RAHASIA MENOLAK KEMALANGAN: CATATAN BERHARGA TENTANG UANG

RAHASIA MENOLAK KEMALANGAN: CATATAN BERHARGA TENTANG UANG.

.

Ivan Taniputera.

11 November 2017.

.

 
 
 

Malam Sabtu ini saya akan menuliskan pengalaman beberapa kenalan dan sahabat terkait bagaimana mereka mengalami kehilangan banyak uang atau terjerumus dalam kebangkrutan. Dengan dengan demikian, diharapkan agar pengalaman-pengalaman ini dapat menjadi pelajaran atau teladan berharga bagi kita.

.

Penyebab seseorang kehilangan banyak uang atau bangkrut tentu saja sangat banyak dan beragam, namun saya dapat meringkasnya menjadi satu kata saja, yakni “salah perhitungan dan menilai.” Berikut ini saya akan mengulas beberapa penyebab yang paling umum terkait bagaimana seseorang kehilangan banyak uang atau mengalami kebangkrutan. Semua contoh di bawah ini berasal dari kisah nyata yang dialami oleh orang-orang di sekitar saya.

.

  1. INVESTASI BODONG.

.

Investasi bodong maksudnya adalah investasi palsu atau abal-abal. Pola umumnya adalah sebagai berikut. Anda diminta menyerahkan (istilahnya “menanamkan”) sejumlah uang dan dijanjikan akan menerima bunga lebih tinggi, yang tentunya jauh berlipat-lipat dari bunga bank. Uang itu katanya akan diputarkan bagi suatu usaha yang menghasilkan keuntungan tinggi. Selanjutnya keuntungan itu masih katanya akan dikembalikan pada para penanam modal. Namun sesungguhnya tidak ada investasi semacam itu dan setelah meraup sejumlah besar uang dari orang-orang yang tertipu, mereka melarikan diri. Varian lain, usaha itu sebenarnya mungkin memang ada, tetapi ternyata tidak menghasilkan keuntungan sebesar yang diharapkan. Dengan kata lain, perkiraan mereka meleset. Akibatnya, mereka tidak sanggup memberikan bagi hasil yang dijanjikan dan melarikan diri bersama uang Anda.

.

Beberapa tahun yang lalu pernah ada suatu perusahaan yang menurut pengakuan mereka bergerak di bidang komoditas tertentu. Mereka menjelaskan bahwa mereka akan membeli komoditas tersebut saat harganya murah dan menjualnya lagi ketika harga naik. Masalahnya, naik dan turunnya harga komoditas tidak dapat diprediksi secara pasti. Bagaimana jika harga komoditas tersebut terus turun? Yang pasti adalah ketidak-pastian itu sendiri. Namun banyak orang yang tergiur dan menanamkan uangnya, bahkan sampai bermilyar-milyar Rupiah. Awalnya, memang pembagian keuntungan berjalan lancar. Namun beberapa bulan kemudian, pembayaran keuntungan mulai tersendat-sendat dan terhenti sama sekali. Pemilik perusahaan kabur tak tentu rimbanya. Uang bermilyar-milyar Rupiah yang ditanamkan ikut lenyap. Ada seorang teman yang menjadi tertekan batinnya (stress) akibat hal tersebut. Dana untuk pensiun di hari tua terbang entah ke mana. Kemungkinan perusahaan itu menerapkan sistim skema Ponzi.

.

Anehnya, meski investasi bodong semacam ini telah memakan korban semenjak lama, namun tetap saja ada orang yang terjerumus karenanya. Mudah sesungguhnya menilai bahwa investasi yang menjanjikan keuntungan terlalu besar semacam itu adalah tidak masuk akal. Daripada menghimpun dana kita dan memberikan bunga melebihi bank, bukankah lebih baik mereka meminjam saja dari bank yang bunganya lebih rendah?

.

Orang yang tertipu menanamkan modalnya itu telah “salah perhitungan dan menilai.”

.

2. MAIN SAHAM.

.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan bermain saham. Hanya saja Anda perlu menyadari bahwa bermain saham tidak dapat diandalkan untuk hidup Anda. Selain itu, Anda tidak dapat mengharapkan menjadi kaya jika bermain saham. Memang ada orang yang mendapatkan hasil luar biasa dari bermain saham. Namun yang patut diingat pergerakan saham itu sifatnya tidak pasti. Sifatnya hanya untung-untungan. Namanya juga permainan. Terdapat ketidak-pastian di sini. Apabila Anda hendak bermain saham, maka pastikan bahwa uang Anda tidak terkuras habis karenanya.

.

Bertahun-tahun yang lalu, saya pernah ditawari menanamkan uang dalam permainan saham. Ia mengatakan bahwa ia yang akan menjalankannya. Saya lalu bertanya, bagaimana jika gagal? Ia menjawab tidak mungkin gagal, karena mempunyai sistim yang dapat diandalkan. Karena tidak menyukai permainan seperti itu, saya tetap menolaknya. Sebulan kemudian, ia menghubungi saya karena hendak meminjam uang. Saya bertanya, “Bukankah kamu mempunyai sistim yang tidak mungkin gagal? Tentunya uangmu sekarang sudah jauh berlipat ganda. Untuk apa meminjam uang dari saya?” Ia menjawab bahwa ia mengalami “loss” atau kalah dalam permainan saham. Uangnya sudah habis sama sekali. Lagi-lagi kita menjumpai orang yang “salah perhitungan dan menilai.”

.

3. BERJUDI

.

Sudah jelas bahwa berjudi ini tidak dapat menjadikan seorang kaya dan malah sangat berpeluang memiskinkan seseorang. Berjudi diharamkan oleh semua agama. Oleh karenanya, tidak perlu kita ulas lebih jauh. Orang yang miskin karena berjudi, pastilah telah “salah perhitungan dan menilai.”

.

4. HUTANG ATAU MENANGGUNG HUTANG ORANG LAIN.

.

Pada tahun 1998 negara kita didera oleh krisis moneter yang parah. Saat itu banyak perusahaan yang bangkrut karena hutangnya di dalam US Dollar menjadi berlipat ganda. Sementara itu perekonomian macet. Sebenarnya, bila berhutang guna memperbesar usaha, kita hendaknya memperhitungkan pula kemungkinan terburuk; yakni bagaimana bila kita tidak sanggup mengembalikan hutang tersebut. Banyak orang hanya melihat sisi baiknya saja, tanpa memikirkan risiko terburuk. Ini menurut saya adalah kesalahan besar. Ada orang yang mengatakan bahwa kita jangan pesimis. Kendati demikian, memikirkan risiko terburuk bukanlah pesimis, melainkan realistis. Beberapa teman usahanya bangkrut dan asetnya terpaksa dilelang karena tidak dapat membayar hutang. Mereka telah “salah perhitungan dan menilai.”

.

Selain berhutang, seseorang juga dapat mengalami kebangkrutan atau kehilangan uang dalam jumlah besar karena orang yang berhutang padanya tidak membayar atau melarikan uangnya. Menghutangi orang lain tidaklah salah. Kita memang harus saling tolong menolong dalam kehidupan ini. Masalahnya, tidak setiap orang patut ditolong. Anda mungkin bertanya bagaimana kita mengetahui sebelumnya bagaimana seseorang patut ditolong atau tidak. Jawaban saya adalah sebagai berikut. Apabila Anda hendak menolong orang lain dengan cara menghutanginya, maka pertimbangkanlah bagaimana jika hutang itu tidak dapat dikembalikan. Apakah Anda sudah siap menerima risiko tersebut? Jika belum urungkan niat Anda menghutangi. Bila Anda memang merasa kasihan padanya dan hendak menolong, maka tolonglah tanpa mengharapkan uang Anda kembali. Uang Anda dikembalikan bagus, tetapi tidak dikembalikan juga tidak masalah. Janganlah Anda “salah perhitungan dan menilai.”

.

Menanggung hutang orang lain artinya Anda menjadi penjamin baginya. Artinya orang lain yang berhutang, tetapi jika tidak membayar Andalah yang menjadi penanggungnya. Ada orang yang menjadi penjamin hutang bagi kawannya. Namun kawannya itu malah kabur dan ia yang harus merelakan aset-asetnya dijual demi menutup hutang tersebut. Intinya adalah menolong orang lain harus bijaksana. Sekali lagi, janganlah “salah perhitungan dan menilai.”

.

5. MENJALANKAN USAHA YANG ANDA TIDAK MEMILIKI KEMAMPUAN MENJALANKANNYA.

.

Saya mengamati selama ini bahwa ada orang yang membuka suatu usaha hanya karena tertarik melihat orang lain mendapatkan keuntungan besar darinya. Sebagai contoh, ada orang menjual atau memproduksi suatu barang dan menghasilkan keuntungan besar. Kemudian ada orang lain yang menyaksikannya dan juga ingin mendapatkan keuntungan besar dari barang tersebut, sehingga berniat membuka usaha yang sama. Ia lalu mencurahkan seluruh modalnya demi usaha yang sama tersebut tanpa mempertimbangkan apakah ia mempunyai pengetahuan memadai atau tidak. Banyak orang asal meniru suatu usaha tanpa menakar kemampuan mereka sendiri. Menjalankan suatu usaha tidaklah semudah yang dilihat, terutama jika itu bukan bidang Anda. Akibatnya banyak usaha asal tiru semacam itu yang tidak lama kemudian gulung tikar. Jangan “salah perhitungan dan menilai.” Lebih baik Anda jalankan saja usaha yang sesuai dengan kemampuan dan bidang Anda. Majulah berperang bila Anda sudah mengetahui medannya dengan baik. Jangan asal maju berperang.

.

Ini adalah suatu kisah nyata. Ada kenalan yang saat berjalan-jalan melihat seseorang berjualan suatu jenis makanan dan sangat sukses. Ia lalu ingin mendirikan usaha rumah makan. Namun sesungguhnya, ia tidak mempunyai kepandaian memasak. Akibatnya, usaha rumah makan itu akhirnya bangkrut.

.

Demikianlah beberapa penyebab utama mengapa seseorang kehilangan banyak uang dan jatuh dalam kebangkrutan. Dengan memahami prinsip-prinsip yang ada dalam artikel ini, Anda telah belajar menolak kemalangan.

.

Apabila Anda merasa mendapatkan manfaat dan wawasan setelah membaca artikel ini mengapa Anda tidak membagikannya pada orang lain? Jika Anda rajin membagikan sesuatu yang bermanfaat, sudah pasti keberuntungan dan kebahagiaan akan mengikuti Anda. Namun jika setelah membaca serta merasa mendapatkan manfaat Anda berdiam diri saja dan malas membagikannya, kemiskinan akan mengikuti Anda sepanjang hidup karena Anda pelit dalam berbagi. Jikalau Anda malas menabur kebaikan, bagaimana mungkin Anda berharap kebahagiaan mendatangi Anda? Sebaliknya justru kemalangan, kesialan, dan kemiskinan yang akan membayangi Anda sepanjang hidup. Janganlah malas membagikan artikel ini dan “salah perhitungan serta menilai.”

Advertisements

RENUNGAN AJARAN DEWA TAN TIK SIOE

RENUNGAN AJARAN DEWA TAN TIK SIOE.

.

Ivan Taniputera.

14 Juni 2017.

.

Pada kesempatan kali ini kita akan sedikit membahas mengenai ajaran Dewa Tan Tik Sioe:

.

“Kita ada mempoenjai saboewa roema bogrek djanganlah aken memandeng roema bagoes.” (Dewa Tan Tik Sioe pada Moestika Adem Hati, 1917).

.

Apabila kita terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia modern kurang lebih adalah:

.

“Jika kita memliki rumah yang buruk janganlah mengharapkan rumah mewah.”

.

Berdasarkan ajaran di atas, dapat disimpulkan bahwa kita hendaknya tidak merasa putus asa bila tidak mendapatkan apa yang diharapkan. Banyak orang mengharapkan hasil yang tinggi namun sewaktu ambisinya tidak tercapai ia menjadi sangat tertekan. Oleh karenanya, kita perlu bersuka cita apa pun hasil yang dicapai.

.

Meskipun demikian, ajaran di atas tidak menyatakan agar kita mudah berpuas diri. Apabila kita merasa atau menganggap rumah kita buruk, tidaklah salah mengharapkan rumah yang lebih baik. Namun berharap saja tidak cukup. Kita perlu berupaya mewujudkannya dengan memanfaatkan segenap kemampuan beserta sumber daya yang kita miliki. Yang penting adalah kita berupaya sebaik mungkin, tetapi apa pun hasilnya perlu kita terima dengan suka cita.

.

Kita dapat menafsirkan ajaran di atas bahwa bila kita menabur sesuatu yang buruk janganlah mengharapkan yang baik. Dalam dunia karir dan usaha, tidak jarang orang saling menjegal serta merugikan satu sama lain. Namun sesuatu yang diperoleh dengan merugikan hak orang lain, tidak akan membuahkan kebaikan. Sesuatu yang buruk mustahil menghasilkan kebaikan. Jika ada sesuatu yang seolah-olah nampak sebagai kebaikan atau kebahagiaan, maka semua itu hanya sementara saja sifatnya.

.

Demikianlah sedikit renungan kita terhadap ajaran Dewa Tan Tik Sioe.

BEBERAPA KIAT DAN LATIHAN UNTUK MENJADI KAYA

BEBERAPA KIAT DAN LATIHAN UNTUK MENJADI KAYA

.

Ivan Taniputera.

26 Maret 2017

.

Banyak orang merasa hidupnya tidak pernah sejahtera dan senantiasa bertanya-tanya mengapa demikian halnya. Ternyata ada sikap-sikap batin yang menjauhkan rejeki dari kita. Berikut ini saya akan membagikan beberapa kiat dan latihan yang dapat memperbaiki sikap batin tersebut. Sebagai tambahan, kiat-kiat dan latihan ini bukanlah ciptaan saya, melainkan saya dengar dari beberapa orang bijaksana yang sempat saya jumpai dalam hidup saya. Karena saya rasa sangat bermanfaat, maka saya akan membagikannya pada sebanyak mungkin pembaca. Jika Anda ingin hidup Anda berbahagia, maka silakan bagikan juga artikel ini seluas-luasnya. Hidup Anda akan beruntung.

.

1) JANGAN PERNAH MENGATAKAN MAHAL

.

Saat memperoleh jawaban mengenai harga barang yang kita tanyakan, tidak jarang kita mengatakan, “Tidak jadi, harganya mahal.” Kita tidak pernah menyadari bahwa perkataan semacam itu sama dengan menyumpahi atau mengutuki diri kita sendiri agar hidup miskin. Bagaimana logikanya? Sangat sederhana. Jika Anda mempunyai banyak uang, tidak ada yang mahal bagi Anda bukan? Oleh karenanya, jangan sekali-sekali mengatakan bahwa sesuatu itu mahal. Setelah menyadari kebenaran ini, saya melatih diri agar tidak mengatakan sesuatu itu mahal. Lalu apakah yang harus kita katakan? Kita dapat dengan sopan mengatakan, “Terima kasih atas jawabannya. Harga yang ditawarkan sangat kompetitif, namun sementara saya akan tampung dahulu.” Dengan demikian, semua pihak akan merasa puas dan dihargai. Apabila kita mengatakan barang dagangan seseorang mahal, maka mungkin ia akan tersinggung. Dengan membuat orang lain tersinggung kita telah menaburkan energi negatif.

.

2) JANGAN PERNAH MENGATAKAN TIDAK PUNYA UANG.

.

