalu apakah yang harus kita katakan? Kita dapat dengan sopan mengatakan, “Terima kasih atas jawabannya. Harga yang ditawarkan sangat kompetitif, namun sementara saya akan tampung dahulu.” Dengan demikian, semua pihak akan merasa puas dan dihargai. Apabila kita mengatakan barang dagangan seseorang mahal, maka mungkin ia akan tersinggung. Dengan membuat orang lain tersinggung kita telah menaburkan energi negatif.

.

2) JANGAN PERNAH MENGATAKAN TIDAK PUNYA UANG.

.

Anda tentu pernah didatangi oleh salah seorang sahabat yang hendak meminjam uang pada Anda. Karena tidak ingin meminjaminya uang, Anda mungkin menolak dengan menyatakan sebagai berikut, “Maaf, saya tidak punya uang.” Entah benar-benar punya uang atau tidak, hal ini juga sama dengan mendatangkan kutuk kemiskinan pada diri Anda. Anda mengutuki diri Anda sendiri tidak punya uang. Kata-kata ini jelas merupakan semacam “mantra” yang mengundang kemiskinan pada diri Anda. Saya juga melatih diri menghindarkan kata-kata semacam ini. Lalu bagaimanakah jawaban kita tatkala ada sahabat yang hendak meminjam uang dan kita karena berbagai pertimbangan atau alasan tidak ingin meminjaminya uang? Saya pernah mengalami hal semacam itu dan menyatakan sebagai berikut, “Maaf, saya tidak mau persahabatan kita dicemari masalah uang. Jika seandainya engkau tidak dapat mengembalikannya, persahabatan kita terancam rusak. Lebih baik saya tidak meminjamimu uang dan persahabatan kita tetap terjaga” Demikianlah yang saya katakan dan masalah selesai.

.

Demikianlah kiat yang ingin saya bagikan hari ini. Jangan pernah mendatangkan energi kemiskinan pada diri Anda, melainkan undanglah selalu energi kesejahteraan dengan mengembangkan sikap batin yang tepat. Anda harus selalu merasa diri Anda sejahtera. Jangan ucapkan kata-kata yang mengutuki diri sendiri dan mendatangkan jerat kemiskinan pada diri Anda. Bagi Anda yang telah membaca artikel ini, maka silakan bagikan pada sebanyak mungkin kenalan Anda. Dengan membagikannya Anda sudah beramal dan mendatangkan keberuntungan bagi diri Anda sendiri. Namun jika bersikap kikir dan malas membagikannya, maka jerat kemiskinan dengan segera akan membelenggu Anda selamanya.

.

Salam sejahtera dan kemakmuran.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . 

 

 

. PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEBERUNTUNGAN KHUSUSNYA DALAM HAL PERDAGANGAN

GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEBERUNTUNGAN KHUSUSNYA DALAM HAL PERDAGANGAN.

.

Ivan Taniputera.

19 September 2016.

.

 
 

.

Hari ini saya memuat gambar wallpaper yang dapat meningkatkan energi keberuntungan dalam percintaan. Salah seorang teman menanyakan mengenai gambar wallpaper ponsel atau laptop yang dapat meningkatkan keberuntungan.

.

Oleh karenanya, saya lalu menciptakan gambar ini. Sebenarnya ada banyak gambar yang berkaitan dengan “hokkie” atau keberuntungan. Saya berpedoman pada ilmu Fengshui klasik dan hanya memberikan sedikit kemasan modern padanya. Kapal-kapalan telah banyak dipergunakan oleh para praktisi Fengshui di daratan China. Oleh karenanya, gambar kapal-kapalan tentunya juga baik dipergunakan sebagai wallpaper. Energinya dapat membantu meningkatkan keberuntungan dalam bisnis, khususnya yang terkait dengan perdagangan, ekspor impor, ekspedisi, perkapalan, dan lain sebagainya. Barangkali di luar bisnis-bisnis tersebut masih bisa mendapatkan manfaat, hanya saja tidak sebesar bidang-bidang usaha sebagaimana tersebut di atas.

. Bagaimana logika bekerjanya gambar ini? Sangat sederhana. Ponsel memancarkan radiasi dan gelombang, bukan? Gelombang dan radiasi itulah yang akan memancarkan energi keberuntungan gambar kapal pembawa komoditas berharga tersebut. Sebaliknya jika Anda memasang gambar bernuansa buruk, suram, atau tidak senonoh maka energi buruk pula yang akan terpancar. Selamat mencoba.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . 

 

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

RAMAL PANUJUMAN UNTUK MENANYAKAN MENGENAI KEBERUNTUNGAN

RAMAL PANUJUMAN UNTUK MENANYAKAN MENGENAI KEBERUNTUNGAN

.

Ivan Taniputera.

27 Maret 2016.

.

 
 
 

Ini adalah ramalan yang berasal dari buku “Ramal Panujuman.” Buku ini aslinya ditulis dalam bahasa Jawa.

Caranya, pilih salah satu di antara 30 pertanyaan di bawah ini: 

 

.

1.Apakah dapat memperoleh keuntungan?

2.Mendapatkan keuntungan atau kerugian?

3.Apakah harapan itu dapat tercapai?

4.Apakah rekan atau sahabat itu dapat dipercaya?
5.Apakah bepergian sekarang baik?
6.Apakah makna impian itu?
7;.Apakah makna kedutan itu?
8.Apakah lebih baik pindah ke negara/ tempat lain?
9.Apakah orang itu mencintaiku?
10.Apakah orang yang sakit itu dapat disembuhkan?
11.Siapakah dokter yang perlu diundang/ dikunjungi agar dapat memperoleh kesembuhan?
12.Apakah sudah saatnya naik pangkat?
13.Jika berspekulasi saat ini akan menang atau kalah?
14.Bagaimanakah nasib anak laki-laki ini?
15.Bagaimanakah nasib anak perempuan ini?
16.Manakah yang lebih baik, berusaha sendiri atau bekerja pada orang lain?
17.Apakah orang yang telah pergi itu akan kembali lagi?
18.Apakah akan memperoleh anak laki-laki atau perempuan?
19.Apakah orang yang sedang dilanda kesusahan itu akan memperoleh pertolongan?
20.Di manakah saya dapat memperoleh keberuntungan?
21.Apakah saya dapat memperoleh kemenangan pada perkara ini?
22.Apakah suami/istri yang telah pergi itu akan kembali lagi atau akankah terjadi perpisahan?
23.Apakah orang yang sedang berada di tengah peperangan itu akan selamat?
24.Apakah barang yang hilang dapat ditemukan kembali?
25.Apakah akan berjumpa dengang orang yang dicari?
26. Apakah pernikahan itu akan membuahkan hasil baik?
27.Dari manakah mendapatkan menantu terbaik?
28.Hari apakah yang baik bagi pernikahan?
29. Apakah menagih hutang akan dibayar?
30. Apakah perjalanan usaha ini berhasil atau tidak?

.

 
 
 

Selanjutnya pilih salah satu di antara huruf-huruf pada kotak terlampir. Cara memilih boleh dengan menutup mata lalu menggerak-gerakkan jari Anda pada kotak-kotak di atas. Setelah dirasa cukup, silakan periksa jatuh di huruf apakah jari Anda. Cara lain boleh dengan menuliskan huruf-huruf di atas pada kartu dan Anda pilih secara acak.

.

Seseorang menanyakan pertanyaan nomor 3 dan memperoleh jawaban C.

.

Untuk mengetahui jawabannya, kita menggunakan lembaran tabel yang disebut “Raen Pituduh.” Cari angka berapa yang merupakan pertemuan antara nomor 3 dan jawaban C.

.

 
 

 
 
 

Ternyata angkanya adalah 1, jadi kita membuka lembar jawaban C dan mencari angka 1. Hasilnya adalah:

.

“Manawa ngati-ati kalawan ati ora djail, pangarep-arep iku bisa kasembadan.”

.

Terjemahan:

.

“Jika berhati-hati dan tidak memendam niat jahat, harapan itu dapat terlaksana.”

.

Ramalan di atas menyatakan bahwa jika Anda berniat tulus dan senantiasa bertindak waspada dan berhati-hati, maka segenap harapan itu dapat terlaksana.

.

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . .

 
 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

HU (CHINESE TALISMAN) UNTUK PERLINDUNGAN DAN KEBERUNTUNGAN

HU (CHINESE TALISMAN) UNTUK PERLINDUNGAN DAN KEBERUNTUNGAN

.

Ivan Taniputera.

20 Maret 2016

.

Saya menjumpai hu sebagai berikut.

.

 
 
 

Saya akan mencoba menguraikan makna aksara-aksara China yang terdapat pada hu tersebut.

Bagian 1 terdapat aksara 奉勍 (Fengqing), yang berarti “menghaturkan hormat.”

.

Bagian 2 terdapat aksara 太上老君 (Taishang Laojun), yang merupakan gelar bagi Lao Zi, yakni pendiri Daoisme.

.

Bagian 3 terdapat aksara 道德天尊 (Daode Tianzun), yang juga merupakan gelar bagi Lao Zi.

.

Pada latar belakang hu memang terdapat gambar Lao Zi.

.

Bagian 4 terdapat aksara 福德正神 (Fude Zhengshen), yang merupakan nama dewa. Dalam lafal Hokkian, Beliau dikenal sebagai Hok Tek Cin Sin.

.

Bagian 5 terdapat aksara 炤財童子 (Zhaocai Tongzi) atau Kumara Pemberi Rejeki.

.

Sayangnya barisan aksara sebelah kiri gambarnya buram, sehingga tidak terbaca.

.

Sementara itu, dibagian bawah aksara bertuliskan Fude Zhengshen (bagian 6), terdapat aksara yang dapat disepadankan dengan bunyi “Om” dalam mantra-mantra India.

.

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . .

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

TATA CARA MANDI UNTUK MEMBERSIHKAN DIRI DARI KESIALAN

TATA CARA MANDI UNTUK MEMBERSIHKAN DIRI DARI KESIALAN

 

Ivan Taniputera

17 Januari 2014

Seseorang berkonsultasi pada saya dan menyatakan bahwa dirinya sedang dirudung oleh kesialan. Apa pun yang dikerjakan olehnya tidak membuahkan hasil dan selalu gagal. Ia menanyakan apa yang seharusnya dilakukan. Setelah melakukan penelaahan, nampak bahwa energi kehidupan atau vitalitas batin orang yang bersangkutan sedang mengalami penurunan.

 

Menurut ilmu metafisika, jika vitalitas atau kebugaran batin seseorang sedang mengalami penurunan, maka energinya akan menjadi negatif (陰 yin), sehingga frekuensinya juga semakin dekat dengan alam yin. Dengan kata lain, ia akan mudah “ditempeli” oleh “makhluk-makhluk halus.” Selanjutnya, “makhluk-makhluk halus” itu akan menghambat keberuntungan orang tersebut, sehingga seolah-olah keberuntungan menjauh darinya. Apa yang dikerjakan sering menjumpai kegagalan. Pikiran juga akan dilanda keputus-asaan. Ia akan merasa tidak tentu arah dan tidak tahu lagi apa yang dilakukan.

 

Bagaimanakah cara mengatasi hal ini? Satu-satunya pemecahan adalah kebugaran batin atau energi kehidupannya harus ditingkatkan kembali. Lalu barangkali pembaca akan bertanya kembali, bagaimanakah caranya? Salah satu caranya adalah dengan ritual mandi. Sebenarnya ritual mandi untuk membersihkan diri dari hawa negatif ini adalah dalam banyak tradisi dan budaya. Bahkan di dalam salah satu Sutra Agama Buddha Mahayana yang berjudul Suvarnaprabhasa Sutra (金光明經 Jing Guang Ming Jing) juga dijelaskan mengenai tata cara ritual mandi.

 

Kita akan menggunakan tata cara ritual mandi yang sederhana saja.

 

1.Sediakan air hangat, jangan terlalu panas. Yang penting Anda merasa nyaman dengannya.

2.Sediakan bunga tujuh rupa, garam, dan jahe yang telah dipotong-potong.

3.Masukkan semua bahan pada poin nomor 2 ke dalam ember yang berisikan air hangat. Aduk hingga menyebar ke dalam air.

 

Sebelumnya mandi dan keramas dahulu dengan air bersih. Setelah itu bacalah doa menurut agama dan kepercayaan masing-masing guna membangkitkan kemantapan hati. Intinya adalah memohon agar pikiran menjadi tenang dan dijauhkan dari segenap halaman hidup. Bagi yang beragama Buddha, bunga tujuh rupa boleh diganti dengan bunga persembahan pada altar Buddha dan Bodhisattwa. Boleh juga ditambahkan abu bekas pembakaran dupa. Jika menggemari terapi bebauan (aroma therapy), maka boleh ditambahkan wewangian yang disukai.

 

Kemudian guyurkanlah air hangat yang sudah diberi garam, jahe, dan bunga tujuh rupa tadi ke tubuh, mulai dari kepala hingga seluruh tubuh. Jika memiliki bathup dapat juga berendam ke dalamnya. Pusatkan pikiran Anda pada guyuran air hangat tersebut, seperti sedang bermeditasi.

Setelah selesai, basuh tubuh Anda dengan air bersih.

Ritual ini dapat diulang beberapa kali sesuai kebutuhan. Hari melakukan ritual sebaiknya dipilih hari yang baik bagi Anda.

Intisari ritual ini adalah menenangkan pikiran. Jika pikiran sudah terang, maka vitalitas batin Anda secara bertahap akan mengalami peningkatan.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Untuk artikel menarik lainnya silakan buka https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

ILMU KEBERUNTUNGAN: MENGHARAPKAN YANG BURUK PARA ORANG LAIN SAMA DENGAN MENGHARAPKAN YANG BURUK PADA DIRI SENDIRI

ILMU KEBERUNTUNGAN: MENGHARAPKAN YANG BURUK PADA ORANG LAIN SAMA DENGAN MENGHARAPKAN YANG BURUK PADA DIRI SENDIRI

Ivan Taniputera

4 Juni 2015

 

Salah seorang teman berkonsultasi pada saya mengenai usaha tokonya yang sepi. Selama mengenal teman ini, saya mengetahui bahwa ia gemar memaki-maki atau mengata-ngatai pelanggan beserta orang yang kurang disukainya. Ia mengharapkan sesuatu yang buruk menimpa mereka. 

Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini, marilah kita merenungkan apa dampak yang mungkin terjadi jika kita mengharapkan sesuatu yang buruk pada orang lain, dalam hal ini pelanggan atau rekan bisnis kita. 

 

Pertama-tama, seorang pengusaha atau pebisnis tidak akan bisa bertahan jika tidak ada pelanggannya. Seorang pengusaha memerlukan rekan bisnis agar dapat bertahan. Jika tidak ada rekan bisnis dari mana ia akan mendapatkan barang-barang yang dijualnya? Setiap orang saling membutuhkan satu sama lain. Ini adalah fakta yang tidak dapat dipungkiri. Barangsiapa yang hendak memungkiri fakta ini, maka ia harus menghasilkan segala sesuatunya seorang diri; dari hulu ke hilir. Apakah ada yang sanggup?

 

Kedua, setiap pelanggan adalah potensial. Entah pelanggan itu disukai atau tidak, semuanya berpotensi memberikan keuntungan pada kita. 

 

Dengan demikian, bijaksanakah jika seorang pedagang atau pemilik toko mengharapkan yang buruk menimpa para pelanggannya, entah pelanggan disukai atau tidak? Mari kita renungkan sebagai berikut, seandainya harapan buruk orang tersebut pada langganan-langganannya terlaksana, dan mereka sungguh-sungguh menjadi bangkrut, bukankah pelanggan-pelanggannya akan hilang atau berkurang? Jika pelanggan-pelanggannya hilang atau berkurang bukankah bisnisnya sendiri akan merosot? Jika bisnisnya merosot, bukankah itu berarti bahwa kebangkrutan sudah berada di pintu gerbangnya sendiri? Dengan demikian, nampak nyata bahwa mengharapkan sesuatu yang buruk pada orang lain, sama denga mengharapkan yang buruk pada diri sendiri. Jadi mengharapkan sesuatu yang buruk pada orang lain adalah tidak bijaksana.

 

Seorang pelanggan hendaknya mengharapkan sesuatu yang baik pada semua orang. Jika semua orang hidup makmur, bukankah daya beli mereka akan meningkat. Dengan demikian, mereka berpeluang membeli semakin banyak di tokonya. Jika semakin banyak orang berbelanja di tokonya, bukankah ia akan bertambah makmur. Mengharapkan kesejahteraan pihak lain adalah berarti mengharapkan kesejahteraan bagi diri sendiri. 

 

Selanjutnya, secara logis, jika harapan buruk bagi orang lain, akan menghadirkan emosi-emosi negatif dalam pikiran dan batin kita. Dengan demikian, kemampuan kita dalam bekerja menjadi berkurang. Kita tidak akan sanggup lagi membaca peluang-peluang baik bisnis kita. Kita berpeluang mengambil keputusan-keputusan bisnis yang salah. Terlebih lagi, wajah akan menjadi tidak menyenangkan. Jika begitu, apakah orang senang berbisnis dengan kita? 

 

Menurut metafisika China, keberuntungan manusia itu bergantung pada tiga faktor, yakni Langit, Bumi, dan Manusia. Faktor Langit adalah nasib dibaca berdasarkan gerakan bintang-bintang (ilmu nasib atau astrologi). Berdasarkan ilmu pengetahuan modern, ini menyangkut faktor cuaca, iklim, keadaan ideologi-politik-ekonomi suatu negara, dan lain sebagainya. Faktor Bumi ini misalnya adalah Fengshui. Berdasarkan kacamata modern, mungkin mengacu pada strategis dan tidaknya suatu lokasi. Mudah dicapai atau tidak. Faktor manusia mengacu pada diri manusia itu sendiri, misalnya bagaimana ia berusaha, berpandangan, dan bersikap. 

 

Banyak orang hanya menitik-beratkan pada faktor Langit dan Bumi saja, tetapi lupa pada faktor Manusia. Padahal tidak jarang, faktor Manusia dapat menghapuskan keunggulan yang berasal dari kedua faktor lainnya. Sebagai contoh, seseorang hidup pada zaman perekonomian sedang baik dan mempunyai toko atau tempat usaha yang paling strategis di sebuah kota sangat ramai. Namun jika ia lebih suka bermalas-malasan dan jarang membuka tokonya, menurut Anda apakah ia akan menjadi pengusaha sukses? Jadi jangan lupa, faktor Manusia bagaimana pun juga amat sangat penting dan jangan dilupakan. Perhitungan Fengshui sehebat apa pun tidak akan bermanfaat bagi orang malas atau berkepribadian buruk. Termasuk gemar mengharapkan sesuatu yang buruk bagi orang lain. Semua faktor harus kita perhatikan dengan baik. 

 
 

ORANG YANG SERING MENDOAKAN ORANG LAIN MURAH REJEKI, MAKA DIRINYA PUN AKAN MURAH REJEKI. 

 

Semoga bermanfaat.

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, petuah keberuntungan, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan metafisika, silakan kunjungi: