ASTRONOMI: MENGGAMBAR PETA KEDUDUKAN RELATIF PLANET YUPITER DAN SATURNUS 1900-2056

ASTRONOMI: MENGGAMBAR PETA KEDUDUKAN RELATIF PLANET YUPITER DAN SATURNUS 1900-2056.

.

Ivan Taniputera.

5 April 2018.

.

Selama beberapa hari ini saya menggambar peta kedudukan relatif Yupiter dan Saturnus. Caranya adalah dengan menarik garis antara kedudukan planet Yupiter dan Saturnus. Saya memetakannya antara tahun 1900 hingga 2056. Gambar ini mungkin menarik bagi para penggemar Astronomi. Berikut ini adalah hasilnya.

.

 

.

Nampak bahwa gambar di atas membentuk pola seperti bunga berdaun tiga. Hal ini tidaklah mengherankan mengingat bahwa perioda orbit Yupiter dan Saturnus perbandingannya mendekati 2:5.

.

Sebagai pelengkap saya akan mencantumkan data kedudukan planet Yupiter dan Saturnus seperti di bawah ini.

.

Data kedudukan ini diambil setiap tanggal 1 Maret masing-masing tahun. Bagian pertama memperlihatkan kedudukan Yupiter dan diikuti oleh letak Saturnus. Sebagai contoh, pada tahun 1901 tertera 7 44 Cap. Artinya adalah Yupiter pada tanggal tersebut berkedudukan di 7 derajat 44 menit Capricornus. Selanjutnya, 13 55 Cap artinya Saturnus berkedudukan di 13 derajat 55 menit Capricornus. Saya hanya menampilkan data hingga tahun 1960 saja.

.

1901 7 44 Cap. 13 55 Cap.

1902 4 55 Aqu. 24 16 Cap

1903 2 03 Pis. 4 34 Aqu.

1904 29 56 Pis. 15 00 Aqu

1905 28 37 Ari. 25 23 Aqu

1906 28 50 Tau 5 54 Pis

1907 1 1 Can. 16 37 Pis

1908 4 56 Leo. 27 42 Pis

1909 9 34 Vir. 8 57 Ari

1910 13 09 Lib. 20 34 Ari

1911 14 33 Sco. 2 35 Tau

1912 13 52 Sag. 15 8 Tau

1913 11 42 Cap. 28 4 Tau

1914 8 49 Aqu. 11 29 Gem

1915 5 57 Pis. 25 22 Gem.

1916 3 57 Ari. 9 39 Can

1917 2 48 Tau. 24 14 Can

1918 3 17 Gem. 8 58 Leo.

1919 5 46 Can. 23 42 Leo.

1920 9 54 Leo. 8 9 Vir.

1921 14 32 Vir. 22 21 Vir.

1922 17 52 Lib. 6 5 Lib.

1923 18 54 Scor. 19 20 Lib.

1924 17 56 Sag. 2 2 Sco.

1925 15 32 Cap. 14 17 Sco.

1926 12 34 Aqu.26 3 Sco.

1927 9 43 Pis. 7 25 Sag.

1928 7 49 Ari. 18 29 Sag.

1929 6 53 Tau. 19 14 Sag

1930 7 41 Gem. 9 47 Cap.

1931 10 31 Can. 20 10 Cap.

1932 14 52 Leo. 00 35 Aqu

1933 19 26 Vir. 10 54 Aqu

1934 22 28 Lib. 21 16 Aqu

1935 23 10 Sco. 1 44 Pis

1936 21 57 Sag. 12 29 Pis.

1937 19 25 Cap. 23 20 Pis.

1938 16 26 Aqu 4 28 Ari

1939 13 40 Pis. 15 56 Ari.

1940 11 56 Ari. 27 53 Ari.

1941 11 13 Tau 10 08 Tau.

1942 12 18 Gem. 12 51 Tau.

1943 15 23 Can. 6 4 Gem.

1944 19 48 Leo. 19 46 Gem.

1945 24 11 Vir. 3 51 Can.

1946 26 53 Lib. 18 18 Can.

1947 27 16 Sco. 2 58 Leo

1948 25 53 Sag. 17 37 Leo.

1949 23 17 Cap. 2 13 Vir.

1950 20 21 Aqu. 16 33 Vir.

1951 17 42 Pis. 0 9 Lib.

1952 16 8 Ari. 13 52 Lib.

1953 15 39 Tau. 26 49 Lib.

1954 16 59 Gem. 9 14 Sco

1955 20 18 Can. 21 11 Sco.

1956 24 46 Leo 24 42 Sag.

1957 29 00 Vir. 13 52 Sag.

1958 01 23 Sco. 24 43 Sag.

1959 1 29 Sag. 5 19 Cap.

1960 29 54 Sag. 15 51 Cap.

 

Jika disederhanakan gambar itu akan membentuk pola seperti:

 

Advertisements

ASTRONOMI: MEMBUKTIKAN BENTUK BUMI BERDASARKAN LAMA WAKTU PENERBANGAN

ASTRONOMI: MEMBUKTIKAN BENTUK BUMI BERDASARKAN LAMA WAKTU PENERBANGAN.

.

Ivan Taniputera.

13 April 2018.

.

Pada kesempatan kali ini saya ingin mengetahui bagaimana bentuk bumi berdasarkan lama waktu penerbangan. Saya akan memilih rute penerbangan antara Lisabon ke New York dan Pretoria ke Rio de Janeiro. Untuk jelasnya silakan perhatikan gambar di bawah ini.

.

 

 

.

Saya akan menjelaskan alur pemikirannya adalah sebagai berikut. Saya akan memilih dua rute penerbangan yang jaraknya sama atau hampir sama menurut model bumi bulat. Hanya saja yang satu harus terletak di belahan bumi utara, sedangkan satunya lagi di belahan bumi selatan. Oleh karenanya, derajat garis lintangnya kurang lebih harus sama atau tidak berbeda terlalu jauh; demikian pula dengan jarak garis bujur masing-masing. Pilihan saya jatuh pada kedua rute atau jalur penerbangan di atas.

Berikut ini adalah derajat garis lintang dan bujur masing-masing kota (data diperoleh dari wikipedia).

.

  • Lisabon terletak di 38 derajat 42 menit Lintang Utara. 9 derajat 8 menit Bujur Barat.
  • New York terletak di 40 derajat 42 menit Lintang Utara. 74 derajat 0 menit Bujur Barat.
  • Pretoria terletak di 25 derajat 44 menit Lintang Selatan. 28 derajat 11 menit Bujur Timur.
  • Rio de Janeiro terletak di 22 derajat 54 menit Lintang Selatan. 43 derajat 11 menit Bujur Barat.

.

  • Jarak garis bujur antara Lisabon dan New York adalah 64 derajat 20 menit. Jarak garis lintang antara Lisabon dan New York adalah 2 derajat.
  • Jarak garis bujur antara Pretoria dan Rio de Janeiro adalah 71 derajat 22 menit. Jarak garis lintang antara Pretoria dan Rio de Janeiro adalah 2 derajat 50 menit.

.

Sebagai tambahan: Jarak Lisabon dan New York adalah 3.370 mil. Jarak Pretoria Rio de Janeiro adalah 4.443 mil. (Data diambil dari https://www.entfernungsrechner.net/de/).

.

Dengan demikian, perbedaan jarak antara kedua pasangan kota tersebut menurut model bumi bulat tidak terlalu jauh atau tidak terlalu signifikan (tidak sampai dua kali lipat). Hal ini berbeda dengan model bumi datar. Seperti gambar di atas, maka menurut model bumi datar perbedaan jarak keduanya adalah sekitar dua kali lipat atau lebih.

.

Untuk mengetahui model mana yang benar, maka kita akan memanfaatkan data lama waktu penerbangan antara kedua jalur tersebut. Jika model bumi bulat benar, maka seharusnya perbedaan lama waktu penerbangan antara kedua jalur di atas tidaklah terlalu signifikan. Sebaliknya menurut model bumi datar, akan terdapat perbedaan cukup signifikan, yakni paling tidak dua kali lipat lebih lama. Penggunaan data lama waktu penerbangan ini dikarenakan hal tersebut dapat diverifikasi secara internasional atau oleh siapa saja. Jika data yang dipergunakan keliru tentunya akan dapat diketahui dengan mudah. Data tersebut akan saya ambil dari https://www.travelmath.com/flying-time/from/Lisbon,+Portugal/to/New+York,+NY dan https://www.travelmath.com/flying-time/from/Pretoria,+South+Africa/to/Rio+de+Janeiro,+Brazil

Hasilnya adalah sebagai berikut.

.

  • Lama waktu penerbangan dari Lisabon ke New York adalah 7 jam 15 menit.
  • Lama waktu penerbangan dari Pretoria ke Rio de Janeiro adalah 9 jam 25 menit.

.

Dengan demikian, perbedaannya tidak sampai dua kali lipat lebih lama. Hal ini membuktikan bahwa model bumi bulat lebih sesuai dengan kenyataan, kecuali dapat diberikan bukti kuat bahwa data waktu penerbangan sebagaimana tercantum di atas adalah keliru. Sampai sejauh ini kita telah memperlihatkan bahwa bentuk bumi adalah bulat. Terjadi kekonsistenan antara jarak masing-masing jalur penerbangan menurut model bumi bulat dengan lama waktu penerbangan.

MEMECAHKAN MISTERI PENAMPAKAN BAYANGAN MIRIP ALIEN

MEMECAHKAN MISTERI PENAMPAKAN BAYANGAN MIRIP ALIEN.

.

Ivan Taniputera.

29 Juli 2016

.

Saya baru saja membaca mengenai penampakan bayangan mirip alien (makhluk angkasa luar) di sebuah bis. Menurut artikel tersebut seseorang berfoto di depan sebuah bis dan hasilnya sungguh mengejutkan karena di bagian kaca depan bis tampak bayangan mirip alien. Untuk jelasnya silakan perhatikan gambar sebagai berikut.

.

 
 

.

Alien mungkin ada di jagad raya ini, namun lebih baik kita mencoba mencari penjelasan ilmiah terlebih dahulu. Kemungkinan pertama, bayangan di kaca tersebut adalah semata-mata pantulan cahaya saja yang membentuk wujud mirip alien. Kemungkinan kedua, ia adalah bayangan orang yang berfoto itu sendiri. Sederhananya adalah sebagai berikut. Wajah orang itu tercermin pada spion bis. Selanjutnya spion memantulkan kembali bayangan orang tersebut pada kaca bis. Jelasnya silakan saksikan gambar berikut ini.

.

 
 

.

Hal yang menguatkan penjelasan ilmiah di atas adalah bayangan mirip alien nampak tidak berambut, sedangkan orang itu juga mempunyai potongan rambut yang sangat tipis. Karena kelengkungan kaca spion (spion menggunakan cermin cembung) dan kaca depan bis, maka bayangannya menjadi terdistorsi dan nampak seperti alien. Demikianlah, kita telah berupaya memecahkan misteri ini.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . 

 

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

MEMBANTAH TEORI BUMI DATAR (FLAT EARTH)

MEMBANTAH TEORI BUMI DATAR (FLAT EARTH).

.

Ivan Taniputera.

13 Juli 2016

.

Baru-baru ini saya menyaksikan video di youtube dan membaca beberapa laman yang mengumandangkan kembali teori bahwa bumi berbentuk datar seperti piringan. Nampaknya pandangan tersebut menjadi populer kembali akhir-ahir ini. Berikut ini adalah kurang lebih gambaran visual pandangan mereka mengenai bentuk bumi.

.

 
 

Nampak bahwa bumi yang teridiri dari daratan dan lautan digambarkan sebagai piringan yang di tepinya terdapat dinding es Antartika. Konon dinding ini tidak tertembus oleh siapa pun. Selanjutnya di atas piringan tersebut terdapat kubah langit yang tidak pula dapat ditembus oleh manusia. Menurut salah satu teori tersebut, karena sifatnya yang tidak dapat ditembus itu, seluruh perjalanan antariksa termasuk pendaratan di bulan adalah kebohongan belaka (hoax). Teori ini berlanjut dengan mengemukakan adanya konspirasi raksasa yang mencekoki umat manusia sehingga meyakini bahwa bumi berbentuk bulat. Namun pada kesempatan kali ini, saya tidak akan membahas mengenai teori konspirasi. Saya hanya akan mengungkapkan keberatan-keberatan terhadap teori ini.

.

Keberatan pertama adalah mengapa penduduk di berbagai bagian bumi menyaksikan rasi bintang yang berbeda-beda. Jikalau benar bumi datar, maka masing-masing di antara mereka akan menyaksikan bintang atau rasi bintang yang sama. Mengapa saya yang berdiam di Pulau Jawa tidak dapat menyaksikan bintang kutub (Polaris)? Untuk jelasnya saya akan analogikan dengan gambaran sebagai berikut.

.

 
 

.

Misalkah terdapat kubah yang di dalamnya terdapat beberapa orang. Orang-orang itu berdiri pada berbagai tempat di dasar kubah. Pada puncak kubah terdapat sebuah lampu. Maka di mana pun orang-orang itu berdiri, mereka akan dapat menyaksikan lampu tersebut. Lampu itu dapat kita umpamakan sebagai Bintang Kutub (Polaris). Namun pada kenyataannya, tidak semua orang dapat menyaksikan Polaris. Jadi tidak mungkin bumi berbentuk datar.

.

Sebagai tambahan, saat Laksamana Zhenghe dari Dinasti Ming mengadakan pelayaran pertamanya ke belahan bumi selatan, mereka mengalami kesulitan dengan rasi-rasi bintang yang ada untuk bernavigasi, karena gugusan-gugusan bintang sebagaimana disaksikan di selatan berbeda dengan utara. Baru setelah beberapa pelayaran berikutnya, mereka dapat menyesuaikan dengan hal tersebut dan membuat peta bintang belahan bumi selatan. Kesulitan lain yang mereka alami juga diakibatkan oleh tidak tampaknya Polaris di selatan, padahal para pelaut China menggunakannya sebagai pedoman navigasi.

.

Keberatan kedua, saya pernah tinggal di Jerman. Saat musim dingin maka siang hari lebih pendek. Jam 08.00 pagi masih gelap dan jam 15.00 matahari sudah terbenam. Sebaliknya saat musim panas, matahari masih bersinar hingga pukul 22.00. Oleh karenanya, panjang siang dan malam hari berbeda-beda atau berubah-ubah tergantung musimnya. Dengan kata lain, matahari tidak terbit pada saat bersamaan di sepanjang tahun. Jikalau benar bumi berbentuk datar, hal ini tidak mungkin terjadi. Semua peristiwa alam ini membuktikan bahwa bumi berbentuk bulat dengan garis rotasi yang membentuk kemiringan relatif terhadap matahari. Apabila bumi datar, maka matahari akan terbit dan terbenam pada saat yang sama di sepanjang tahun.

.

Perubahan musim juga mustahil terjadi jika bumi datar. Pada kenyataannya, saat belahan bumi utara mengalami musim dingin, maka belahan bumi utara mengalami musim panas, dan begitu pula sebaliknya. Apabila bumi datar, maka hal tersebut tidak akan terjadi, karena seluruh permukaan bumi sepanjang tahun tidak akan mengalami perbedaan dalam penerimaan sinar matahari. Menurut teori bumi datar, maka matahari dan bulan sepanjang hari hanya melakukan gerak memutar-mutar saja di atas katulistiwa.

.

 
 

.

Apabila benar demikian, maka daerah kutub utara tidak akan pernah menyaksikan matahari terbenam sepanjang tahun. Namun pada kenyataannya, kutub utara mengalami malam hari selama enam bulan setiap tahunnya dan siang hari hari selama enam bulan berikutnya. Jadi, matahari tidak pernah terbenam selama enam bulan dan terbenam selama enam bulan lainnya. Ini kembali memperlihatkan bahwa bumi berbentuk bulat dengan garis rotasi membentuk kemiringan.

.

Penganut pandangan bumi datar menyatakan bahwa peristiwa terbit dan terbenamnya matahari adalah masalah pandangan perspektif saja. Mereka menyatakan bahwa terbenamnya matahari adalah laksana kereta api yang seolah-olah menghilang dari pandangan kita sewaktu bergerak menjauh akibat jaraknya sudah berada di luar jarak pandang kita. Karena jaraknya telah terlampau jauh, maka kita tidak melihatnya lagi. Sebagai tantangan bagi penganut pandangan bumi datar, maka saya persilakan mereka menggunakan teropong atau teleskop yang kuat guna melihat matahari saat di tempat mereka malam hari. Logikanya begini. Jikalau itu karena masalah jangkauan jarak pandang saja, manusia telah menemukan teropong atau teleskop guna memperluas jarak pandang mereka. Tentunya jika mereka meyakini bumi datar, saat malam hari matahari tentunya tidak terletak di balik belahan bumi mereka, sehingga dengan teropong atau teleskop yang kuat seharusnya masih tetap dapat terlihat. Untuk jelasnya lihat gambar sebagai berikut.

.

 

.

Sebagai tambahan, jikalau benar bumi berbentuk datar seharusnya dengan berdiri di puncak sebuah gedung tinggi di Jakarta dan menggunakan teleskop kuat, kita seharusnya dapat menyaksikan menara Eifel atau puncak Pegunungan Himalaya. Ini adalah tantangan yang harus dapat dipecahkan oleh penganut pandangan bumi datar.

.

Demikianlah beberapa keberatan terhadap pandangan bahwa bumi berbentuk datar.

.

Salah satu video yang dibuat oleh penganut konsep ini memang nampak sangat baik. Mereka seolah-olah dapat mendukung pandangannya dengan konsep-konsep terdengar ilmiah. Oleh karenanya, orang yang sama sekali tidak mempunyai pengetahuan ilmiah akan sulit sekali membantahnya.

KEGUNAAN CERMIN CEKUNG DAN CEMBUNG DALAM FENGSHUI-MENCOBA PENJELASAN ILMIAH

KEGUNAAN CERMIN CEKUNG DAN CEMBUNG DALAM FENGSHUI-MENCOBA PENJELASAN ILMIAH

Ivan Taniputera

16 April 2014

Pada salah sebuah buku Fengshui saya membaca bahwa cermin cekung dipergunakan untuk menarik pengaruh baik (shengqi), sedangkan cermin cembung dipergunakan menolak pengaruh buruk (shaqi). Ada pun alasan yang dikemukakan adalah cermin cembung akan memperbesar bayangan, sedangkan cermin cekung memperkecil bayangan. Jadi:

  • Cermin cekung akan memperbesar bayangan, sehingga pengaruh baik akan semakin besar.
  • Cermin cembung akan memperkecil bayangan, sehingga pengaruh buruk akan semakin kecil.

Apa yang saya dapatkan dari orang-orang tua dahulu adalah kebalikannya, yakni:

  • Cermin cekung berfungsi menolak pengaruh buruk (shaqi).
  • Cermin cembung berfungsi menarik pengaruh baik (shengqi)

Marilah kita mencoba berpaling pada sains atau ilmu pengetahuan  modern khususnya fisika guna menguji pandangan manakah yang benar dan lebih masuk akal.

Agar para pembaca dapat memahami artikel ini, maka perlu dijelaskan terlebih dahulu mengenai ilmu optika. Energi baik dan buruk di sini hendaknya diterjemahkan sebagai energi dalam bentuk cahaya. Kita perlu mempelajari terlebih dahulu jalannya cahaya dan pembentukan bayangan pada cermin cembun maupun cekung, sebagaimana nampak pada gambar di bawah ini.

Cermin

Apa yang dimaksud dengan R adalah jari-jari kelengkungan cermin, sedangkan f adalah fokus cermin.

I berarti Ruang I, yakni daerah antara cermin dengan titik fokus (f)

II berarti Ruang II, yakni daerah antara titik fokus (f) dengan titik kelengkungan cermin (R)

III berarti Ruang III, yakni dari titik kelengkungan cermin hingga jauhnya tak terhingga.

IV berarti Ruang IV, yakn daerah “di belakang” cermin.

Letak benda pada masing-masing ruang tersebut juga akan menghasilkan sifat bayangan yang berbeda-beda. Berikut ini adalah ringkasan sifat-sifat bayangan di masing-masing ruang bagi cermin cekung dan cembung.

CERMIN CEKUNG

  • Benda di Ruang I, sifat bayangan: di Ruang IV, tegak, diperbesar, maya.
  • Benda di fokus (f), tidak terbentuk bayangan.
  • Benda di Ruang II, sifat bayangan: di ruang III, terbalik, diperbesar, nyata.
  • Benda di titik kelengkungan cermin (R), sifat bayangan: di titik kelengkungan cermin (R), terbalik, ukuran sama, nyata.
  • Benda di Ruang III, sifat bayangan: di Ruang II, terbalik, diperkecil, nyata.

CERMIN CEMBUNG

  • Benda di Ruang I, sifat bayangan: di Ruang IV, tegak, diperkecil, maya.
  • Benda di fokus (f), sifat bayangan: di Ruang IV, tegak diperkecil, maya.
  • Benda di Ruang II, sifat bayangan: di Ruang IV, tegak diperkecil, maya.
  • Benda di titik kelengkungan cermin (R), sifat bayangan: di Ruang IV, tegak diperkecil, maya.
  • Benda di Ruang III, sifat bayangan: di Ruang IV, tegak diperkecil, maya.

Jadi tidak benar bahwa bayangan pada cermin cekung selalu diperbesar.

Kita harus mengasumsikan bahwa shengqi dan shaqi itu datang dari tempat yang jauh, yakni di Ruang III; misalnya dari seberang jalan. Jadi kita harus menganggap bahwa shengqi maupun shaqi itu ibaratnya benda yang berada di Ruang III. Berdasarkan sifat bayangan di atas, maka jika benda berada di Ruang III baik cermin cembung maupun cekung akan MEMPERKECIL bayangannya. 

Jadi pandangan bahwa cermin cekung akan memperbesar Qi tidaklah berlaku, karena sumber Qi berasal dari tempat yang relatif jauh, bukan dekat (Ruang I dan II). 

Selanjutnya perhatikan bahwa pada cermin cekung jika benda di Ruang III, maka bayangannya akan TERBALIK. Sifatnya ini justru dapat dimanfaatkan melemahkan pengaruh buruk (shaqi), karena akan menjadi terbalik sehingga memperlemah atau menjungkir-balikkan kekuatannya.

Kemudian perhatian sifat maya dan nyata bayangan yang dihasilkan masing-masing cermin. Sebelumnya bagi para pembaca yang masih awam, perlu dijelaskan bahwa:

  • Bayangan nyata berarti bayangan yang berada di depan cermin.
  • Bayangan maya berarti bayangan yang berada di belakang cermin.

Jadi bayangan maya seolah-olah adalah bayangan itu ada di “dalam” cermin, sebaliknya bayangan nyata seolah-olah bayangan ada di “depan” cermin.

Konsep ini dapat pula kita terapkan pada Qi yang hendak ditarik atau ditangkal oleh masing-masing cermin.

Pada cermin cekung bayangannya bersifat nyata, artinya selalu ada di depan cermin dan tidak pernah masuk ke “dalam.” Ini cocok kita terapkan dalam menangkal pengaruh buruk (shaqi). Pengaruh buruk itu akan selamanya berada di depan cermin, sehingga tidak dapat masuk ke dalam.

Pada cermin cembung bayangannya bersifat maya, artinya selalu ada di “dalam” cermin. Dengan demikian, cermin ini cocok untuk memasukkan atau menarik pengaruh baik (shengqi). Shengqi seolah-olah secara berkesinambungan dimasukkan ke “dalam” oleh cermin cembung.

Dengan demikian, teori atau ajaran yang saya terima dari Leluhur lebih masuk akal jika ditinjau dari ilmu fisika modern.

  • Cermin cekung berfungsi MENANGKAL pengaruh buruk (shaqi).
  • Cermin cembung berfungsi MENARIK penaruh baik (shengqi).

Semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya silakan kunjungi:

https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

e3235-grupastrologi