FENGSHUI RUMAH ANGKER: MENENTUKAN JENIS HANTU DI RUMAH ANGKER

FENGSHUI RUMAH ANGKER: MENENTUKAN JENIS HANTU DI RUMAH ANGKER

.

Ivan Taniputera

12 November 2012

,

Sebelum mengawali pembahasan ini, saya akan memperkenalkan dulu dua jenis bagua, yang disebut bagua awal (xiantian bagua) dan bagua  belakangan (houtian bagua) . Adapun susunan bagua awal (Xiantian bagua) adalah sebagai berikut:

Sedangkan susunan bagua belakangan (Houtian bagua) adalah sebagai berikut:

Jika digambarkan dalam bentuk diagram akan menjadi:

Kita tidak akan mengulas lebih jauh mengenai asal usul dan seluk beluk bagua ini, karena tak relevan dengan pembasan kita. Agar jelas kita kelak akan langsung menerapkannya pada berbagai kasus. Pada kesempatan kali ini, kita akan mengaitkan masing-masing gua di atas dengan hantu yang ada berdasarkan sektor. Hubungannya adalah sebagai berikut:

 

1.Ayah, hantunya adalah pria tua atau kakek-kakek.

2.Putera sulung, hantunya adalah pria yang berusia kurang lebih 40-50 an.

3.Putera tengah, hantunya adalah pria remaja atau pemuda.

4.Putera bungsu, hantunya adalah anak kecil laki-laki.

5.Ibu, hantunya adalah wanita tua atau nenek-nenek.

6.Puteri sulung, hantunya adalah wanita yang berusia kurang lebih 40-50 an.

7.Puteri tengah, hantunya adalah wanita remaja atau pemudi.

8.Puteri bungsu, hantunya adalah anak kecil perempuan.

 

Caranya adalah menentukan sektor mana yang berhantu di sebuah rumah, dan mencocokkan apakah hantunya sesuai dengan tabel di atas. Adapun bagua yang digunakan adalah kedua-duanya. Ada yang cocok dengan bagua awal dan ada pula yang cocok dengan bagua belakangan

 

Denah yang diberikan akan digambar ulang dan disederhanakan. Segenap rincian tidak akan ditampilkan dengan alasan privacy. Nama-nama responden juga tidak akan disebutkan. Saya mengucapkan banyak terima kasih pada para responden yang telah berpartisipasi pada penelitian ini.

 

RESPONDEN 1

 

Denah rumahnya (telah disederhanakan dan semua rincian letak ruangan tidak ditampilkan) adalah sebagai berikut:

 
 

 

Responden satu memberikan keterangan sebagai berikut:

 

1.Di kamar mandi terdapat hantu wanita berambut panjang

2.Di ruang makan tidak jelas hantunya apa.

3.Di ruang TV, hantunya  wanita yang kelihatan sedang berputar-putar di sekitar trampolin depan TV.

4.Di bangunan belakang, termasuk garasi dan kantor semua hantunya pria. Ada yang badannya besar sekali. Hantu berbadan besar ini dahulu lokasinya ada di depan, sekarang pindah ke belakang.

 

Ulasan:

 

Jika diperhatikan denah di atas, maka kamar mandinya, termasuk dalam sektor Xun (tenggara) yang dilambangkan dengan puteri tertua, maka hantunya adalah wanita berambut panjang, sehingga sesuai dengan rumusan di atas. Di ruang TV, jatuh pada sektor Li (selatan), yang dilambangkan dengan puteri tengah, maka hantunya juga wanita. Nampaknya ini adalah wanita remaja. Sesuai pula dengan rumusan di atas, hantu pada bagian belakang, yakni sektor Kan (utara), hantunya juga semuanya pria. Selain itu, bagian belakang rumah juga ditempati oleh sektor Gen dan Qian. Dengan demikian, rumah ini menggunakan bagua belakangan (houtian bagua). Hantu orang tinggi besar yang awalnya di bagian depan, tetapi pindah ke utara, karena medan energi yang sesuai baginya memang di bagian belakang rumah tersebut.

 
 

RESPONDEN 2

 

Tidak menyertakan denah. Sehingga tidak disertakan gambar denahnya. Responden 2 memberikan keterangan sebagai berikut:

 

1.Rumah menghadap ke timur.

2.Di bagian selatan sering ada hantu anak kecil bermain dan tertawa seperti mengobrol tidak jelas pada tengah malam.

3.Di bagian barat daya sering ada hantu nenek-nenek tapi sudah lama pergi.

4.Di kamar di bagian barat dan barat laut yg sering datang biasanya perempuan, dan sekelebat bayangan yang tidak diketahui jenisnya.

5.Di kamar bawah bagian selatan juga pernah ada sesosok perempuan yang tiba-tiba duduk diatas kasur. Di timur laut terdapat hantu perempuan yang oleh orang disebut kuntilanak, yang mendirikan bulu roma. Hantu ini terkadang mengeluarkan suara.

 

Ulasan:

 

Hantu anak-anak yang bermain dan tertawa di bagian selatan tidak diketahui apakah laki-laki atau perempuan. Namun kalau mengingat lokasinya di selatan, yakni sektor Li, maka kemungkinan itu adalah hantu perempuan remaja. Di barat daya, yang seharusnya adalah sektor Qian, yang dilambangkan dengan ayah, jadi energinya tidak sesuai dengan hantu nenek-nenek tersebut, sehingga ia akhirnya pergi. Sektor barat dan barat laut, masing-masing diduduki oleh Dui dan Kun, yang masing-masing dilambangkan sebagai puteri bungsu dan ibu. Dengan demikian, tak mengherankan jika hantunya adalah perempuan. Kamar bagian selatan, terletak pada sektor Li, yang dilambangkan dengan puteri tengah; maka hantunya juga wanita muda. Berdasarkan analisa di atas, maka rumah ini nampaknya sesuai dengan bagua belakangan (houtian bagua)

 

RESPONDEN 3

 

Denah rumahnya (sudah disederhanakan dan segenap rincian tidak ditampilkan) adalah sebagai berikut:

 
 

 

Keterangan yang diperoleh dari responden 3 adalah sebagai berikut:

 

1.Di bagian kamar mandi terdapat dua orang hantu, yakni hantu pria tinggi dan cebol.

2.Responden pernah menyaksikan wanita muda berbaju putih, seperti kakak perempuan responden, sehingga dikira adalah kakak perempuannya sendiri.

3.Terdengar suara-suara di tangga.

4.Terdapat sumur dan tempat angker.

 

Ulasan:

 

Karena bentuk tanah responden 3 tidak beraturan, maka penentuan titik pusatnya adalah dengan membagi tanah menjadi dua daerah persegi panjang, yang masing-masing ditentukan dulu titik pusatnya. Lalu ditarik garis antara dua titik pusat tersebut. Titik tengah garis itu dianggap sebagai titik pusat rumah secara keseluruhan. Kamar mandi nampaknya terletak pada perbatasan antara barat dan barat laut. Berbeda dengan dua contoh di atas, nampaknya rumah ini lebih cocok menggunakan bagua awal (xiantian bagua). Karena terletak di daerah perbatasan antara sektor Kan dan Gen (menurut bagua awal). maka hantunya ada dua orang pria, yang satu tinggi dan yang satunya lagi cebol. Hantu yang tinggi mungkin melambangkan putera tengah dan putera bungsu. Mengenai wanita berbaju putih yang ada di living room, lokasinya tidak cocok, karena living room terletak di bagian barat daya atau sektor Gen. Namun nampaknya penampakan itu hanya sekali saja, sehingga hantu tersebut tidak menetap di sana. Barangkali karena pembagian energinya yang tidak sesuai.

 

Demikianlah hasil penelitian di atas. Mengapa ada rumah yang “berhantu” dan “tidak berhantu”? Barangkali untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu menelaah diagram bazi, ziweidoushu, dan astrologi masing-masing. Hal ini dapat menjadi bahan penelitian lebih lanjut. Selain itu, penelitian ini juga masih menimbulkan pertanyaan. Mengapa ada rumah yang menggunakan xiantian bagua dan houtian bagua? Semoga penelitian Fengshui sebagai warisan budaya ini dapat terus berlanjut.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain silakan bergabung dengan:

https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

Advertisements

RUMAH TOKO (RUKO) YANG ANGKER

RUMAH TOKO (RUKO) YANG ANGKER

Ivan Taniputera

4 Mei 2014

 

Rumahangker

 

Ini adalah pertanyaan seorang teman. Ia menanyakan mengenai sederetan toko yang katanya angker, sehingga dijadikan tempat berjualan juga sulit. Konon harus terjadi adu kekuatan antara makhluk halus dengan pemilik ruko.  Ada yang mengatakan bahwa pernah terjadi pembantaian sewaktu zaman pemberontakan G30S/PKI. Agar bisnis di ruko-ruko tersebut dapat berhasil, maka katanya harus  bekerja sama dengan para makhluk halus, yakni dengan mempersembahkan kemenyan, bunga, dan sesajian lainnya. Dengan demikian, barulah usahanya dapat menjadi laris. Kawan saya menanyakan, apakah sebaiknya tempat itu disucikan dgn jasa para rohaniwan? Sebagai tambahan, lokasi tersebut dekat dengan gedung jasa persemayaman jenazah serta gudang tempat penyimpanan peti jenazah.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, saya akan mencoba menggali dan menyimpulkan dari berbagai sumber, yakni dari apa yang dituturkan oleh orang-orang tua dulu, belajar dari banyak orang, menggali dari tradisi berbagai suku bangsa, serta pengalaman pribadi.

Pertama-tama karena saya penggemar sejarah, jika mendengar bahwa suatu lokasi katanya pernah menjadi tempat pembantaian, entah itu pembantaian zaman Belanda, Jepang, atau G30S/PKI, maka saya akan mencoba menggali sejarahnya terlebih dahulu. Umpamanya adalah melalui dokumen, buku, atau bertanya dengan orang-orang yang telah lama tinggal di sana. Menurut hasil pengamatan saya, sebagian besar itu hanyalah mitos yang tidak benar. Ada yang mengatakan bahwa kemungkinan hal itu hanya kabar angin dihembuskan oleh orang-orang yang tidak ingin agar lokasi tersebut laku. Persaingan dalam dunia properti juga sangat ketat, sehingga orang lantas menggunakan beragam cara.

Jika bukan berasal dari pembantaian, maka mungkin makhluk-makhluk halus tersebut atau saya juga biasa menyebutnya energi-energi negatif sudah ada semenjak dahulu. Memang benar bahwa suatu energi itu perlu kita selaraskan. Jika sudah diselaraskan, maka akan sanggup mendatangkan dampak yang baik. Namun jika energi itu tidak selaras, maka dapat memberikan dampak negatif. Cara menyelaraskan diri dengan energi-energi setempat itu ada berbagai macam:

a.Memberikan sesajian. Seperti yang telah diungkapkan di atas, memberikan sesajian adalah salah satu cara menyelaraskan diri dengan energi negatif tersebut.

b.Membuat patung sebagai tempat kediaman bagi energi-energi negatif tersebut. Berbagai suku bangsa membuat patung-patung yang diletakkan di luar desa mereka sebagai tempat kediaman bagi energi-energi tersebut. Pada hari-hari tertentu, patung-patung tersebut yang disebut sebagai patung nenek moyang, diadakan upacara adat. Dengan demikian, mereka telah menciptakan keselarasan terhadap energi-energi itu.

c.Penyelarasan dapat pula dilakukan dengan mengadakan upacara keagamaan oleh para rohaniwan. Intisari upacara keagamaan tersebut sebenarnya bersifat universal, yakni memohon kekuatan yang lebih tinggi agar menolong kita menjaga keselarasan terhadap kekuatan-kekuatan atau energi di sekitar kita. 

d.Menggunakan talisman. Bagi yang mempercayainya, maka talisman dapat dipakai sebagai penjaga keselarasan.

Namun dalam kasus-kasus khusus energi-energi tersebut terlalu mengganggu, sehingga sulit diselaraskan. Oleh karenanya, dalam menghadapi kasus seperti ini harus diterapkan dua hal, yakni:

a.Menciptakan batasan spiritual. Ini hanya dapat dilakukan oleh rohaniwan yang mumpuni. Intinya adalah menciptakan suatu wilayah masing-masing yang tidak boleh diseberangi. Dengan kata lain, kita menciptakan suatu benteng perlindungan yang tidak kasat mata.

b.Memindahkan kekuatan tersebut. Hal ini juga hanya dapat dilakukan oleh rohaniwan yang mumpuni. 

Kongdisi Fengshui juga dapat menciptakan suatu lokasi menjadi dipenuhi oleh energi yin. Sebagai contoh adalah dekat dengan rumah duka, rumah jagal, pemakaman, dan lain sebagainya. Selain itu, terdapat pula arah-arah tertentu yang juga dapat menarik energi negatif.

Demikian semoga bermanfaat.

Artikel-artikel menarik lainnya silakan bergabung dengan: