MIMPI SEORANG SAHABAT BERJUMPA DENGAN DEWA DAN KESAKSIAN TEPATNYA RAMALAN SAYA

MIMPI SEORANG SAHABAT BERJUMPA DENGAN DEWA DAN KESAKSIAN TEPATNYA RAMALAN SAYA

.

Ivan Taniputera.

18 April 2020.

.

.

Salah seorang sahabat meriwayatkan mimpinya berjumpa dewa. Karena terdapat hal-hal yang bermanfaat untuk dibagikan saya menuangkannya dalam artikel ini. Berikut adalah penuturan selengkapnya yang dikirimkan melalui inbox facebook:

.

PENUTURAN SEORANG SAHABAT:

,

Jadi ada 3 encounter dengan entitas suci ko,

Encounter pertama adalah memimpikan Han Xin Ye ( lupa mimpi mim sin nya aatau dewa hidupnya langsung),gak lama setelah saya mimpi Han Xin Ye,saya yang saat itu sering kumpul bareng teman2 sambil main kartu berjudi jadi tidak pernah menang duit lagi,hingga akhirnya saya sekarang pun berhenti samasekali bermain kartu judi dengan teman2 terkecuali hanya sekedar kumpul2 ngopi, Han Xin Ye dalam mazhab taoisme adalah dewa rejeki sampingan atau awam dipanggil Dewa Judi dan Permainan

.

Encounter kedua adalah bermimpi ketemu dewa hidup dalam sebuah kelenteng (awalnya saya tidal tahu dan tidak kenal siapa kongco ini) yang kemudia saya identifikasi sebagai Gan Tian Da Di yang berwuju Seorang Jenderal Tua yang mengenakan jubah perang dengan ditemani oleh seekor harimau putih,namun ada kejadian atau peristiwa spesifik apa yang terjadi setelah mimpi ini tidak bisa atau mungkin saja luput saya deteksi kareba saya tidak kenal dewa ini dan mengetahui aspek2 apa saja yang berhubungan dengan dewa ini,

.

Encounter 3 adalah mimpi memiliki amulet thais yang dikenal sebagai mae per,mae per adalah spirit/entitas selevel thep/deva/dewa dalambudaya thais yang dipercaya mampu membantu believer nya mendapatkan kelancaran dan kemajuan dalam usaha dan bisnis serta pengasihan,dalam mimpi ini saya bermimpi memiliki amulet mae per dan sebagai akibatnya usaha jualan saya menjadi begitu laris dan kencang omsetnya,ini mimpi yang saya alami sebelum pandemi corona menggerogoti negeri kita,seteah mengalami mimpi ini,saya alami langsung sekarang ternyata pndemi corona akhirnya sampai juga ke negeri kita dan menghamtam swmua aspek kehidupan kita terutama dalam bidang usaha dan bisnis kita semua termasuk saya sendiri sekarang yang letih lesu dan sepu

,

Jadi inilah 3 mimpi saya yang paling bisa saya ingat dan oh ya ada satu mimpi lagi yang pernah saya konsultasi kan ke ko ivan yang ternyata benar kejadiannya setelahnya sesuai dengan apa yang ko ivan katakan

.

Yakni mimpi ketemu 2 dewa petugas akhirat qiye baye atau si kakek jangkung dan kakek pendek,mimpi dikejar oleh 2 dewa ini.mimpi ini pernah saya tanyakan ke ko ivan dan ko ivan meramalkan bahwa saya akan mengalami dakit keras dan ternyata benar,setelah itu saya sakit asma berat sampai2 setiap malam saya selalu takut tuk tidur di malam hari karena saya bisa tiba2 sesak nafas seperti orang meregang nyawa sesaat mencari2 udara tuk bisa dihirup,namun akhirnya sakit asma ini berakhirr juga setelah saya merenung diri sendiri apa sebenarnya masalahnya dan saya mendapatkan jawaban sendiri dari hasil analisa dewe bahwa asma saya ini timbul disaat bersamaan saya mulai membiarkan hewan piaraan anjing dan musang saya tinggal dalam rumah,dan bulunya itu membuat saya alergi,setelah saya mulai melepas musang ke alam bebas dan memindahkan anjing piaraan saya tinggal di luar di dalam pekarangan rumah saja,saya pun kembali bebas dari sakit asma / alergi saya ko

,

Jadi inilah pengalaman saya bermimpi ketemu dengan entitas2 suci dan kejadian2 yang kemudian menjadi nyata dalam realitas.

.

Demikianlah penuturan sahabat tersebut terkait mimpinya berjumpa dengan dewa. Kini saya akan memberikan beberapa komentar.

.

Saya akan menanggapi mimpi pertama sebagai berikut. Menurut saya tidak ada dewa yang mengajarkan keburukan. Semua makhluk suci pasti akan mengajarkan kebaikan. Dengan demikian, sebutan “dewa judi” bagi Dewa Han Xinye (韓信爺) adalah kurang tepat. Itulah sebabnya, Beliau mungkin sekali akan menunjukkan bahwa judi itu bukan sesuatu yang baik bagi siapa saja yang mempunyai jalinan afinitas karma dengan Beliau. Itulah sebabnya, sahabat tersebut ditunjukkan jalan agar berhenti dari perjudian, yakni dengan tidak pernah menang judi lagi. Barangkali, Beliau lebih cocok disebut sebagai “dewa rejeki tidak langsung.” Sebagaimana halnya dalam ilmu Bazi (八字), maka rejeki dibedakan menjadi “rejeki langsung” (Zhengcai, 正財) dan “rejeki tidak langsung” (Piancai, 偏財). Rejeki langsung adalah rejeki yang diperoleh melalui pekerjaan utama kita. Sementara itu, rejeki tidak langsung antara lain berupa rejeki tidak terduga atau rejeki nomplok. Sebagai contoh adalah saat kita menang undian. Contoh lain rejeki tidak langsung adalah rejeki yang diperoleh melalui spekulasi. Tentu saja, spekulasi di sini adalah spekulasi yang sehat; yakni melalui perhitungan yang matang. Jadi spekulasi yang sehat akan memperhitungkan kemampuan kita, dimana ini sangat berbeda dengan perjudian. Segenap risiko telah diperhitungkan dengan seksama. Sementara itu, dalam berjudi orang terkadang kehilangan kendali, sehingga tidak jarang seseorang bangkrut akibat judi. Itulah sebabnya, judi bukan spekulasi yang sehat. Memang di dunia ini ada orang yang sering mendapatkan rejeki tidak langsung, namun tetap saja ia hendaknya menghindari judi.

.

Kini kita akan beralih pada mimpi kedua. Dewa Gan Tian Da Di (感天大帝) berkaitan dengan ilmu pengobatan. Barangkali ini ada kaitannya dengan suatu penyembuhan. Kendati demikian, karena tidak ada pengalaman nyata terkait mimpi ini, kita tidak mengulasnya lebih lanjut.

.

Mengenai mimpi ketiga, saya menyarankan sebagai berikut. Barangkali mimpi itu menyarankan Anda untuk menggunakan amulet Thai tersebut. Namun dalam kondisi sekarang, barangkali agak sulit mendapatkannya, yakni mengingat adanya wabah. Itulah sebabnya, selama Anda belum dapat memperoleh amuletnya, disarankan agar Anda bermeditasi dengan membayangkan atau memvisualisasikan spirit tersebut sejelas-jelasnya, serta memohon agar ia melancarkan bisnis Anda. Tentu saja kekuatan konsentrasi Anda harus kuat. Anda dapat mencobanya dan memperhatikan apakah cara ini dapat memberikan manfaat. Apabila benar memberikan manfaat, setelah keadaan memungkinkan Anda dapat membeli amulet tersebut.

.

Demikian beberapa komentar yang dapat saya berikan.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .

.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum

MAKNA PATUNG DEWA YANG RUBUH

MAKNA PATUNG DEWA YANG RUBUH.

.
Ivan Taniputera.
17 April 2020.
.
.
Kemarin, atau tepatnya tanggal 16 April 2020, saya mendapatkan berita dari beberapa teman yang menyatakan bahwa patung dewa di sebuah kuil terkenal rubuh. Beberapa teman lalu menanyakan apakah makna peristiwa tersebut. Apakah membawa suatu pertanda buruk?
.
Guna mencoba menjawab pertanyaan tersebut, pada malam harinya saya lantas bermeditasi. Pada artikel ini, saya akan menuangkan jawaban yang saya peroleh dari hasil meditasi tersebut. Mengenai benar dan tidaknya hasil meditasi itu, saya tidak tahu. Saya hanya berbagi saja apa yang saya dapatkan. Tidak lebih dari itu. Berikut ini adalah hasilnya.
.
Jika ada yang bertanya, apakah itu merupakan pertanda buruk, maka jawabannya adalah “ya.” Namun ada juga berita baiknya, sehingga kita tidak perlu khawatir berlebihan. Patung dewa itu runtuh atau hancur merupakan lambang bahwa dewa bersangkutan telah menahan sebagian besar energi buruk tersebut. Dengan demikian, kekuatan negatif yang tersisa tidak lagi banyak. Jadi, kita beruntung karena dewa telah rela menahan energi buruk tersebut. Kini tinggal bagian kita untuk membersihkan sisanya. Taruhlah dewa telah menahan 80 atau 90 persen energi buruknya. Jika dewa tidak menahannya, maka tentu saja dampaknya akan lebih dashyat.
.
Lalu apakah bagian kita? Karena dewa telah berbaik hati menahan sebagian besar energi itu bagi kita, maka disarankan agar kita senantiasa makin rajin berbuat kebajikan. Kita harus berbuat baik setiap hari. Kita harus lebih mengasihi sesama. Contoh kebajikan yang sederhana, kita dapat menaruh sebuah tampah di depan rumah kita serta menaburkan beberapa genggam beras, sehingga burung-burung dapat memakannya. Kita juga dapat berbagi keberuntungan bagi sesama. Dengan melakukan banyak kebajikan itu, diharapkan energi negatif yang tersisa akan sirna. Tidak ada lagi hal buruk akan berlaku. Menyarankan orang berbuat kebajikan dengan berbagi artikel ini seluas ini, juga merupakan suatu kebajikan. Jadi jangan hanya membaca saja, tetapi bagikanlah juga. Anda telah melakukan kebajikan hari ini.
.
Entah jawaban yang saya terima melalui meditasi itu benar atau salah, namun seruan berbuat kebajikan adalah sesuatu yang baik dan mulia. Kita ambil saja hal baiknya.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .
.
.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum

HU DEWA REJEKI LIMA PENJURU (WU LU CAI SHEN)

HU DEWA REJEKI LIMA PENJURU (WU LU CAI SHEN).

.

Ivan Taniputera.

31 Januari 2018.

.

Saya baru saja mendapatkan Hu Dewa Rejeki Lima Penjuru (五路財神, Wu Lu Cai Shen) seperti gambar di bawah ini.

.

 

 

.

Saya akan menjelaskan makna aksara-aksara China yang tercantum pada hu di atas.

.

Di dalam kotak bagian paling atas, terdapat empat aksara 五路財神 (Wu Lu Cai Shen), yang berarti “Dewa Rejeki Lima Penjuru.”

Selanjutnya, di bagian bawah kotak tersebut terdapat aksara 奉 (Feng), yang berarti “mengundang”.

Berikutnya terdapat aksara 太上老君 (Daishang Laojun), yang merupakan salah satu di antara Tiga Dewa Tertinggi atau Tiga Kesucian (Sanqing) dalam Daoisme.

.

Di bawahnya terdapat aksara 勍令 (Qíng lìng) atau “melaksanakan perintah.”

.

Kemudian kita dapat menyaksikan aksara-aksara 五路財神送來 (Wu Lu Cai Shen Song Lai) atau “Dewa Rejeki Lima Penjuru hadir membawa.”

Dilanjutkan dengan dua aksara, yang masing-masing berada di kiri dan kanan; yakni:

Di sebelah kiri: 財寶 (Caibao) atau “Rejeki Mestika.”

Di sebelah kanan: 金銀 (Jinyin) atau “Emas dan Perak.”

.

Jadi dapat diartikan bahwa ini merupakan permohonan agar Dewa Rejeki Lima Penjuru datang membawa rejeki dan keberuntungan.

.

Oleh karenanya, kita dapat menyimpulkan bahwa kegunaan hu ini adalah terkait rejeki atau keberuntungan.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . , . . . . .

.

 

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

MAKNA GAMBAR PADA KAIN PENUTUP ATAU PENGHIAS ALTAR.

.

Ivan Taniputera.

5 September 2017

.

Banyak orang sering menanyakan makna gambar pada kain penutup atau penghias altar. Kain tersebut disebut 壇布 (Tanbu) atau Tokwi dalam dialek Hokkian. Tan sendiri berarti “altar,” sedangkan bu berarti “kain.” Kegunaan kain ini adalah sebagai hiasan saja. Oleh karenanya, jika tidak mempergunakan kain altar juga tidak masalah.

.

 
 

.

Kini kita akan mengulas makna gambar pada kain altar di atas.

Bagian A memuat gambar Delapan Dewa, yang umum dikenal sebagai Baxian (八仙) atau Pat Sian dalam dialek Hokkian. Kedelapan Dewa itu adalah:

.

1.Cao Guojiu (曹國舅)

2. Lan Caihe (藍采和).

3. Zhongli Quan (鐘離權).

4. He Xiangu (何仙姑)

5. Li Tieguai (李鐵拐)

6. Han Xiangzi (韓湘子)

7. Lü Dongbin (呂洞賓)

8. Zhang Guolao (張果老)

.

Bagian B memuat gambar tiga dewa Fulushou (福祿壽), yang melambangkan keberuntungan, kedudukan, dan panjang usia. Ketiganya juga disebut Tiga Bintang atau 三星 (Sanxing). Gambar paling kanan menggambarkan Fu (Keberuntungan); tengah Lu (Kedudukan); dan paling kiri Shou (Panjang Usia).

.

Riwayat Delapan Dewa dan Fulushou sudah banyak dibahas di tempat lainnya. Oleh karenanya, saya tidak akan membahas hal tersebut lebih jauh. Tujuan artikel ini hanyalah memperkenalkan saja makna gambar pada kain penutup altar.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . .

.

 

 
 
 

. . PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

KEGUNAAN GAMBAR NEZHA

KEGUNAAN GAMBAR NEZHA

.

Ivan Taniputera.

14 Agustus 2017.

.

 
 

.

Nezha (哪吒, Hokkian: Lo Cia) merupakan salah satu tokoh yang terkenal dalam kesusastraan dan tradisi China. Gelar Beliau adalah Zhongtan Yuanshuai (中壇元帥) atau San Taizi ( 三太子) Sebenarnya, tokoh Nezha ini berasal dari tradisi India. Menurut tradisi India, Nezha ini disebut Nalakubar dan merupakan putera Kubera (Kuvera)-Dewa Kemakmuran-serta kemenakan Ravana. Dalam bahasa China, Nalakubar ditransliterasi menjadi Naluojiupoluo (那羅鳩婆羅) yang berubah menjadi Naluojubaluo (捺羅俱跋羅), Nazhajuwaluo (那吒矩韈囉), Nazha (那吒), dan kemudian Nezha (哪吒)-sumber wikipedia.

.

Dalam kesusastraan China, riwayat tentang Nezha dapat dijumpai pada Hikayat Penganugerahan Dewata ( 封神演義 Fengshen Yanyi), yang mengambil latar belakang keruntungan Dinasti Shang dan berdirinya Dinasti Chou. Menurut sumber tersebut, Nezha merupakan putra Li Jing (Hokkian: Lie Ceng) dan Nyonya Yin (Hokkian: Oen Hoedjin/ Ejaan Yang Disempurnakan: Un Hujin). Konon Beliau dikandung selama tiga tahun enam bulan. Kelahirannya juga sangat ajaib, yakni berupa bola daging yang kemudian terbelah dan mengeluarkan bayi Nezha. Saat dilahirkan, ia sudah mengenakan pakaian berwarna merah dan memegang gelang emas, yakni salah satu di antara tiga pusaka Nezha. Begitu dilahirkan, Beliau langsung diangkat sebagai murid oleh Dewa Taiyi yang juga merupakan guru ayahnya. Nezha sebenarnya merupakan putera ketiga orang tuanya. Oleh karenanya, ia mempunyai dua orang kakak yang masing-masing bernama Jinzha dan Muzha. Belakangan, Nezha turut membantu dalam peperangan menumbangkan Kaisar Chou Wang (Hokkian Tiu Ong) dari Dinasti Shang yang kejam.

.

Adapun memasang gambar dan rupang Nezha mempunyai manfaat sebagai berikut. Anak-anak yang terlahir pada rumah tersebut akan menjadi pandai dan cerdas. Mereka akan mempunyai prestasi yang baik di sekolah. Kegunaan lain adalah perlindungan dari berbagai energi negatif. Saya telah membuat gambar Nezha bagi keperluan tersebut. Bagi yang memerlukan posternya dapat menghubungi saya.

.

Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatan gambar Nezha.

.

(1)

 
 

.

(2)

 
 

.

(3)

 
 

.

(4)

 
 

.

(5)

 
 

.

(6)

 
 

.

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . , 

,

 

 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

SERIAL LIPUTAN KELENTENG: KUNJUNGAN KE KELENTENG HOK AN BIO (福安廟 Mandarin: Fuan Miao), GUBUG, KABUPATEN GROBOGAN, JAWA TENGAH

SERIAL LIPUTAN KELENTENG: KUNJUNGAN KE KELENTENG HOK AN BIO (福安廟 Mandarin: Fuan Miao), GUBUG, KABUPATEN GROBOGAN, JAWA TENGAH

Ivan Taniputera
4 November 2012
.
Pada hari ini saya mengunjungi Kelenteng Hok An Bio (福安廟, Mandarin: Fuan Miao) di Gubug, Kabupaten Grobogan. Adapun bangunan tampak depan kelenteng seperti gambar di bawah ini:
.

.

 
Sedangkan bagian ruang utamanya adalah seperti gambar di bawah ini:
.
 
Dewata-dewata yang dipuja di ruang utama antara lain adalah:
.
Di bagian depan terhadap Zhongtan Yuanshuai, lalu di belakangnya terdapat altar Hok Tek Tjin Sin (Fude Zhenshen).
.
Di bagian sampingnya terdapat altar:
.
  • Kwan Te Ya
  • Sam Po Tay Djien
  • Kiu Tian Ming Tjiauw
  • dan lain-lain.
.
 
.
Rupang Dewa Kiu Tian Ming Tjiauw
.
 .
Rupang Dewa Zhongtan Yuanshuai.
.
Sedangkan di bagian samping kanan terdapat ruang altar bagi Trinabi, yakni Buddha, Laozi, dan Kongzi. Ada pula altar bagi Dewa Jing Cui Co Soe Kong.
Di bagian samping kanan terdapat ruang altar bagi Avalokitesvara (Guanyin Busa). Selain itu masih ada pula altar bagi Tee Bo (Mandarin: Dimu).
.
Menurut penuturan dari penjaga bio yang menarik di sini adalah altar bagi Avalokitesvara Bodhisattva, dulunya dipergunakan sebagai altar bagi Yesus dan Bunda Maria. Namun kedua rupang tersebut kini telah dipindahkan ke Gua Maria Kerep.
Kelenteng ini tidak begitu besar, dan waktu saya berkunjung ke sana dalam keadaan sepi.

BUKU TENTANG KELENTENG TIAO KAK SIE DI CIREBON

BUKU TENTANG KELENTENG TIAO KAK SIE DI CIREBON.

.

Ivan Taniputera.

30 Agustus 2016

.

 
 

.

Judul: Kelenting Koan Iem “Tiao-Kak-Sie” di Tjirebon.

(Di keloearkan oleh Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen).

Penulis: J.L. J.F. Ezerman, disalin oleh S. M. Latif.

Penerbit: Drukkerij Volkslectuur, Weltevreden, 1922.

Jumlah halaman: 57.

.

Buku ini membahas mengenai seluk beluk Kelenteng Tiao Kak Sie di Cirebon. Berikut ini adalah uraian mengenai waktu dibangunnya kelenteng:

.

“Sjahdan maka tidaklah ada soerat-soerat atau tjerita-tjerita jang mengabarkan waktoe kelenting itoe dibangoenkan. Tahoen jang terlama tertoelis didalamnja jaitoe tahoen 1658. Tahoen itu tertoelis pada doea boeah papan ketjil “paai” namanja, jang berisi pepatah atau peri basa pendek-pendek akan djadi kehormatan bagi dewa-dewa. Biasanja pada “paai “ itoe tertoelis disebelah kiri dibawah nama orang jang memberikan dan sebelah kanan tahoen pemberian itoe. “Paai” jang hamba seboetkan diatas itoe letaknja sekarang didinding belakang dan diatas tempat poedjaan sebelah roesoek,……….

Pada tahoen 1658 roepanja telah adalah kelenting itoe, tetapi waktoe orang mendirikannja tiadalah terseboet dimana-mana. Hanja jang ada tertoelis waktoe-waktoe orang memperbaiki kelenting itoe, jaitoe pada tiga boeah toelisan: pada tahoen 1791, 1829, dan 1889…” (halaman 5).

Selanjutnya terdapat pula uraian mengenai masing-masing bagian kelenteng ini.

.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:

.

 
 

.

 
 

.

 
 

.

 
 

.

Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.