Anda tentu pernah didatangi oleh salah seorang sahabat yang hendak meminjam uang pada Anda. Karena tidak ingin meminjaminya uang, Anda mungkin menolak dengan menyatakan sebagai berikut, “Maaf, saya tidak punya uang.” Entah benar-benar punya uang atau tidak, hal ini juga sama dengan mendatangkan kutuk kemiskinan pada diri Anda. Anda mengutuki diri Anda sendiri tidak punya uang. Kata-kata ini jelas merupakan semacam “mantra” yang mengundang kemiskinan pada diri Anda. Saya juga melatih diri menghindarkan kata-kata semacam ini. Lalu bagaimanakah jawaban kita tatkala ada sahabat yang hendak meminjam uang dan kita karena berbagai pertimbangan atau alasan tidak ingin meminjaminya uang? Saya pernah mengalami hal semacam itu dan menyatakan sebagai berikut, “Maaf, saya tidak mau persahabatan kita dicemari masalah uang. Jika seandainya engkau tidak dapat mengembalikannya, persahabatan kita terancam rusak. Lebih baik saya tidak meminjamimu uang dan persahabatan kita tetap terjaga” Demikianlah yang saya katakan dan masalah selesai.

.

Demikianlah kiat yang ingin saya bagikan hari ini. Jangan pernah mendatangkan energi kemiskinan pada diri Anda, melainkan undanglah selalu energi kesejahteraan dengan mengembangkan sikap batin yang tepat. Anda harus selalu merasa diri Anda sejahtera. Jangan ucapkan kata-kata yang mengutuki diri sendiri dan mendatangkan jerat kemiskinan pada diri Anda. Bagi Anda yang telah membaca artikel ini, maka silakan bagikan pada sebanyak mungkin kenalan Anda. Dengan membagikannya Anda sudah beramal dan mendatangkan keberuntungan bagi diri Anda sendiri. Namun jika bersikap kikir dan malas membagikannya, maka jerat kemiskinan dengan segera akan membelenggu Anda selamanya.

.

Salam sejahtera dan kemakmuran.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . 

 

 

. PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

GAMBAR UNTUK MEREDAKAN KECANDUAN ALKOHOL

GAMBAR UNTUK MEREDAKAN KECANDUAN ALKOHOL.

.

Ivan Taniputera.

12 Oktober 2016

.

 
 

.

 
 

.

Kecanduan minuman keras memberikan dampak yang merugikan bagi kehidupan seseorang, keluarga, dan lingkungan sekitarnya. Produktifitas yang dilakukan seseorang akan mengalami penurunan. Keluarga menjadi berantakan dan kecanduan alkohol dapat memicu kejahatan atau tindak kriminalitas.

.

Kendati demikian, sulit sekali bagi seseorang membebaskan diri dari kecanduan tersebut. Perlu tekad kuat membebaskan diri dari belenggu minuman keras. Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini, saya akan memaparkan tata cara latihan membebaskan diri dari kecanduan alkohol.

.

Hal terpenting adalah membangkitkan tekad kuat membebaskan diri dari belenggu minuman keras. Anda memusatkan pikiran dan menenangkan diri sejenak. Bernafaslah secara teratur serta bayangkanlah kecanduan Anda tersebut menjadi substansi hitam yang pekat, lengket, busuk, dan menjijikkan. Substansi itu kemudian tersedot masuk ke dalam cangkir pada gambar di atas. Bayangkan daya hisap yang kuat dan substansi itu tidak dapat keluar lagi, terjerat dalam gambar cangkir, dan makin terhisap ke bawah.

.

Selama tahapan tersebut, cahaya pemurnian berwarna putih pada bagian-bagian sudut cangkir semakin membesar dan terang. Menandakan proses pemurnian sedang bekerja. Substansi hitam itu termurnikan dan dihembuskan dengan sangat kuat melalui bagian bawah cangkir berupa cahaya putih.

.

Karena pembebasan diri dari kecanduan alkohol sangat sulit, maka diperlukan latihan yang berulang-ulang dalam waktu lama. Dengan kata lain, diperlukan ketekunan luar biasa. Setelah latihan dirasa cukup dapat ditutup dengan doa atau pembacaan ikrar menjauhi minumah keras. Panjatkanlah doa agar semua makhluk sejahtera jasmani dan rohani.

.

Sebagai tambahan, gambar di atas melambangkan sebuah cangkir. Cangkir biasanya dipergunakan untuk menenggak minuman keras, namun kali ini cangkir berfungsi memurnikan dan menyirnakan kecanduan minuman beralkohol.

.

Anda dapat membagikan artikel ini pada sahabat dan kerabat Anda yang menderita kecanduan alkohol. Dengan demikian, Anda telah berbuat pula kebajikan. Ingatlah bahwa kebajikan tidaklah selalu harus mengeluarkan uang. Berbagi artikel ini sudah merupakan kebajikan luar biasa.

.

Salam bebas alkohol!

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . .

.

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

MENGAPA WAKTU TERASA BEGITU CEPAT AKHIR-AKHIR INI?

MENGAPA WAKTU TERASA BEGITU CEPAT AKHIR-AKHIR INI?

.

Ivan Taniputera.

13 Juni 2016

.

 
 

.

Tahun Baru 2016 rasanya baru berlangsung kemarin. Namun kini tanpa dirasa kita sudah memasuki pertengahan bulan keenam, yakni pertengahan tahun. Banyak yang merasa bahwa waktu bertambah cepat berlalunya. Saya mencoba merenungkan dan menjawab mengapa hal ini terjadi.

.

Saya berpendapat bahwa penyebabnya terletak pada kemajuan teknologi yang dialami umat manusia. Mari kita ambil berkirim surat sebagai contoh. Dahulu sebelum ada teknologi internet, kita berkomunikasi dengan orang yang ada di luar kota atau luar negeri menggunakan surat. Berkirim surat ke luar negeri memerlukan waktu yang relatif lama dibandingkan sekarang. Jikalau kita mengirim surat pada kerabat atau sahabat kita di luar negeri, maka memerlukan waktu berbulan-bulan agar dapat menerima balasannya. Dengan kata lain, waktu tunggu menjadi lebih lama. Namun dewasa ini dengan adanya internet berikirim surat menjadi lebih cepat. Kita menyebutnya sebagai surat elektronik atau e-mail. Dengan menggunakan internet, surat elektronik kita dalam hitungan detik sudah sampai ke tujuan. Bahkan tidak sampai satu menit orang sudah dapat mengirim balasannya. Menunggu balasan surat elektronik lebih dari sehari sudah dapat dikatakan lama. Segala sesuatu telah berubah menjadi begitu cepat.

.

Teknologi telah mempercepat berbagai pekerjaan. Sebagai contoh adalah dalam dunia percetakan. Dengan adanya teknik cetak digital, maka segenap dokumen kita dapat dicetak dalam hitungan menit. Berbeda dengan dahulu, dimana kita perlu menunggu berhari-hari. Tentu saja dalam bidang-bidang lainnya teknologi telah pula meningkatkan kecepatan secara revolusioner. Alat-alat transportasi juga bertambah cepat. Kecepatan telah menjadi suatu tuntutan dan salah satu peningkat daya saing dewasa ini.

.

Karena kecepatan itulah, maka kita juga merasakan waktu begitu cepat berlalu. Waktu yang kita butuhkan dalam menanti sesuatu menjadi begitu singkat. Kita tidak lagi memperhatikan berlalunya waktu, yakni waktu yang diperlukan dalam menanti sesuatu. Dahulu sebelum terdapat internet, seseorang akan menghitung waktu sebelum menerima balasan surat yang dinanti-nantikannya. Ia akan menghitung hari demi hari sambil menanti kedatangan surat balasan tersebut. Waktu menjadi lebih terasa berlalunya.

.

Waktu sendiri sebenarnya bersifat khayali. Ia adalah semata-mata pembagian semu yang dilakukan manusia terhadap suatu aliran tak bernama. Aliran itu dibagi-baginya menjadi tahun, hari, menit, detik, dan lain sebagainya. Suatu pembagian yang telah ada semenjak awal sejarah peradaban manusia. Oleh karenanya, perasaan kita terhadapnya juga bersifat semu dan tergantung oleh berbagai kondisi.

.

Waktu yang dirasa berlalu begitu cepat itu memang terkadang menimbulkan perasaan tidak nyaman. Seolah-olah waktu begitu kejam dengan berlari terlalu cepat. Kendati demikian, ada kalanya kita dapat melakukan latihan berikut ini. Kita mencoba dengan sadar memperlambat segenap aktifitas kita. Sebagai contoh hari ini dalam mengetik SMS saya mencoba tidak terlalu cepat, meskipun biasanya itu sudah terjadi secara otomatis. Saya berupaya memperlambat aktifitas saya dalam mengetik SMS tersebut. Menjadi sadar betul terhadap segenap huruf dan kata yang muncul. Begitu pula sewaktu menulis artikel ini, saya mencoba menyadari segenap huruf dan kata yang secara bertahap muncul di layar komputer. Dengan kata lain, kita mencoba menyadari “saat sekarang.” Apabila latihan ini dilakukan terus menerus, maka secara bertahap kita akan menyadari waktu yang berjalan melambat dengan sendirinya. Kita tidak akan lagi mengeluh mengapa waktu berjalan begitu cepat.

RESEP DASHYAT BEBAS HUTANG

RESEP DASHYAT BEBAS HUTANG

Ivan Taniputera. 

2 April 2016

 
 

 
 

“Aku adalah sama bagi setiap makhluk, dan cinta kasihKu senantiasa tidak berubah; namun barang siapa yang menyembahKu dengan ketulusan sepenuhnya, Aku di dalamnya, dan ia berada di dalamKu.

 

Bahkan barangsiapa yang melakukan kejahatan, menyembahKu dengan sepenuh jiwa, ia hendaknya dipandang sebagai pribadi yang bajik, karena niat bajiknya itu.Ia dengan segera menjadi murni dan meraih kedamaian selamanya. 

 

Sadarilah Arjuna, ia yang mencintaiKu tidak akan mengalami kehancurannya.” (Bhagavad Gita, 9:29-31).

.

“Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu.” (Daniel 3:16-18, LAI)

,

Banyak orang bertanya pada saya mengenai bagaimana terbebas dari segenap hutang-hutangnya. Banyak orang telah merasa jenuh atas hutang-hutang dialaminya. Mereka ingin cara ampuh dan dashyat membebaskan dirinya dari hutang-hutang tersebut. Mereka menginginkan kehidupan bebas hutang. Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini saya akan menulis jawaban bagi pertanyaan tersebut. . Artikel ini akan bersifat universal dan tidak hanya terbatas bagi agama tertentu saja. Bahkan orang tidak beragama sekalipun diharapkan dapat memperoleh manfaat darinya.

.

 

Pertama-tama, apakah ada resep dashyat bebas hutang? Jawabnya ada! Namun sebelumnya, izinkanlah saya bertanya, sanggupkah Anda mencintai dan mengasihi Buddha, Tuhan, Guru, Dewa, Alam Semesta, atau apa saja yang menjadi tumpuan keyakinan Anda, melebihi kebebasan dari hutang-hutang tersebut? . Jikalau Sosok Suci tersebut tidak membebaskan Anda dari hutang, apakah Anda akan tetap menginginkan dan mencintaiNya?

.

 

Banyak orang menganut “sistim Hutang-Bayar,” artinya ia memuja dan menyembah Sosok-Sosok Suci tersebut dilandasi harapan agar Mereka membalasnya dengan sesuatu. “Aku melakukan ini, maka lakukanlah keingananku sebagai balasan atau pahalanya,” demikian yang terlintas dalam pikiran banyak pemuja. Dengan kata lain, Anda membuat Sosok-sosok Suci itu “berhutang” pada Anda dan Anda berharap Mereka “membayarnya.”

 .

Mari kita renungkan, jika Anda hidup dalam “sistim Hutang Bayar,” maka Anda hidup dalam “dunia Hutang Bayar.” Lalu apakah dengan demikian, Anda bisa terbebas dari hutang-hutang Anda? Jika Anda hidup di tengah-tengah air, jika tidak keluar darinya, apakah Anda sanggup terbebas dari air? Kenyataan yang sangat sederhana. 

.

 

Oleh karenanya, jika Anda ingin terbebas dari hutang, maka keluarlah dari “sistim Hutang Bayar.” Cintailah Sosok-Sosok Suci itu melebihi kebebasan dari hutang-hutang Anda. Mereka membebaskan dari hutang atau tidak, saya tetap mencintai dan menginginkan Mereka.

.

 

Dalam berbuat kebaikan. Banyak orang juga terpikir dalam benaknya, jika saya melakukan kebaikan ini, maka saya berharap mendapatkan pahala itu. Ini adalah juga “sistim Hutang Bayar.” Tidak dapatkah Anda melakukan kebajikan, hanya semata-mata dengan pandangan bahwa kebaikan itu perlu dilakukan? Tidak dapatkah Anda memberi atau beramal pada orang kelaparan, HANYA semata-mata dengan tujuan agar ia tidak mati kelaparan? Ingatlah bahwa jika Anda hidup dalam dunia Hutang Bayar, maka Anda juga sulit terbebas dari kutukan hutang.

.

 

Mengubah pola pikir Anda adalah satu-satunya cara ampuh membebaskan diri dari kutukan dan jerat-jerat hutang. 

 

Salam bebas hutang! Hari ini juga!

RAHASIA DOA MEMOHON REJEKI YANG TERBAIK

RAHASIA DOA MEMOHON REJEKI YANG TERBAIK

.

Ivan Taniputera.

22 Oktober 2015

.

 

 

Ini adalah doa memohon rejeki yang saya dengar dari bapak pedagang minuman jamu hangat langganan saya. Ia mengatakan bahwa inilah doa yang diucapkannya setiap hari. Ia berterima kasih pada alam dan mendoakan agar semua rempah-rempah dapat tumbuh subur, sehingga senantiasa tersedia bagi usahanya. Kedua, ia mendoakan agar para pelanggannya senantiasa mempunyai rejeki. Dengan demikian, mereka akan selalu mempunyai kesempatan membeli minuman dagangannya.

.

Menurut saya ini adalah doa yang sungguh luar biasa dan sangat tidak mementingkan diri sendiri. Sebagian besar di antara kita memanjatkan doa memohon rejeki yang hanya berpusatkan diri sendiri, “Berilah aku rejeki. Berilah aku ini dan itu.” Semuanya adalah “aku.” Namun kita lupa, apabila alam ini tidak bermurah hati dan memberikan segala sesuatu yang kita perlukan bagi bisnis dan kehidupan kita, apakah kita masih dapat menjalankan usaha? Bapak pedagang di atas yang merupakan orang-orang berjiwa sederhana tidak lupa berterima kasih pada alam. Mungkin kita banyak menguasai teori dan filsafat, tetapi kita lupa pada prinsip terpenting tersebut.

.

Kedua, jika pelanggan kita tidak mempunyai daya beli, bagaimana bisnis atau usaha kita bisa laku pesat? Banyak orang yang suka mengutuki orang lain. Tetapi mereka lupa bahwa kutuk tersebut dapat berpulang pada diri mereka sendiri. Banyak orang mengutuki langganannya, tetapi mereka lupa bahwa mereka juga hidup dari pelanggannya tersebut. Ucapan-ucapan berkat bagi para pelanggan kita adalah juga berarti berkat bagi diri kita sendiri. Banyak orang mengutuki bossnya, tetapi mereka lupa bahwa gaji mereka adalah keberuntungan yang diterima boss tersebut. Jika boss tidak memperoleh keuntungan, bagaimana ia dapat membayar gaji mereka.

Kita perlu mengingat bahwa segala sesuatu di alam semesta ini saling terkait satu sama lain. Marilah kita saling memberkati dan mengharapkan kebaikan masing-masing.

.

Artikel menarik lainnya silakan kunjungi: